Selama ini Niki Sae Mas Bird Farm (NSM BF) Bogor lebih dikenal sebagai penangkar murai batu trah unggulan. Sejumlah pejabat, termasuk petinggi Mabes Polri, kerap berkunjung ke farmnya di kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Namun banyak kicaumania yang belum tahu jika NSM BF milik H Kuwadi ini juga beternak lovebird, baik lovebird suara maupun warna eksotik. “Sebelum beternak murai batu, saya sudah lebih dulu beternak lovebird,” tutur Om Kuwadi kepada omkicau.com di rumahnya yang menyatu dengan farmnya.

Om Kuwadi (kanan) bersama Om Dicky di kandang ternak lovebird NSM BF Bogor.

Pertimbangan untuk beternak murai batu dan lovebird itu memang beralasan. Sebab kedua jenis burung ini paling diminati para kicaumania. Dalam kancah perlombaan, murai batu dan lovebird juga menjadi kelas paling ramai.

Diversifikasi ini juga sangat membantu kelangsungan usaha NSM SF Bogor. Pasalnya, ketika sejumlah induk murai batu memasuki masa mabung dalam waktu bersamaan, otomatis produksinya menurun drastis.

Saat ini, dari 100 lebih pasangan induk murai batu di kandang, 25% di antaranya sedang mabung dalam waktu yang hampir bersamaan. Mau tak mau, Om Kuwadi harus mengistirahatkan induk yang mabung maupun pasangannya.

“Memang, masih banyak pasangan murai batu yang tetap produksi. Stok anakan atau trotolan murai batu juga masih ada, tetapi jumlahnya tidak sebanyak biasanya,” ujarnya.

( lihat juga Breeding murai batu NSM BF Bogor )

Saat produksi mengalami penurunan, sementara kebutuhan pokok dalam breeding burung seperti biaya perawatan (terutama pakan) dan gaji awak kandang tetap harus ditopang, tentu hal ini sangat merepotkan.

Beruntung NSM BF masih memiliki income lain, terutama dari breeding lovebird. Karena induk yang digunakan merupakan hasil seleksi ketat dan sebagian besar merupakan trah unggulan, anakan lovebird produk NSM BF juga terbilang laris-manis. Sebagian besar memang diplot untuk lomba.

Harga yang dibanderol pun relatif terjangkau. Lovebird umur 3-4 bulan dipasarkan mulai dari Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. “Kami hanya menangkar lovebird yang memiliki materi suara ngekek panjang, hasil seleksi ketat selama ini,” kata Om Kuwadi.

Lovebird muda umur 3-4 bulan dibanderol Rp 800.000 – Rp 1 juta.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Selain lovebird prospek untuk keperluan lomba, NSM BF juga menyediakan calon induk siap produksi untuk konsumsi rekan-rekan penangkar lainnya maupun calon breeder.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Ada dua model kandang yang digunakan dalam beternak lovebird, yaitu kandang battery dan koloni / aviary. Kandang koloni memang lebih praktis, karena tinggal menempatkan beberapa ekor lovebird berbeda jenis kelamin. Mereka akan memilih sendiri calon pasangannya, sampai berjodoh, bertelur, hingga menghasilkan anakan.

Kandang model koloni di NSM Bird Farm Ciawi, Bogor.

Gelodok / tempat bertelur ditempatkan di dinding kandang. Setiap pasangan lovebird akan memilih gelodok sesuai dengan seleranya.

Kandang battery hanya digunakan untuk pasangan lovebird warna eksotik, sehingga proses penjodohannya memang lebih rumit, meski hasilnya relatif bisa diprediksi karena memang bisa direncanakan sejak awal.

Pasangan induk lovebird sedang berproduksi.

Bagi lovebird lovers yang membutuhkan burung prospek lomba, calon induk siap produksi, maupun lovebird warna eksotik, silakan mampir ke showroom NSM BF Ciawi, Bogor. (d’one)

Anakan lovebird yang baru saja menetas.

Semoga bermanfaat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.