Kenari Oppa andalan Om Apriansyah Dwi Poetra SH, atau akrab disapa Om Aap, termasuk burung yang istimewa. Burung ini diperolehnya dalam kondisi rusak dan over birahi. Namun melalui perawatan intensif selama satu bulan, kenari Oppa mulai rajin ditampilkan dalam even latber. Kini Oppa menjelma menjadi langganan juara di Sumatera Selatan.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Om Aap bersama kenari Oppa andalannya.

Om Aap sehari-hari bekerja sebagai CSR dan Legal Supervisor di PT Musi Hutan Persada (Marubeni Corp & Inhutani V) yang membuka kantor di Muara Enim, Sumatera Selatan. Di sela-sela kesibukannya, dia tetap menekuni hobi burung kicauan yang dilakoninya sejak delapan tahun lalu, ketika masih kuliah.

Gaco andalannya saat ini adalah kenari Oppa. Burung ini diperolehnya tahun lalu. Om Aap merawat sendiri jagoannya. Kalau ke lapangan, terkadang dia mengawal langsung, tapi terkadang dikawal oleh rekan-rekannya sesama anggota Rapenstar SF.

Kenari Oppa, langganan juara di Sumatera Selatan.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Burung dibelinya ketika masih berumur 9 bulan. Di tangan pemilik lama, Oppa sering meraih gelar juara bahkan kerap double winner. Saat melihat aksi Oppa, Om Aap langsung kepincut. Penawaran pun disampaikannya ke pemilik lama, tetapi tidak dilepas.

Oppa kemudian mabung untuk pertama kalinya, dan baru selesai akhir tahun 2015. Saat itu burung macet bunyi, serta over birahi. Prestasinya pun mulai surut. Saat itulah Om Aap menawarnya kembali, dan ternyata pemilik lama bersedia melepasnya.

Om Aap menyukai Oppa, karena merupakan kenari ring Papburi. Itu sebabnya, kendati dibeli tatkala macet bunyi dan over birahi, dia berani meminang Oppa karena yakin bisa dipoles kembali.

Setelah dibeli, Oppa dirawat intensif selama 1 bulan. Untuk mengurangi birahinya, Oppa dibawa ke arena latber. Sejak itu kondisinya mulai berubah. Oppa mulai kembali aktif bunyi dan bisa masuk tiga besar, meski kondisinya masih over birahi.

Aksi kenari Oppa di atas gantangan.

Selanjutnya, kenari Oppa terus dimainkan dalam even-even latber, sampai akhirnya birahinya kembali stabil. Namun pada April 2016, burung kembali mabung dan baru rampung September 2016.

Awal Desember 2016, Oppa benar-benar terbebas dari over birahi. Durasi kicauannya makin panjang (1 menit lebih) dan gaya ngawetnya mulai keluar. Tepat pada 1 Januari 2017, Oppa sukses mencetak double winner dalam even Happy New Years di Lahat.

Beberapa prestasi kenari Oppa.

Selanjutnya, Om Aap rajin menurunkan kenari Oppa dalam berbagai even latber / latpres dan lomba regional. Burung ini selalu masuk peringkat atas, setidaknya tak pernah keluar dari tiga besar.

Februari lalu, Oppa mengikuti gelaran Muratara Bird Club di Kabupaten Muratara, bertemu sejumlah kenari top lintasprovinsi dan meraih double winner lagi.

Kemudian dalam even nasional Malahayati Cup di Bandarlampung, Oppa masuk nominasi. Mulai Juli 2017, kenari Oppa hampir setiap minggu tampil dalam even-even lintaskota. Berikut ini prestasi lain yang pernah diraih Oppa:

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

  • SSBC, Muara Dua (juara 1, 1, 1, 2)
  • The Papas, Prabumulih (1, 3)
  • Bas SF, Tanjung Enim (1, 1)
  • Ronggolawe, Tanjung Enim (1)
  • FKM Idrus Cup (1, 1)
  • Anniversary Comando BC (2, 3)
  • Latber Oleng SF (1, 2)
  • Walikota Cup, Pagar Alam ( 2,2,3)
  • Adi Susanto Cup, Prabumulih (1, 1)
  • Aswari Cup, Lahat (1, 3)
  • Piala Radja, Palembang (3,5)
  • Rapen Cup IV (2)
  • Piala Kemerdekaan Ronggolawe, Lahat (1)
  • FKM Idrus, Baturaja (1,1,1)
  • KMSS Cup, Muara Enim (1)
Beberapa prestasi lainnya yang diraih kenari Oppa.

Prestasi demi prestasi yang diukir Oppa ini tak lepas dari keistimewaannua di lapangan. Kalau bunyi, durasinya bisa mencapai 50-70 detik. Gayanya ngawetnya, dengan jeda hanya beberapa detik, kerap membuat tim juri terpukau.

Berikut ini cuplikan video kenari Oppa saat direkam di rumah Om Aap:

Yang membuat Om Aap makin bangga, kenari Oppa kerap mengantarkan Rapenstar SF meraih juara umum single fighter. Meski dibeli dalam kondisi rusak, Oppa akhirnya bisa menjelma menjadi kenari berprestasi di Sumatera Selatan dan sekitarnya.

Rapenstar SF berjaya di berbagai even.

Perawatan harian dan settingan lomba kenari Oppa

1. Perawatan harian (Senin-Rabu)

  • Setiap pagi, mulai pukul 07.00, burung dijemur selama 15-30 menit.
  • Pakan tambahan berupa sayuran segar (sawi, oyong, mentimun) yang diberikan secara bergantian setiap hari.
  • Air minum wajib diganti setiap hari.
  • Burung mandi sendiri dalam cepuk.
  • Malam dan siang hari, sangkarnya tidak dikerodong.
  • Sangkar kenari Oppa model kotak nomor 1 (panjang 47 cm, lebar 40 cm, tinggi 65 cm).
Om Aap bangga atas prestasi Oppa di setiap even yang diikutinya.

2. Settingan lomba (Kamis-Sabtu)

  • Mulai H-3 (Kamis), burung diembunkan selama 1 jam, mulai pukuk 05.00.
  • Burung masih ditaruh dalam sangkar kotak nomor 1.
  • Malam hari mulai diterapkan full kerodong.
  • Pada Hari-H (Minggu), kenari dipindah ke sangkar ukir khusus lomba. Burung diberi pakan rahasia berupa ramuan herbal yang direbus (salah satu bahannya adalah daun mengkudu).

Beberapa pemain sempat mengajukan penawaran terhadap kenari Oppa. Tapi karena maharnya tak sesuai dengan prestasinya, Om Aap menampiknya secara halus.

Keponakan Om Aap sayang banget terhadap kenari Oppa.
Om Aap berencana tampilkan kenari Oppa di Piala Raja (24/9).

Bahkan dia berencana menampilkan Oppa dalam even kolosal Piala Raja di Taman Candi Prambanan, Minggu (24/9) mendatang. “Saat itu, Oppa mulai memasuki masa mabung. Namun kalau kondisinya masih fit, ya siap berangkat ke Jogja,” tandas Om Aap. (neolithikum)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.