Sebagian orang mengenal Om Aris Excellent sebagai pemain burung, terutama lovebird, dengan gaco-gaco andalan seperti Golden Lady dan Xena. Sebagian lagi, terutama penikmat kuliner di Jogja, mengenal  dia sebagai juragan kue jajanan pasar. Eh, masih ada satu lagi lho yang terkait dengan Om Aris, yaitu peternak lovebird trah juara.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Om Aris di depan kandang Excellent BF Jogja.

Untuk breeding lovebird, Om Aris mengibarkan bendera Excellent Bird Farm (BF) Jogja. Saat ini ada 50 pasangan induk lovebird trah juara di rumahnya. Selain itu, masih ada beberapa ekor burung lomba, baik hasil breeding sendiri maupun hasil take-over burung prospek, termasuk lovebird Golden Lady dan Xena.

Semua materi indukan, baik jantan maupun betina, memiliki trah juara. Tidak heran apabila anakan-anakan yang dihasilkan pun umumnya moncer di lapangan. Misalnya lovebird Sinden yang menjadi juara 3 dalam even nasional Piala Raja 2014 di Jogja (7/9) Cleopatra, adik Sinden, juga sering juara.

Om  Aris sangat selektif dalam memilih calon induk betina mapun calon induk jantan. “Saya percaya, anakan lovebird yang bagus itu berasal dari induk yang bagus juga, baik induk jantan maupun induk betina. Jadi, sebisa mungkin kedua induk sama-sama bagus,” tuturnya.

Anakan yang menetas dibiarkan diasuh induknya selama beberapa hari, kemudian dipanen, dipindah ke inkubator. Konsekuensinya, semua kebutuhan anakan lovebird harus dipenuhi pemilik / perawat, termasuk pakan harus diberikan melalui handfeeding.

Anakan lovebird disapih dalam kandang inkubator.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

“Pemberian pakan melalui handfeeding lebih memudahkan kita dalam merawat anakan. Apalagi alat ini mudah didapatkan di pasaran,” tambah Om Aris.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Om Aris bersama juniornya, Ka Othy, meloloh anakan lovebird dengan handfeeding.

Setelah dapat makan sendiri, anakan lovebird dipindah dari inkubator ke kandang soliter. Saat itulah anakan lovebird mulai dimaster, antara lain dengan suara belalang serta aneka suara burung lainnya dari perangkat elektronik sonic master.

“Selain menggunakan sonic master, anakan-anakan lovebird juga dimaster langsung oleh seniornya, lovebird Golden Lady yang rajin bunyi dan ngekek panjang,” kata Om Aris.

Anakan lovebird sedang menjalani pemasteran.

Om Aris mengaku tidak mengalami kendala dalam pemasaran anakan lovebird. Bahkan saat ini dia cukup kewalahan melayani banyaknya permintaan, terutama dari para pemain di Blok Barat, bahkan banyak juga dari Sumatera dan Kalimantan.

Meski demikian, jika stok tersedia, dia juga siap memenuhi permintaan lovebird lovers dari wilayah manapun, termasuk rekan-rekan di Blok Tengah dan Blok Timur. (Waca)

Lovebird materi lomba dimasukkan dalam kandang koloni.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.