Sexing cucak hijau berdasarkan umur

Masih banyak kicaumania yang belum mengerti cara membedakan jenis kelamin (sexing) burung cucak hijau. Hal ini terlihat dari berbagai forum di FB maupun jejaring sosial lainnya. Karena ketidakmengertian ini, banyak sobat kicaumania yang kecewa setelah tahu burung yang dibeli dan dirawatnya dengan susah payah ternyata betina. Om Kicau sebenarnya pernah menulis artikel mengenai sexing cucak hijau (cek artikelnya di sini). Untuk lebih meningkatkan pemahaman Anda, berikut ini disajikan kembali cara membedakan jenis kelamin cucak hijau berdasarkan umurnya.

Cucak hijau

Cucak hijau

Perlu diingat, cucak hijau jantan dan betina sama-sama memiliki kemampuan berkicau dengan suara bervariasi. Keduanya juga sama-sama mampu meniru suara burung lain dengan volume kencang.

Hal itulah yang membuat banyak ijo mania merasa kesulitan dalam memilih cucak ijo (CI) jantan. Apalagi tidak sedikit pedagang nakal yang menyebutkan CI betina bakalan sebagai burung jantan.

Tak sedikit pula yang melakukan praktik penyemiran, untuk mengkamuflasi CI betina agar terlihat seperti burung jantan, sebagaimana pernah ditulis Om Kicau beberapa waktu lalu (buka kembali artikel ini).

Untuk melengkapi tulisan terdahulu tentang perbedaan CI jantan dan betina, berikut ini artikel pendukung yang penting bagi penggemar cucak hijau, terutama pemula. Ya, sexing kita kupas ini berdasarkan umur burung, khususnya sejak anakan berumur 2 bulan.

Induk betina cucak hijau bertelur sebanyak 2-3 butir dalam sarang yang berbentuk cangkir terbuka, kemudian akan mengerami telur-telurnya selama 14 hari. Selama betina berada di dalam sarang, induk jantan bertugas menjaga sarang dan memberi makanan kepada pasangannya.

Setelah anakan menetas, kedua induk akan bahu-membahu dalam merawat dan memberi makanan kepada anak-anaknya. Pada umur 0-1 bulan, tentu belum bisa dibedakan jenis kelamin cucak hijau, kecuali kalau Anda menggunakan tes DNA atau pengamatan endoskopi.

Anakan cucak hijau umur 1-2 bulan

Pada umur 1-2 bulan pun, Anda masih harus bersabar untuk bisa membedakan jenis kelamin anakan cucak hijau. Sebagaimana anakan umur 0-1 bulan, burung jantan dan betina memiliki kemiripan satu sama lain. Warna bulu sama-sama hijau terang. Demikian pula dengan bagian lingkar mata dan leher yang sama-sama berwarna kuning terang.

Cucak hijau yang masih berusia 1 bulan

Cucak hijau muda  yang masih berusia 1 – 2 bulan

Anakan cucak hijau umur 2-3 bulan

Setelah berumur 2-3 bulan, anakan cucak hijau sudah dapat dilakukan sexing, melalui pengamatan warna paruh bagian bawah. Pada saat ini, sebagian besar anakan cucak hijau betina mengalami perubahan warna pada paruh bagian bawah. Warna hitam pada paruh bawah, terutama bagian pinggir / samping, mulai memudar dan terlihat keputihan.

Cucak hijau yang masih berusia muda, burung betina (kanan) pinggiran paruh bawahnya berwarna keputihan sementara jantan yang ada sebelah kiri berwarna full hitam

TAMPAK SAMPING
Anakan cucak hijau umur 2-3 bulan berjenis kelamin jantan (kiri) dan betina.

Pada gambar di atas, silakan cermati cucak hijau sebelah kanan yang berjenis kelamin betina. Terlihat anakan cucak hijau memiliki paruh bawah yang bagian pinggir atau samping memudar sehingga terlihat keputihan. Lain halnya dengan anakan burung jantan (gambar kiri), di mana warna pada bagian paruh bawah tetap full hitam.

Kalau gambar di atas dilihat dari perspektif / tampak samping, sekarang kita lihat gambar yang sama, tetapi dari perspektif bawah. Perhatikan gambar berikut ini :

Burung betina (kanan) paruh bawahnya berwarna keputihan sementara jantan yang ada sebelah kiri berwarna full hitam

TAMPAK BAWAH
Anakan cucak hijau umur 2-3 bulan berjenis kelamin jantan (kiri) dan betina.

Cucak hijau umur 3-4 bulan

Pada umur 3-4 bulan ini, sexing tetap menggunakan metode yang sama, yaitu melihat warna paruh bagian bawah. Sekali lagi, paruh bawah pada burung betina berwarna keputihan, sedangkan pada jantan berwarna hitam.

Nah, pada umur ini pula, burung sudah mulai beranjak dari masa anakan menjadi burung muda. Hal ini ditandai dengan munculnya goresan biru atau pita biru yang berada di dekat pangkal paruh bawah. Pita biru ini muncul pada burung jantan maupun betina.

Goresan biru terlihat masih agak tersamar oleh warna dasar bulu yang hijau terang. Hal ini juga terjadi pada CI muda betina maupun jantan. Apalagi CI muda jantan dalam usia ini belum nopeng. Meski demikian, goresan / pita biru masih dapat dilihat seperti gambar di bawah. Gambar di bawah adalah CI muda betina (paruh bawah keputihan), tepi corak goresan birunya sama.

pita biru cucak hijau

Goresan biru di dekat pangkal paruh bawah pada CI muda.

Cucak hijau umur 6 bulan

Pada umur 6 bulan, bulu-bulu remaja akan digantikan bulu-bulu dewasa. Hal ini juga terjadi pada bulu-bulu pada bagian lingkar mata dan tenggorokan. Pada burung betina, warna bulu pada kedua bagian itu secara bertahap akan digantikan oleh warna putih, sedangkan pada burung jantan mulai digantikan bulu-bulu yang berwarna hitam.

Namun lokasi awal bulu tersebut tumbuh biasanya bersifat acak. Jadi bisa muncul duluan di tenggorokan, pangkal hidung, atau lingkar matanya. Inilah masa awal nopeng pada burung jantan, seperti terlihat pada gambar berikut ini.

Pada burung jantan (kiri) bulu kuning berganti menjadi bulu hitam sedangkan betina bulu kuning menjadi putih

Pada CI jantan (kiri), warna kuning di tenggorokan berubah menjadi hitam, sedangkan pada betina (kanan) menjadi putih.

Cucak hijau umur 8-9 bulan

Pada umur 8-9 bulan, cucak hijau betina makin menunjukan warna bulu yang berbeda, yaitu warna kuning yang semula melingkari bagian mata dan juga menutupi tenggorokan akan berubah menjadi putih kusam. Warna ini akan berubah lagi menjadi lebih terang jika burung sudah siap untuk kawin. Biasanya burung betina lebih siap kawin dan berkembang biak setelah umur 1 tahun, sedangkan burung jantan setelah berumur 1,5 – 2 tahun.

SEXING BERDASARKAN SUARA

Suara kicauan burung cucak hijau jantan dan betina hampir tidak ada perbedaannya, karena sama-sama bisa bersuara kencang dan bervariasi. Namun CI betina cenderung berkicau dengan suara asli, yang sepintas mirip suara kutilang.

Jika memiliki isian, maka suara isian yang dikeluarkan biasanya diulang-ulang atau ngeban, dengan durasi yang lama dan jarang sekali berpindah dari satu lagu ke lagu lainnya. Meski demikian, ada juga beberapa CI jantan yang bersuara ngeban, tetapi durasinya tidak terlalu lama, setelah itu berganti lagi dengan suara variasi lainnya.

Sebagai perbandingan, berikut ini beberapa suara burung cucak hijau betina.


_

Itulah beberapa informasi tambahan mengenai cara membedakan jenis kelamin (sexing) burung cucak hijau, yang bisa menjadi bekal bagi para ijo mania pemula dalam memilih bakalan di pasar burung.

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

diskusi di siniAda pertanyaan atau pesan, sobat? Mohon sampaikan di sini (klik saja).

Navigasi Utama:

About these ads

There is one comment

  1. Andika

    Stlh bc artikel diatas sprtnya ci medan muda pny sy betina. Krn paruh bgian bwh warna putih,tp lingkar mata msh kuning. Tp gk apalah,soalnya ci sy udh lmyan gacor dan ada suara isiannya jg. Thanks om kicau.!

Komentar ditutup.