Sebagaimana murai batu, kacer termasuk jenis burung dengan sifat fighter yang sangat digemari para kicaumania. Suaranya yang nyaring dan gaya berkicaunya yang khas membuat kerabat dekat murai batu ini juga jadi primadona dalam setiap lomba burung kicauan. 

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Kacer yang memiliki sifat agresif dan petarung mudah sekali ngedrop stamina dan mentalnya

Namun perlu kehati-hatian tersendiri dalam menangani burung kacer, terutama yang biasa dilombakan. Karena gaya fighter ini sekaligus membuat burung kacer mudah sekali ngedrop mental dan ngedrop stamina. Hal ini juga sering dikeluhkan para kacermania, khususnya para pemula.

Burung kacer yang memiliki namas resmi kucica kampung / oriental magpie-robin (Copsychus saularis) memiliki suara kicauan yang nyaring dan bervariasi. Selain itu, sifatnya yang fighter dan cenderung agresif membuat kacer banyak dipelihara sebagai burung lomba.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Karena sifatnya yang agresif terhadap burung sejenis maupun spesies lain yang berada dekat sangkarnya, banyak kicaumania yang mengeluhkan kondisi burungnya yang mudah ngedrop mental dan staminanya. Hal ini umumnya dipicu oleh perilaku burung yang tidak mau diam, terus menyerang, atau karena umurnya masih muda. Keluhan itu biasanya terjadi ketika burung akan / sedang dilombakan.

Sebenarnya tak hanya kacer muda saja yang mudah ngedrop mental maupun ngedrop stamina. Burung yang sudah dewasa pun bisa mengalami hal serupa.

Ada beberapa penyebab sehingga stamina dan mental kacer drop saat dilombakan, antara lain:

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

  • Burung sering ditempel atau digantang berdekatan dengan burung sejenis, maupun burung fighter lainnya seperti murai batu, tledekan, dan sebagainya.
  • Burung kekurangan gizi akibat pola perawatan dan pemberian pakan yang tidak teratur.
  • Burung kurang mendapat asupan nutrisi dari pakan hariannya, terutama yang bersumber dari protein hewani.
  • Burung kurang terawat atau cenderung dirawat secara asal-asalan (asal gantang saja, tanpa memperhatikan perawatan lain seperti mandi, jemur, dan pemberian extra fooding).
  • Burung sering dimaster atau mendengar suara kicauan burung kacer lain yang gacor dan bersuara keras, baik dari burung aslinya maupun dari audio mp3.
  • Burung jarang dijemur atau kurang mendapat sinar matahari, terutama pada pagi hari, yang bermanfaat bagi kondisi dan kebugaran burung.
  • Burung sedang sakit atau kurang stamina akibat mengalami infeksi, gangguan pencernaan, atau karena sedang mabung.
  • Sudah menjadi karakter / bawaan dari burung itu sendiri.

Untuk mencegah agar kondisinya tak makin parah, maka burung harus mendapat terapi dan perawatan yang tepat. Kalau kacer yang sedang ngedrop mental dan staminanya itu tetap dipaksa berlomba, maka karakternya bisa makin rusak, misalnya gampang mbagong, berubah perilaku menjadi liar / giras, dan macet bunyi.

Sebagai panduan, berikut ini tips perawatan kacer yang ngedrop mental dan staminanya:

  • Sebaiknya burung jangan dilombakan dulu, dan istirahatkan selama beberapa waktu sampai kondisinya pulih seperti semula.
  • Pisahkan kacer bermasalah tersebut dari burung sejenis maupun burung kicauan lain yang sama-sama agresif seperti murai batu, tledekan, cendet, atau bahkan burung nuri.
  • Gantang sangkarnya di tempat tenang dan jauh dari suara kicauan burung sejenis. Sebagai pengalihan, Anda bisa memutarkan beberapa audio terapi untuk membuatnya tenang dan membantu memulihkan kondisinya.
  • Rutin memberikan multivitamin seperti BirdVit untuk mendukung proses pemulihan stamina dan mentalnya yang ngedrop.
  • Rutin melakukan pengembunan pada pagi hari, dengan posisi sangkar yang langsung terkena cahaya matahari pagi yang baru terbit.
  • Mandikan burung seperti biasanya. Jika diperlukan, Anda bisa melakukan terapi mandi malam, disesuaikan dengan kondisi suhu dan cuaca di luar.
  • Menambah porsi pakan tambahan / extra fooding (EF), terutama jangkrik dan ulat.
  • Rutin melatih burung dalam kandang umbaran setiap beberapa jam sehari, dengan menyertakan tempat pakan dan minum di dalamnya.

Melalui perawatan secara teratur setiap hari seperti itu, maka dalam beberapa minggu atau bulan kemudian, kacer Anda akan kembali siap beraksi dengan penampilannya yang lebih baru / fresh.

Semoga bermanfaat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.