“Memelihara” burung goldfinch liar di kebun rumah: video

Suatu ketika saya bermimpi bisa memelihara burung-burung liar di kebun rumah, dengan menyediakan pakan dan minuman untuk mereka, sehingga mereka bisa terbang ke manapun dia suka dan pulang ketika perlu makan. Di Eropa atau Amerika, hal itu sudah umum dilakukan. Namun hal itu tampaknya mustahil untuk diwujudkan di Indonesia. Jangankan di kebun, di hutan pun jumlah burung kicauan semakin menipis. Mengapa? Anda sudah pasti tahu jawabannya, hehe.

Oke, sembari terus bermimpi, yuk kita lihat bagaimana perilaku burung-burung goldfinch Eropa ketika berpesta pora menikmati santapan yang disediakan manusia. (Video dari youtube, diupload oleh fredciel)

Sementara di bawah ini adalah video kicauan burung goldfinch yang diupload oleh Camerago.

Video goldfinch lainnya:

Kicauan keras dan kasar goldfinch, bagus untuk memaster kenari:

Ini profile goldfinch:

Selamat ber-goldfinch ria.

 

 

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

Tentang iklan-iklan ini

There are 7 comments

    1. redaksiomkicau

      dicoba dulu kalau tidak dicoba kita tidak tahu hasilnya, sebaiknya dimaster sejak kenari usia 1 bulan dan tidak dengar suara kenari lain.

  1. tri poksai

    wah itu om….borneo …ato nias berekor putih…kalau ditempatku (sumatera selatan)…kalau lahat panjangnya tu tidak hanya setengah dari warna hitamnya….sedangkan kalau lebih dari setengah hitamnya itu sudah termasuk dalam kategori borneo…..

  2. reza sera

    SUGENG, OM DUTO…………………

    saya juga beli MB di pasar depok di dalem…..cerita ini mungkin sama dengan “jee40″
    yang jual bilang kalau MB Lahat…..bulu ekor putih terpanjang memiliki stengah warna hitam…..ekornya panjang +15cm

    Burung yang saya beli ini Lahat atau Borneo OM ??????>>>>>Jawab ya OM…cz pemula MB

    1. Om Kicau

      Kalau bunyi gfelembung tidak? Kalau gelembung borneo.. tetapi burung borneo pun bagus suaranya, nggak kalah dengan MB sumatera. Hanya kalau diadu di Jawa atau Sumatera kurang peminat.

Komentar ditutup.