Lovebird parblue saat ini memang sedang ngetren, kendati harganya masih cukup tinggi. Lovebird lovers umumnya membeli parblue karena warnanya yang eksotis. Namun Om Lilik Soba mampu membuktikan bahwa lovebird parblue dapat diset tidak hanya untuk kontes kecantikan, melainkan juga kontes suara.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Itu dibuktikan saat Parjo, lovebird parblue miliknya, menjuarai Kelas VIP dalam even Pertamak’s Ceria di Pasar Hewan Kranggan, Kartasura, Minggu (25/10). Sebagai penangkar dan pengorbit lovebird, Om Lilik mengaku tertantang untuk menjadikan parblue juga bisa ditampilkan dalam kontes suara.

Parjo, lovebird parblue yang moncer di kontes suara.

“Sekarang sudah terbukti, pemisahan lovebird warna dan suara sesungguhnya rancu. Pemahaman lama bahwa lovebird warna tidak bisa bersuara bagus, atau sebaliknya, sudah mulai ditinggalkan. Lutino yang juara kontes suara sudah banyak, termasuk Golden Boy milik Om Hany Faroko,” ujar Om Lilik Soba.

Mengingat belum yang yang melakukannya, Om Lilik kemudian membesut lovebird Parjo yang termasuk jenis parblue agar bisa moncer dalam kontes suara. “Parjo merupakan parblue galur murni, tapi mampu menjuarai lomba suara. Apalagi kalau nanti disilangkan dengan trah ngekek panjang,” ujar pemilik pakan lovebird merek Moncer itu.

Om Lilik Soba buktikan parblue juga rajin bunyi dan ngekek panjang.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Dalam gelaran Pertamak’s Ceria, pantia yang digawangi Om Ari POM membuka lima kelas lovebird, dan semuanya full gantangan. Di wilayah Solo Raya, kelas lovebird selalu dibuka paling banyak, dan sebagian besar full peserta.

Lovebird Parjo memukau tim juri, penonton, dan peserta lainnya karena rajin bunyi, ngekeknya panjang-panjang, dan yang pasti warnanya juga indah. Kelas VIP pun dijuarainya, unggul atas lovebird Panglima milik Koh Tik (Putra Madun SF) dan Kayla koleksi Ritza (Grogol Indah).

Empat kelas lainnya dimenangi burung-burung yang berbeda. Lovebird Bajul milik Koh Tik (Putra Madun) terbaik di kelas utama Pertamak’s, diikuti Kijang G milik Mr Kobo Wonogiri dan Sekar Jagad milik Selaksa Jagad Jogja.

Putra Madun SF makin eksis di kelas lovebird.

Kijang G menjuarai Kelas Bintang A, disusul Bajul dan King, keduanya milik Koh Tik (Putra Madun). Kelas Bintang B dimenangi Goku II milik TM, diikuti Kijang G dan Si Ijah milik Andi Ace. Kayla menjuarai Kelas Sejati, dibuntuti Arscaber milik Jack Spot SSB C dan Baztardos milik Giris.

Mr Kobo Wonogiri: Lovebird Kijang G juara 1, 2, 2, 5.

Pertarungan sengit juga terjadi di kelas murai batu, terutama antara Rossy milik Mr Gendon (Jogja) dan  jagoan tuan rumah, MB Super Angker milik Agus Komando. Pada dua kelas murai tersebut, Super Angker harus mengakui keunggulan Rossy.

Dua kelas kenari umum juga tak kalah ketat. Kenari Jupiter orbitan Azhis (Papburi Klaten) terbaik di Kelas VIP, sedangkan Pepe milik Sigit Kapal (Delanggu) menjuarai Kelas Bintang. Kenari Raja Gelo andalan Mr Winoto (Duta DPRD Cup Salatiga) harus puas menjadi runner-up sebanyak dua kali.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Om Azhiz / Papburi Klaten (kaos merah): Kenari Jupiter terbaik di Kelas VIP.

Basori dari Pedan (Klaten) unggul di kelas kenari kalitan, melalui gaconya yang bernaa Mr. Gelek. Burung ini mengalahkan Kurcaci milik Rony Boyolali dan Robin Hood milik H Fitri BKS Samarinda.

Kacer Temon milik Mr Tuba juga harus berbagi juara 1 dengan Samber Nyowo kepunyaan Mr Kurniawan (Putra Kurma). Mr Kurniawan bahkan memenangi dua kelas cucak hijau melalui dua gaco berbeda, yakni Mr Cool dan Presiden.

Om Doyok mengawal kacer Samber Nyowo, serta cucak hijau Presiden dan Mr Cool.

Satu kelas lainnya dijuarai cucak hijau Star Morena milik Mr Winoto Duta DPRD Cup Salatiga, yang akan menggelar kontes Minggu (8/11).

Cendet Brutal milik Eko Subisco menyapubersih dua kelas yang dilombakan. Cendet Doa Ibu (Jagal) milik Sutrisno Kesit (Konoha BC) juga tampil bagus, meski harus puas meraih juara 2 dan 3.

“Ini belum 100 persen, karena baru kelar mabung. Nanti jika sudah pulih, saya yakin Doa Ibu bisa tampil lebih oke dan prestasinya makin mengkilap,” tutur Om Sutrisno.

Om Sutrisno Kesit bersama cendet Doa Ibu.

Om Ari POM dan kru panitia Pertamak’s menyampaikan terimakasih atas dukungan seluruh peserta. “Ke depannya, kami akan menyiapkan even yang lebih besar dan spesial. Tunggu kabar berikutnya,” tandas dia. (Waca)

Mr Juno / MU SF Jepara (kanan): Kacer GM 7 juara 2 dan 3.
Kru Selaksa Jagat SF Jogja
Panitia Pertamak’s Ceria Kartasura.

Hasil Lomba Pertamak’s Ceria (klik di sini)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2