Sampai saat ini banyak kicaumania, khususnya kalangan pemain, yang bertanya mengapa penilaian di kelas kacer masih menjadi kontroversi. Ada yang bilang kacer ini pernah juara di event organizer (EO) sana, kok di EO sini nggak juara. Apakah setiap EO memiliki pakem tersendiri? Berikut ini ulasan Om Agus Sanjaya Mustika, juri lomba burung berkicau yang pernah bertugas di Kalimantan Timur dan Jawa Tengah, mengenai 11 poin penilaian kelas kacer dalam lomba burung berkicau.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Om Agus Sanjaya Mustika

Pada umumnya pakem penilaian lomba di kelas kacer antara EO yang satu dan lainnya hampir sama. Memang, sistem penilaian lomba burung berkicau saat ini mengalami perkembangan dibandingkan dulu, termasuk di kelas kacer.

Untuk kacer, misalnya, penilaian difokuskan pada burung yang paling bagus, memiliki kualitas lebih, stamina yang kuat, dan kinerjanya maksimal.

Seekor kacer jawara mestinya hebat di semua segi, baik irama, lagu, volume, ngerolnya, durasi kerjanya, intonasi, isian, speed, keutuhan fisik,  dan gayanya.

Saat ini banyak kacer yang bagus-bagus. Para pemiliknya pun makin memiliki keterampilan merawat yang detail, mulai dari cara menampilkan di lapangan, setelan yang pas, cara memaster yang bagus, dan pemberian extra fooding (EF) dengan porsi tertentu sehingga powernya muncul maksimal.

Kacer-kacer yang berlaga pun makin ciamik di lapangan. Sering terjadi dalam lomba, di mana banyak kacer yang sama-sama bagusnya, memiliki kualitas dan kriteria penilaian untuk menjadi juara. Tidak heran jika para juri harus ekstra hati-hati dalam menilai, karena perbedaan kualitas antarpeserta ini sangat tipis.

Namun tim juri harus menentukan satu di antara sekian burung terbagus dan memiliki kelebihan yang lebih di semua aspek.

Suasana lomba di kelas kacer

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Bagaimana dengan kacer yang shownya indah?

Ada yang bertanya, bagaimana  dengan kacer yang shownya bagus ketika dilihat dari bibir lapangan, namun ketika koncer tidak meraih bendera koncer sama sekali? Ada juga yang  membahas masalah kacer ngerol duduk, tetapi ekornya tidak membuka: ibarat sayur tanpa garam alias kurang komplet.

Namun ada burung yang shownya bagus, tetapi ketika didengar dari bawah gantangan, volumenya nggak keluar alias gembozzz, seperti tanpa tenaga. Ya pastinya akan tersisih oleh kacer yang lain

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Gaya kacer King Safir milik Om Wahid.

Beberapa pemain pemula nampaknya masih butuh pengertian. Kalau hanya melihat penilaian dari bibir lapangan, tentu kurang mengerti apa saja yang dinilai tim juri.

Mungkin ada beberapa pemain yang bingung. Dalam beberapa artikel yang dibacanya, penilaian tak lepas dari irama dan lagu. Ya memang begitu, lomba burung berkicau selalu memperhatikan irama dan lagu yang merdu. Bukan pada gayanya saja yang meliuk-liuk.

Kacer Ibra dengan gaya ngentrok seperti cucak hijau.

Kalau gaya saja, berarti namanya bukan lomba burung berkicau, melainkan lomba burung bergaya, seperti model di atas cat walk, he.. he..

Jadi tidak ada jaminan kalau shownya indah pasti menang. Bukan jaminan pula kalau shownya indah nggak masuk kriteria penilaian.

Gaya ndlosor kacer Senopati

Itulah secuil pengantar bagi Anda jika ingin memahami penilaian lomba burung berkicau, khususnya di kelas kacer.

Klik di sini untuk melihat 11 poin penilaian di kelas kacer

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2