Keberhasilan Bamsbreeder Magelang menangkar burung dilindungi (nuri bayan dan kakatua)

KETIK DI KOLOM BAWAH INI 👇🏿 SOLUSI MASALAH BURUNG YANG PINGIN ANDA CARI…

Proses penjodohan burung nuri bayan dan kakatua

Menjodohkan burung nuri dan kakatua bisa dibilang gampang-gampang susah. Apalagi kalau umurnya tak seimbang. Karena itu, kita perlu mengetahui umur burung yang akan dijodohkan.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Menurut Om Bambang, induk burung nuri bayan idealnya berumur 2-3 tahun, karena organ reprodukasinya sudah berfungsi sempurna. Adapun umur ideal induk kakatua lebih lama lagi: 3-4 tahun.

Jika umur induk jantan dan betina tidak seimbang, proses penjodohan hampir dipastikan akan mengalami kegagalan. Apabila burung jantan dan betina sama-sama sudah matang kelamin, proses penjodohan relatif lancar dan tak akan menemui banyak kendala.

Kandang penangkaran dan masalah pakan

Untuk menangkar nuri bayan dan kakatua, Bamsbreeder menggunakan kandang dengan ukuran yang sama, yakni panjang 1,5 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi 3 meter.

breeding kakatua
Pasangan induk burung kakatua.

Yang berbeda hanya ukuran gelodok / tempat sarang saja. Gelodok untuk burung nuri bayan berukuran 30 x 40 cm2, sedangkan burung kakatua minimal 40 x 40 cm2.

Apabila tak memiliki lahan luas, Anda bisa menggunakan kandang kucing ukuran sedang (untuk sepasang nuri bayan) dan kandang anjing (untuk burung kakatua). Bisa juga menggunakan kandang breeding lovebird.  Kandang seperti itu dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga gelodok ditempatkan di luar kandang.

ternak nuri bayan
Kandang minimalis untuk ternak nuri bayan. Gelodok berada di luar kandang.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Pakan utama untuk nuri bayan maupun kakatua adalah biji-bian seperti kwaci (biji bunga matahari), jagung manis, milet, dan kacang-kacangan. Selain itu, burung paruh bengkok menyukai buah-buahan seperti apel, pepaya, dan pisang.

Satu hal yang perlu diperhatikan, pakan kesukaan burung nuri bayan dan kakatua tergantung dari kebiasaan sebelumnya. Jadi, Anda perlu menanyakan kepada pemilik sebelumnya, apa pakan yang disukai atau biasa diberikan kepada burung tersebut.

Sebab, dalam beberapa kasus, ada kakatua yang tidak pernah makan kwaci. Ketika burung diberi kwaci, dia tidak pernah mau menyantapnya, serta hanya memilih pisang dan jagung.

Sebaliknya, jika terbiasa dengan kwaci dan tak pernah makan buah, burung tidak akan mau memakan buah jika langsung dipaksakan. Harus dilakukan pendekatan secara pelan-pelan.

Bamsbreeder manfaatkan mesin tetas

Di habitat aslinya, burung nuri bayan dan kakatua hanya mengalami 1-2 masa produksi per tahun, biasanya pada akhir musim kemarau atau awal musim penghujan. Lain halnya jika berada di kandang ternak, burung bisa produksi lebih dari dua kali dalam setahun.

Jumlah telur yang dihasilkan dalam setiap periode peneluran hanya 2 butir. Induk jantan dan betina akan bergantian mengerami telur selama 27-29 hari.

Jika sudah menetas, anakan akan diberi makan oleh induknya dengan cara diloloh. Ini berlangsung selama 2 bulan, sampai bulu-bulu tubuhnya tumbuh sempurna, sehingga bisa keluar dari gelodok.

Namun Bamsbreeder memilih menggunakan mesin tetas, sehingga telur tak perlu dierami induknya. Begitu keluar dari kloaka induk, telur langsung diambil, lalu dimasukkan ke dalam mesin tetas dengan suhu 37,5o Celcius.

Bamsbreeder
Telur siap dimasukkan ke dalam mesin penetas.

“Dengan cara ini, tidak ada masa istirahat bagi induk, sehingga mereka bisa kembali kawin dan bertelur lagi. Produktivitas induk pun bisa dimaksimalkan,” jelas Om Bambang.

Risikonya, anakan nuri bayan atau kakatua yang menetas harus dibesarkan sendiri. Om Bambang memiliki tenaga khusus untuk meloloh dan merawat anakan sampai mandiri.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

telur fertil
Telur fertil terlihat dari serat-erat berwarna merah.

Suka-duka menangkar burung eksotik dan dilindungi

Banyak suka-duka yang dialami Om Bambang dalam menangkar burung paruh bengkok eksotik dan masuk daftar satwa dilindungi. Awalnya, dia bingung melihat karakter induk yang gemar memecah atau memakan telurnya.

Beberapa kali pula dia menjumpai telur kosong (infertil), anakan lemah dan tidak bisa keluar dari cangkang, serta berbagai masalah lainnya.

penetasan telur
Saat dimasukkan mesin tetas, telur diberi tanda untuk mengetahui waktu menetas.

Senangnya ketika telur menetas sempurna. Memelihara anakan burung dari nol, menyuapi setiap dua jam sekali, hingga akhirnya burung tumbuh besar dan bisa terbang. Ini menjadi kepuasan batin tersendiri.

“Keberhasilan penangkaran tidak datang begitu saja. Pasti ada trial and error. Bagaimana mengubah bentuk gelodok, memindahkan kandang ke tempat yang lebih nyaman, penggunaan suplemen pemacu birahi, dan sebagainya,” tambah Om Bambang.

Mengingat produksi terbatas, sedangkan peminatnya cukup banyak, Om Bambang hanya menjual anakan nuri bayan dan kakatua kepada kawan-kawan sesama penghobi burung paruh bengkok.

Harga anakan nuri bayan dan kakatua

Harga anakan nuri bayan bervariasi mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 7 juta / ekor, tergantung jenisnya. Seperti diketahui, nuri bayan (Eclectus roratus) terdiri atas 10 subspesies / ras. Yang paling dikenal adalah Eclectus roratus aruensis atau biasa disebut bayan ror, dan Eclectus roratus vosmaeri atau biasa disebut bayan vos.

Bamsbreeder Magelang
Anakan nuri bayan hasil penangkaran Bamsbreeder Magelang.

Adapun jenis burung kakatua lebih beragam lagi. Dalam Permen LHK No P.92 / Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi, ada tujuh spesies burung kakatua yang termasuk list merah, yakni:

  • kakatua putih (Cacatua alba)
  • kakatua koki (Cacatua galerita)
  • kakatua tanimbar (Cacatua goffiniana)
  • kakatua maluku (Cacatua moluccensis)
  • kakatua rawa (Cacatua sanguiena)
  • kakatua jambul-kuning (Cacatua sulphurea)
  • kakatua raja (Probosciger aterrimus)

Sejauh ini, Bamsbreeder baru berhasil menangkar kakatua putih dan kakatua koki / galerita. Harga anakan bervariasi, mulai dari Rp 14 juta hingga Rp 17 juta per ekor.

Lebih lanjut mengenai Bamsbreeder

Peluang bisnis menjanjikan | Halaman Awal

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.