Ketika lovebird mengalami over birahi (OB), maka akan terjadi perubahan perilaku. Lovebird menjadi suka mencabuti bulu, atau menggesek-gesekkan kloakanya ke tangkringan. Kondisi tersebut tentu harus segera ditangani, karena bisa mengganggu penampilannya. Berikut ini enam cara mengatasi lovebird over birahi. Bagi sebagian lovebird mania, cara keempat dianggap paling cespleng. Apa itu?

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Beberapa cara mengatasi lovebird over birahi.

Over birahi adalah kondisi ketika burung mengalami peningkatan libido. Hal ini merupakan sesuatu yang alami, dan biasa terjadi pada semua jenis dan individu burung di alam liar.

Untuk memenuhi “panggilan alam” tersebut, burung berusaha mencari dan mendapatkan pasangan untuk kawin dan meneruskan keturunan.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Tapi lain halnya dengan burung-burung dalam perawatan manusia, atau hidup di dalam sangkar / kandang. Seluruh kebutuhan hidupnya sangat tergantung pada manusia, baik pemilik maupun perawatnya.

Ketika lovebird mengalami over birahi, misalnya, mereka tidak bisa mencari atau mendapatkan pasangan, kecuali jika pemilik / perawat menyediakannya.

Jika tidak segera mendapatkan pasangan, maka birahinya kian memuncak dan tak tersalurkan. Akibatnya burung akan mengatasinya dengan cara sendiri, misalnya mencabuti bulu-bulunya, sering menggesekkan tubuh (terutama kloaka) ke tangkringan, berperilaku agresif, dan sebagainya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, burung harus mendapat perhatian sangat khusus dari pemilik / perawat. Selama ini, sudah ada beragam cara yang dilakukan kicaumania untuk mengatasi lovebird yang mengalami over birahi, mulai dari cara sederhana hingga ekstrem. Berikut ini enam cara mengatasi lovebird over birahi:

1. Frekuensi mandi ditingkatkan

Memandikan burung menjadi salah satu kegiatan rutin yang dilakukan para kicaumania setiap harinya. Dalam kasus lovebird over birahi, maka frekuensi mandinya harus lebih ditingkatkan.

Kalau lovebird biasa dimandikan 1-2 kali sehari, maka untuk meredam birahinya, maka frekuensi mandi ditingkatkan lebih dari itu. Selain itu, durasi mandinya perlu diperlama.

2. Memandikan lovebird pada malam hari

Mandi malam dianggap salah satu cara yang efektif dalam meredam birahi berlebihan pada burung, tidak terkecuali pada lovebird. Namun tidak semua burung bisa langsung sembuh setelah diberi terapi mandi malam, sehingga perlu dilanjut dengan pola rawatan lainnya secara teratur.

Selain itu, mandi malam tak cukup dilakukan hanya sekali saja. Untuk hasil maksimal, terapi mandi malam sebaiknya dilakukan secara rutin, sampai kondisi burung benar-benar pulih seperti sediakala.

Namun perlu diperhatikan juga kondisi cuaca saat itu. Cuaca yang terlalu dingin atau sedang turun hujan justru bisa membuat lovebird rentan sakit.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

3. Mengurangi durasi penjemuran

Banyak kicaumania yang beranggapan, penjemuran terlalu berlebihan bisa memicu birahi pada lovebird. Dalam kasus lovebird over birahi, maka durasi penjemurannya harus mulai dikurangi.

4. Salurkan birahinya melalui perkawinan

Merunut penyebab utama burung over birahi, yakni peningkatan libido secara berlebihan, maka cara paling cespleng dan alami adalah menyalurkan birahinya melalui perkawinan.

Dalam hal ini, lovebird jantan dicarikan burung betina dan dipelihara dalam satu sangkar. Begitu sebaliknya apabila lovebird yang mengalami over birahi adalah burung betina.

Cara ini banyak dilakukan para pemain lovebird, sehingga mereka kerap membawa pasangan dan kandang gelodok ke arena lomba. Dengan cara ini, burung tetap stabil karena birahinya sudah tersalurkan.

Beberapa pemain kerap mengalami kesulitan dalam mencarikan pasangan bagi lovebirdnya yang over birahi. Soalnya, meski sudah disatukan dengan burung berbeda jenis kelamin, lovebird malah tak kunjung kawin.

Penyebab utama kasus ini adalah pasangan yang disediakan belum dalam kondisi birahi. Untuk mengatasinya, Anda bisa memberukan suplemen khusus penangkaran seperti seperti BirdMature atau BirdHormone. Berikan suplemen ini kepada lovebird jantan dan betina, sehingga keduanya akan mencapai kondisi birahi secara bersamaan.

5. Berikan pakan tambahan secara tepat

Banyak kicaumania mulai mengurangi pemberian beberapa jenis pakan tambahan / extra fooding (EF) ketika lovebird mengalami over birahi. Adapun beberapa jenis pakan tambahan yang bisa dikurangi antara lain:

  • Jagung muda
  • Biji bunga matahari / kuaci
  • Kacang-kacangan
  • Kangkung
  • Telur rebus

Untuk menu utamanya, lovebird tetap harus mendapat pakan bijian, khususnya milet (putih / merah). Selain itu, Anda bisa memberi pakan tambahan seperti gabah dan mentimun.

6. Memanfaatkan herbal daun kemanggi

Kemanggi adalah tanaman perdu yang memiliki cabang cukup banyak. Di Jawa, kemanggi / surawung biasa ditanam di kebun maupun halaman rumah, bahkan tak jarang tumbuh liar di pinggiran jalan.

Tanaman ini kita kenal sebagai bahan lalapan. Kandungan nutrinya ternyata sangat baik untuk burung kicauan. Salah satu manfaatnya adalah membantu mengatasi burung yang mengalami over birahi (OB).

Secara umum, daun kemanggi diberikan kepada lovebird melalui dua cara. Pertama, diberikan dalam bentuk utuh / digantung di dalam sangkar harian. Kedua, daun kemanggi direbus dulu. Setelah dingin, air rebusan disaring dan bisa diberikan sebagai air minum bagi burung yang mengalami over birahi.

Itulah enam cara mengatasi lovebird over birahi, berdasarkan pengalaman sejumlah kicaumania di Indonesia. Selamat mencoba.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.