Tips memilih air minum untuk burung kicauan

Mau pasang iklan di Omkicau.com, klik di sini

Sebagian kicaumania kerap menganggap remeh masalah air minum untuk burung piaraannya di rumah. Padahal air minum sangat berpengaruh terhadap derajat kesehatan burung,. Berikut ini tips memilih air minum untuk burung kicauan.

Tips memberikan air minum yang baik untuk burung piaraan
Tips memberikan air minum yang baik untuk burung kicauan.

Banyak kicaumania yang asal-asalan saat memberikan air minum untuk burung piaraannya. Ada yang mengambilnya langsung dari bak mandi, air keran / ledeng, atau memberikan air kemasan botol secara rutin setiap harinya.

Sedikitnya ada lima jenis air minum yang biasa maupun sesekali diberikan kepada burung kicauan. Artikel berikut ini mengupas satu-persatu sumber air minum tersebut, dengan beberapa hal yang perlu dicermati.

1. Air ledeng

Air keran mengandung chlorin yang bisa mengganggu organ pencernaan burung
Air ledeng mengandung chlorin yang bisa mengganggu organ pencernaan burung

Air ledeng / PDAM merupakan salah satu sumber air yang umum diberikan untuk minum dan mandi burung piaraan. Banyak yang beranggapan,air ledeng aman dikonsumsi burung karena terjaga kebersihan dan kualitasnya. Benarkah itu?

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

Dapatkan omkicau.com untuk Android dan IOS:

Aplikasi Android Omkicau.Com

Aplikasi IOS Omkicau.com

Seperti diketahui, air ledeng mengandung chlorin / kaporit yang berfungsi sebagai sanitasi untuk membunuh bakteri maupun mikroorganisme lain yang mencemari air tersebut.

Meski selama ini dianggap layak minum, tapi jika air mentah ini kebetulan mengandung chlorin dengan kadar tinggi, serta rutin dikonsumsi burung, maka bisa menyebabkan iritasi pada saluran pencernaannya. Chlorin juga membunuh mikroba menguntungkan yang terdapat dalam tubuh burung.

Untuk mengetahui apakah air ledeng sudah layak minum, kita bisa mengamatinya dari kondisi dan warna air tersebut. Jika mengandung banyak chlorin, biasanya air berwarna sangat putih / tidak bening. Kondisi ini biasanya ditemukan pada pagi hari.

Agar air keran lebih aman dikonsumsi burung, maka harus diolah terlebih dulu dengan cara sebagai berikut:

  • Tampung air ledeng dalam gelas / botol, lalu disimpan dalam lemari pendingin / kulkas selama beberapa jam, sehingga air menjadi lebih siap dikonsumsi burung.
  • Air ledeng direbus hingga matang. Jika sudah dalam kondisi suhu normal (suhu ruangan), air bisa diberikan kepada burung.
  • Hindari merebus air matang berkali-kali, karena berpotensi menimbulkan racun.

2. Air kemasan botol

Air mineral yang umum diberikan pada burung piaraan
Air kemasan botol juga biasa diberikan kepada burung kicauan.

Air kemasan botol (kita sering salahkaprah menyebutnya sebagai air mineral) juga sering diberikan kepada burung. Selama ini, air kemasan dianggap lebih higienis dan aman digunakan daripada air ledeng.

Meski demikian, jita tetap perlu memperhatikan kualitas dan kondisi air tersebut, apalagi saat ini banyak beredar air kemasan palsu, bahkan sudah kadaluarsa.

Air kemasan yang sudah kadaluarsa dan tak layak minum sebaiknya jangan diberikan kepada burung, karena rentan tercemat bakteri berbahaya seperti Escherichia coli.

Selain itu, air yang tidak layak minum biasanya memiliki kandungan fluoride yang banyak. Apabila dikonsumsi secara berlebihan oleh burung, maka bisa mempengaruhi perilakunya seperti gampang letoy, hiperaktif, serta jarang bunyi karena berkurangnya hormon testosteron dan estrogen.

Apabila kicaumania ingin tetap menggunakan air kemasan sebagai air minum untuk burung, perhatikan batas tanggal kadaluarsa, serta kualitas dan kondisi dari air tersebut.

3. Larutan penyegar

Larutan penyegar biasa diberikan kepada burung untuk terapi penyembuhan yang berkaitan dengan gangguan suara. Namun ada juga kicaumania yang menggunakannya secara rutin, bahkan sebagai air minum utama.

Meski tidak terlalu membahayakan, banyak kasus burung yang KO akibat terlalu sering mengkonsumsi air larutan ini. Salah satunya adalah murai batu Natalia. Karena itu, gunakan air larutan sebagai terapi saja. Kalau pun mau diberikan sebagai air minum, cukup beberapa hari sekali saja, jangan setiap hari.

4. Air soda, alkohol, dan minuman energi

Burung tidak dianjurkan mengkonsumsi air soda, energi dan alkohol
Burung tidak dianjurkan mengkonsumsi air soda, energi dan alkohol.

Beberapa waktu lalu muncul tren memberikan air minuman berenergi untuk burung kicauan dengan harapan makin aktif dan rajin bunyi. Tapi sebaiknya hindari air minuman ini, jika Anda memang sayang kepada burung tersebut.

Jika diberikan secara rutin, air soda maupun air minuman berenergi bisa menyebabkan burung mengalami kematian akibat rusaknya organ pencernaan.

Bagaimana dengan minuman beralkohol? Ya, setali-tiga uang. Minuman seperti ini juga bisa menyebabkan kematian mendadak pada burung.

Baca lagi: Burung pun bisa mabuk, tapi mampu jaga keseimbangan

5. Air minum yang mengandung kafein

Air minum yang mengandung kafein tidak baik untuk burung
Air minum yang mengandung kafein tidak baik untuk burung.

Air yang mengandung kafein (kopi, teh, atau coeklat) sebaiknya jangan digunakan sebagai air minum untuk burung kicauan, karena dampaknya kurang baik. Jika berlebihan, burung akan mengalami masalah pada jantung dan memicu perilaku hiperaktif sehingga membuatnya sulit dikontrol.

Demikian tips memilih air minum untuk burung kicauan. Semoga bermanfaat.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.