+MENU ARTIKEL PENTET ATAU CENDET
BURUNG CENDET : Scientific classification; Kingdom: Animalia; Phylum: Chordata; Class: Aves; Order: Passeriformes; Suborder: Passeri; Family: Laniidae; Genera Lanius; Eurocephalus Corvinella; REFERENSI
Umum
Burung Cendet / Burung Pentet merupakan salah satu burung predator yang memiliki suara variasi isian yang sangat baik. Banyak Kicaumania yang menganggap perawatan burung jenis ini susah. Sebenarnya, seperti ditulis Om Irvan Sadewa di SmartMasterin.Com, merawat burung ini sama mudahnya dengan merawat burung berkicau jenis lain. Burung Cendet adalah burung cerdas dari keluarga Turdidae.
Cendet termasuk burung favorit untuk para penghobi yang senang dengan burung yang bisa menirukan berbagai suara burung lain. Dulu sekitar awal 1990-an, seperti ditulis Anang Dewanto dan Maloedyyn Sitanggang di Merawat & Melatih Burung Kicauan, cendet merupakan burung yang belum banyak diminati. Bahkan harganya tidak lebih dari harga burung kutilang. Namun, dalam perkembangannya, orang mengetahui bahwa selain memiliki bentuk fisik yang indah, ternyata burung ini mempunyai suara yang menarik dan dapat memaster suara burung lainnya. Karena itu, berbondong-bondonglah orang berusaha mendapatkan burung ini dan mencari kualitas yang terbaik.
Tipe suara Cendet yang ngerol, cenderung mendominasi suara ocehan burung lainnya jika kita gantang di dalam rumah bersama-sama. Dibanding burung lain, Cendet yang bisa memiliki lagu variatif (tergantung pola pemasterannya) ini, memiliki warna suara yang merdu. Meski bisa sangat keras, tetapi tidak memekakkan telinga. Beda dengan warna suara burung-burung kicauan lainnya.
+Habitat
This slideshow requires JavaScript.
Cendet juga memiliki nama lain, seperti bentet, pentet, dan toet (Jawa Barat) dan burung ini merupakan burung petengger dan pemangsa yang agresif dari Famili Laniidae. Famili Laniidae mencakup 74 spesies yang dibagi dalam 4 subfamili. Cendet yang umum termasuk dalam subfamili Laniinae dan Genus Lanius.Jenis cendet sendiri bermacam-macam yang tersebar di beberapa wilayah di dunia. Salah satunya, adalah cendet abu-abu besar (L excubitor). Spesies ini memiliki ukuran tubuh terbesar dengan panjang sampai 25 cm. Cendet ini berkembang biak di Eropa, Asia, dan Amerika Utara.
Bersama dengan cendet hitam putih (L ludovicianus), burung – burung ini merupakan spesies yang biasa tinggal di dunia baru (Amerika). Jenis lainnya, cendet abu-abu kecil (L.minor) yang memiliki habitat di Eropa Selatan, Asia Tengah, dan Afrika bagian timur. selain itu,
Cendet kepala merah (L senator) yang tinggal di Inggris bagian selatan, Eropa, Asia, dan Afrika. Ada pula jenis burung bentet yang memiliki bentuk serupa yang terdapat di India dan Asia Tenggara, yakni cendet cokelat (/.. christatus) yang banyak dilombakan di Indonesia dan cendet leher hitam (L colarris).
Burung ini memiliki habitat asli di hutan, terutama di pepohonan tinggi. Makanan yang disukainya adalah biji-bijian, serangga, dan buah. Sarang burung ini biasanya terbuat dari ranting, rumput, lumut, bunga-bungaan, wol, dan bulu yang diikat dengan menggunakan sarang laba-laba dan dikaitkan ke pohon atau semak-semak pada ketinggan 4—6 meter dari atas tanah. burung ini mampu menghasilkan telur sebanyak 3—6 butir per periode masa bertelur. Telur-telur ini akan menetas setelah dierami selama dua minggu.
Pada masa pengeraman, sebagian besar waktu induk betina dihabiskan untuk mengerami telurnya. Untuk mendapatkan makanan, induk jantan akan menyuapinya. Pada usia 2—3 minggu setelah menetas, biasanya anakan cendet telah mulai belajar terbang dan meninggalkan sarangnya.
Karakter dasar burung Cendet
+Ciri berdasar daerah asal
Ciri Fisik
Panjang tubuhnya 20—25 cm. Paruhnya membentuk kait di bagian ujung, serupa dengan burung falkon, sejenis burung elang. Cendet juga memiliki tungkai yang kuat dan cakar yang tajam yang dipergunakan untuk mencengkeram mangsanya di udara. Sayap yang pendek dan bulat menyandang 10 batang bulu sayap luar primer dan ekor yang bulat memiliki 12 bulu yang berfungsi sebagai kemudi ketika cendet sedang terbang. Cendet juga mempunyai bulu kaku yang tumbuh di sekitar moncongnya.
Ciri khas burung cendet adalah ekornya yang panjang dan akan meliuk-liuk jika sedang berbunyi. Nyanyian cendet mencakup nada-nada yang harmonis. Berbeda sekali dengan pekikannya yang ribut dan kedengaran kencang melengking. Sifat asli burung cendet adalah galak. Jika mematuk, biasanya sekaligus menggigit dengan paruhnya yang tajam. Jika menggigittangan atau bagian tubuh lainnya, biasanya akan meninggalkan bekas gigitan di bagian tubuh tersebut.
Namun, jika burung cendet ini kita pelihara sejak piyikan, sifat galaknya akan sedikit hilang. Bahkan burung ini akan mendekat jika melihat tangan kita. Cendet akan langsung turun seolah-olah kita akan memberinya makan.
+Ciri jantan dan betina
Untuk membedakan jenis kelamin burung cendet dapat dilakukan dengan cara mengamati bagian samping kiri dan kanan burung . Jika di bagian pipinya ada warna hitam yang mencolok sekali, menunjukkan bahwa cendet tersebut berkelamin jantan. Untuk betina, warna hitamnya terlihat semu. Dilihat dari bentuk kepalanya, cendet betina biasanya mempunyai kepala agak menggelembung. Sementara itu, jantannya memiliki bentuk kepala yang agak ceper mendatar. Untuk lebih pasti dapat dilihat di bagian supit burung. Burung cendet jantan mempunyai supit kecil panjang ditandai dengan motif bulu berupa garis tidak beraturan di bagian supitnya. Pada betina, bentuk supitnya besar dengan motif bulu garis teratur seperti kembang.
+Memilih Cendet
Perawatan sebagus apa pun, tidak akan membawa hasil yang maksimal kalau cendet tersebut memang tidak mempunyai trah atau karakter tempur yang mantap. Kualitas cendet amat ditentukan oleh faktor genetiknya.
Bagi pecinta burung, cendet merupakan burung yang sangat menyenangkan. Variasi suara, volume suara, dan keindahan penampilannya menjadi alasan bagi penikmat kicauan memilih cendet sebagai klangenannya. Namun, jika kualitas suara yang disasar, jenis kelamin sangat menentukan kesenangan dalam memelihara burung ini. Cendet yang berkelamin jantan tentu memiliki warna yang lebih mencolok, variasi suara yang lebih beraneka ragam, dan volume suara yang keras.
Potensi ngoceh tanpa henti juga bisa dilihat dari perawakannya. Bakalan yang baik harus berbadan tegap. Sayapnya terkesan kokoh, rapi, simetris, dan tidak cacat. Pilih burung berkepala besar, membulat, dan bagian atasnya datar. Burung berkepala besar diyakini sebagai burung pintar. Perhatikan juga bentuk dan ukuran paruh.
Utamakan cendet dengan paruh tebal dan panjang, tetapi tampak proporsional dengan ukuran kepala dan tubuh. Paruh tebal dan tampak kokoh menandakan burung bisa membawakan lagu dengan tembakan dan volume keras. Sebaliknya, jika paruh terlihat pipih, cenderung ngerol. Jika ngerol, volume suara akan lebih kecil karena dibutuhkan napas lebih lama.
Sementara itu, jika dilihat dari penampilannya, cendet yang rajin berkicau mempunyai ciri sebagai berikut.
— Bermata jeli serta berbulu rata dan agak mengilap.
— Gerakannya gesit, duburnya bersih dari kotoran, serta organ kanan dan kirinya seimbang
— Volume suara keras.
— Mempunyai bakat alami (mental) yang baik. Tidak takut ketika bertemu dengan burung sejenis, baik ketika latihan maupun kontes.
Selain referensi dari buku Merawat & Melatih Burung Kicauan yang saya kutip di atas, ada pula tips lain pemilihan cendet versi Om Irvan, sebagai berikut:
+Cara perawatan
a. Perlengkapan Kandang
1. Sangkar
Sesuai dengan ukuran tubuhnya, kandang cendet biasanya lebih kecil dibandingkan dengan sangkar murai atau sangkar anis merah. Ukuran yang umum digunakan adalah 40 x 45 x 70 cm.
2. Tenggeran
Letakkan dua tenggeran di dalam kandang. Tenggeran terbaik dibuat dari bahan kayu asam yang struktur kayunya agak kasar meskipun sudah dikupas kulitnya. Letakkan 2 buah tenggeran tersebut secara sejajar atas dan bawah. Diameter tenggeran 1,5—2 cm.
3. Kerodong
Dalam perawatan cendet, kerodong berguna untuk membuat cendet istirahat. Penggunaan kerodong juga bermanfaat untuk perkembangan mentalnya. Untuk cendet muda, gunakan kerodong dengan warna lembut atau putih. Secara psikologis, burung muda masih takut menghadapi perubahan lingkungan secara drastis. Kerodong warna putih juga berfungsi untuk mengontrol kebersihan kandang dan burung . Jika dirasakan burung telah bisa beradaptasi, baru boleh mengganti kerodongnya dengan warna yang lebih gelap.
Tetapi saya sarankan, kerodong burung jika memang perlu saja sebab burung yang terlalu banyak kerodong, kurang banyak berlatih bernyanyi. Lain misalnya burung yang akan dipersiapkan untuk lomba, maka kerodong selama 3-4 hari sebelum turun lomba adalah langkah yang baik. Tujuannya, agar burung menyimpan tenaga atau stamina.
b. Pakan
Ada beberapa versi cara pemberian pakan untuk burung cendet. Ada yang menyebutkna, pakan diberikan setelah burung dimandikan. Pada pagi hari, berikan jangkrik 10 ekor dan kroto 1 sendok makan, dan pada sore hari berikan jangkrik 5 ekor dan kroto 1 sendok makan. Khusus untuk setiap hari Jumat dan Sabtu, menu makanannya ditambah lagi. Pada pagi hari, berikan jangkrik 15 ekor dan ulat hongkong 3 ekor. Pada sore hari, diberi jangkrik 7 ekor dan ulat hongkong 3 ekor.
Sementara itu, pada saat burung akan dilombakan (biasanya hari Minggu), jumlah jangkrik dan kroto tetap tetapi ditambah ulat hongkong 5 ekor. Setelah lomba, cendet kembali diberi jangkrik 5 ekor dan ulat hongkong 3 ekor dan kakinya disemprot air.
Burung cendet sebaiknya tidak dilombakan lebih dari dua kali dalam satu bulan. Hal ini bertujuan agar stamina burung cendet tetap stabil. Jika stamina burung kurang baik, akan memengaruhi mental dari burung cendet itu sendiri. Untuk kepentingan lomba dan meningkatkan performa burung kicauan, pemberian makanan tambahan atau extra fooding diperlukan. Extra fooding yang bisa diberikan adalah jangkrik, kroto, dan ulat hongkong.
Ada juga tips lain, sebagai berikut:
Harus hati-hati dalam pemberian extra fooding karena dapat menyebabkan cendet menjadi sering bersalto. Hal ini dapat mengurangi kemerduan suaranya. Namun, salto pada burung cendet sebenarnya dapat diatasi dengan cara-cara berikut ini.
Perawatan umum cendet
Perawatan harian untuk burung Cendet relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Cendet:
PENTING
Penanganan apabila cendet over birahi
Penanganan apabila Cendet kondisinya drop
+Perawatan dan setelan Cendet mabung
Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.
Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.
Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).
Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.
Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.
Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.
Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).
Penggangu tersebut antara lain:
* Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.
* Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).
* Kimiawi – penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.
* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.
Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?
Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.
Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.
Cara Smart menggunakan BirdVit
Dalam kaitan dengan persoalan mabung inilah disarankan kepada penghobi burung untuk memberikan burung asupan tambahan, misalnya BirdMolting atau juga BirdVit untuk burung yang sedang mabung. Cara ini lebih smart” sebab BirdVit adalah multivitamin dan multimineral yang sangat diperlukan burung selama masa mabung.
BirdVit mengandung hampir semua vitamin dan mineral yang diperlukan burung, seperti:
Dengan demikian, selama kita menggunakan BirdVit untuk menangani burung mabung, maka kita cukup memberikan porsi pakan seperti sediakala tanpa khawatir burung kekurangan “energi masa mabung”. Sebab, memang benar energi yang diperlukan burung ketika mabung bukanlah energi yang hanya akan mengumpul menjadi lemak tetapi energi untuk pertumbuhan bulu seperti asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin.
Cendet bermasalah
Untuk burung-burung yang sangat bermasalah misalnya bulu mudah patah atau burung sakit-sakitan seusai masa mabung, biasanya dikarenakan asupan mineralnya yang kurang. Selain digunakan BirdVit, Anda bisa menyertakan pula BirdMineral.
Apa beda BirdMineral dan BirdVit?
Untuk diketahui, ada mineral dan vitamin tertentu yang tidak efektif jika digunakan bersamaan. Akan saling melemahkan. Karena keduanya sama-sama dibutuhkan burung dalam jumlah yang proporsional, maka mineral dan vitamin tertentu hanya bisa dicampur dengan komposisi dan volume tertentu.
Seperti diketahui di dalam BirdVit ada sejumlah mineral yang sangat diperlukan burung. Namun kandungan mineral di dalam BirdVit tidak sebesar di dalam BirdMineral karena selain sebagai penjaga vitalitas burung, BirdMineral juga bersifat mengcover atau mengobati.
+Perawatan dan stelan burung cendet untuk lomba
Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Cendet:
Penting
Perawatan dan stelan Cendet pasaca lomba
Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Cendet:
SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG CENDET / PENTET
Irama lagu yang dimiliki burung memegang peranan yang sangat penting di dalam penilaian lomba burung berkicau. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau, daya tarik utama dari burung berkicau adalah kemampuan berkicaunya (irama lagu).
Memilih suara-suara master untuk burung andalan kita janganlah terfokus hanya memilih suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus.
Sangat banyak metode dan cara-cara yang dapat dilakukan di dalam proses pemasteran burung berkicau. Dan juga banyak sekali berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan. Salah satu mitos aneh yang berkembang, yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya, agar burung yang di master dapat menirukan gaya bunyi dan cara membuka mulut burung master tersebut. Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung.
Sebenarnya; Pemasteran dapat kita lakukan tidak harus menunggu burung berkicau dalam keadaan mabung atau berganti bulu. Burung berkicau dalam keadaan normal, bahkan dalam keadaan top form pun juga dapat dilakukan pemasteran. Ada Mitos yang mengatakan pemasteran burung harus menunggu masa burung mabung.
Alasannya karena; Pada saat mabung, burung berkicau cenderung untuk banyak diam dan sangat jarang sekali berkicau. Burung yang banyak diam pada masa mabung tersebut, cenderung untuk lebih banyak menggunakan waktunya untuk menyimak dan mengolah suara-suara yang ada disekelilingnya. Apabila suara yang didengarnya sesuai dengan tipikal karakter suaranya, maka akan direkam dan ditirukan.
Kunci keberhasilan dalam memaster burung (pemasteran burung berkicau) adalah memaster burung dengan suara-suara master (burung master) yang cocok dan sesuai dengan karakter dasar lagu burung yang akan di master (burung maskot).
Untuk pemasteran yang bagus, silakan baca referensinya di sini.
+PROBLEM UTAMA CENDEY
1.Gampang rontok bulu
2. Loncat-loncat saat ditrek
3. Tidak juga segera bunyi
4. Nyekukruk tidak semangat
5. Suka salto .
1. Gampang rontok bulu
Penyebabnya antara lain (1) Makanan mengandung lemak dan/atau kalori tinggi sehingga membuka pori-pori kulit; (2) Bulu belum kuat sudah banyak diadu/ditrek; (3) Selama masa mabung tidak mendapat asupan nutrisi yang baik, terutama mineral. Untuk masalah asupan mineral, bisa gunakan Bird Mineral selama masa mabung atau pasca mabung (ketika mulai terlihat tanda rontok padahal baru saja tuntas mabung).
2. Loncat-loncat. Penyebabnya adalah kurang birahi atau bisa juga terlalu galak, serta adanya gangguan parasit, terutama air sac mite, yakni tungau kantung udara yang tidak kasat mata.
Untuk mempercepat birahi burung, bisa dilakukan terapi BirdShout. Jika burung terlalu galak, disemprot sprayer sedikit sebelum tanding; atau bisa juga diberi cacing.
Sementara untuk burung kutuan atau kena tungau, burung memang sepertinya tidak kutuan, tetapi sesungguhnya membawa tungau di kantung udaranya. Bisa diatasi dengan penyemnprotan Fresh Aves dibarengi pengolesan BirdFresh.
3. Tidak juga segera bunyi biasanya disebabkan burung masih terlalu muda atau burung tidak fit.
Pastikan burung fit dengan menggunakan produk rawatan harian BirdVit.
4. Nyekukruk tidak semangat, biasanya dikarenakan cacingan. Atasi dengan AscariStop.
5. Jika cendet suka salto bisa artikelnya di sini.

=DAFTAR ISI LENGKAP BLOG, KLIK DI SINI ATAU KEMBALI KE ATAS, KLIK DI SINI=
Saya burung pentet hampir 2 buln lamanya tpi gak bunyi” yachhh…. knapa..?
Posted by abdul ketoprak gapsther | 18 Februari 2012, 21:58Jual ja…….bli burung greja
Posted by jambul | 22 Februari 2012, 14:01om minta pencerahan burung saya suka salto dan sekarang malas bunyi gimana ngatasinya
Posted by chusni | 15 Februari 2012, 12:06menangani cendet yg bersin2…
Posted by vicky & wawan | 12 Februari 2012, 21:15om saya mw tanya,saya hbs beli burung cendet semi jadi,trs saya bawah krumah i2 msh ngocehi pas saya ganti kurungan og bunyi nya smakin lama smakin hilang,trs mnum saya coba kasih vitamin,malah jd males bunyi i2 knp?mohon d jelas kn
Posted by police line | 9 Februari 2012, 09:26Minumnya di ganti pake air sabu2.bisa d beli di kampung ambon.biasa na burung langsung bunyi klodi kasih itu
Posted by jambul | 22 Februari 2012, 14:06Om saya baru beli pentet 5 hari yang lalu.waktu beli sampai setelah 2 hari burungku jd gelabakan ( ga jinak lg ) kenapa ya om? untuk makannya saya beri jangkrik pagi 4,sore 4.burung juga jarang bunyi.dijawab y om
Posted by agus hadi | 6 Februari 2012, 15:00om maap ni mw tanya lgi,
1.gmn cra’a biar pentet cepet gacor?
2.gmn cra’a biar pentet ga giras, trus penurut?
soal’a saya punya giras bgt.itu aja trimakasih.
Posted by iwacenter | 6 Februari 2012, 10:30salam kenal om&tante saya mau nanya agar cendet saya bisa suara cendet caranya gmna ya om trims sebelumnya”MANTAP BUAT KICAU MANIA”
Posted by nieno | 4 Februari 2012, 13:41om saya mau nya nih…
saya baru beli burung cendet tpi burungnya ga bunyi sama sekali ya?????
padalan burungnya jinak banget waktu tangan dimasukin dalam kandang burungnya cuma diam az ga gelabakan..
saya sampai bingung gimana caranya agar burung cendet saya bisa bunyi..
ekornya udah warna hitam apa burung ini udah tua…
tolong ya om pencerahannya…
makasih
Posted by Koko | 2 Februari 2012, 08:35Klo tua pasti ma dia ubanan ga item
Posted by jambul | 22 Februari 2012, 14:09burung pentet saya ko sering keluarin kotoran yg mash bulat dari mulut’a itu kenapa ya?
Posted by iwacenter | 1 Februari 2012, 10:13pagi om…sya mau tanya,kenapa ya cibleku mabung nya ga beres2..udah ampir 2bln?
Posted by Adjiieww Mochamad Fawwzie | 25 Januari 2012, 08:26asyix,,dapet ilmu 1lgi
maturnuwun mz bro
Posted by riyan | 24 Januari 2012, 22:41manstaaaaab pencerahanx om….. tkz
Posted by memang diriku | 23 Januari 2012, 19:35salam kicau mania..
om mau tanyak.. cendet saya baru mabung dan sekarang bulunya udah komplit dan dulunya cendet ini gacor dan tenang bunyinya…. akan tetapi sekarang ini gak mau bunyi cuman toet toet toet gitu, suka salto dan kalok kandang di pindah dia giras padahal sebelun mabung gak seperti itu nenurut omkicai gimana ya om… terimakasih saranya om….
Posted by dian | 23 Januari 2012, 19:24om misi baru gabung nih,saya pemula om pingin piara burung nah kebetulan saya punya centet,yang ingin saya tanyakan om…sebaiknya kalau malem hari perlu di krodong ga?burung saya udah ga takut sama manusia om.mohon penjelasannya.
Posted by plankchu | 16 Januari 2012, 20:40Klo malem pentet ga usah di krodong yg prlu d krodong ya burung lu na takut2salah masuk kandang
Posted by jambul | 22 Februari 2012, 14:13mohon pencerahan…..saya punya pentet klau kualitas hampir semua sudah bagus belum tua/nglengkap…tapi masih kesit/giras/liar klo ketemu orang…,bagaimana mengatasinya apa harus sering di ajak latian lomba?? matur nuwun….
Posted by yunan satriawan | 16 Januari 2012, 13:56Numpang komen y om..he..gini om 2bln lalu. Aq bli cendet madura dri tmn dlm keadaan mabung total sedari tmn uda mabung lama om yg jdi mslh sampai skrang g blm pulih mbungnya om..dibagian kpl bulu abis terkadang nabrak ruji jidatnya dibenturin bertubi2 om ampai botak he..gimana cara atasi hal smcam itu om mskh sblmnya om
Posted by isak | 14 Januari 2012, 22:54Klo pagi sering2d jemur smpe kering klo dah kering lansung d masukin penggorengan…..
Posted by jambul | 22 Februari 2012, 14:28gan minta jadwal lomba nasional gan d daerah jabodetabek buat januari kalo bisa sama latbernya gan
Posted by pentet_bogor | 13 Januari 2012, 14:36cendet mania
Posted by tarigan | 11 Januari 2012, 09:28Om gmana caranya burung cendet supaya? :
1.Supaya bulu ekor gk mudah patah dan d gigit”
2.Supaya gk galak kaya klaparan atw ktakutan
3.Supaya gk bunyi kreak kya lapar atw ktakutan
4.Supaya gk salto
5.Supaya liat orang gk turun bangkringan
6.Supaya gacor atw bunyi dngn suara isian,
tlong om d tungu jawabanya!!!Maksh
Posted by Jayus | 10 Januari 2012, 22:22Om gmana caranya supaya bulu ekor cendet gk mudah patah
Posted by Jayus | 10 Januari 2012, 22:12gmna caranx menghilangkan suara ayam pada brung cendet?????
Posted by ari usmanda | 10 Januari 2012, 13:25om saya punya cendet beli kira kira sudah 2 minggu awalya pas ditempat beli tuh gacornya minta ampun.nah dampai dirumah cuma 2hari aja bunyinya tu aja cuma pagi.tapi sekarang sama dekali gak bunyi padahal saya juga sudah baca baca tips tips disini.kalo pagi efnya jangkrik 10 sore 5.tiap malam dan jam 12 siang-jam 3 juga udah dikerodong.yang daya tanyakan bagaimana cara agar bunyi gacor lagi?adakah tips lagi ? *maklum om baru pemula dan saya masih sekolah jadi ngrawatnya agak g sesuai.bales ya om .makasih
Posted by mefry andriya | 29 Desember 2011, 19:00OM,,,AQ PUNYA CENDET NAH MLAMNYA GK PAPA,,TRUS PAGINYA AQ LIAT KOK KAKINYA KEATAS SATU KYAK PINCANG N DAH 5 HARI LOM SEMBUH,,,,,,,GMN OM CRA PENYEMBUHANNYA,,,,TRIMZ
Posted by SURYA ABDI | 25 Desember 2011, 00:03Uh… susahnya cendetku hingga hari ini belum kunjung sembuh
padahal segala cara udah aku lakuin
rasanya jadi putus asa nih om
Posted by bambangxp | 24 Desember 2011, 09:41Om, minta solusi donk. Gw punya anakan pentet madura dari saat beli mpe skrang burung ini slalu menggigit ekornya . . . beberapa waktu lalu ekornya gw cabut smua dg harapan akan tumbuh bagus dan tdk digigit2 lagi. Tapi setelah tumbuh tetap aja ekornya digigit2 dan ditarik2 . . . gimana cara mengatasi hal tersebut. Thx atas solusinya . .
Posted by Bayu | 18 Desember 2011, 11:45um saya baru beli burung cendet,setiap kali dikasih makan dengan cra tgan saya dimasukan ke tempat makan brng cendet saya selalu galak matuk tangan terus,gmna caranya agar brng cndet saya tdk terlalu galak??mksh
Posted by budy | 11 Desember 2011, 22:44assalamu’alaikum… saya punya cendet tp jarang” bunyi tp klo dah di trek langsung jalan, EF jangkrik pagi 4 ekor, siang 3 ekor sore 4 ekor. apa ada yng kurang dlm perawatan? gimana caranya agar rajin bunyi . Trims
Posted by dedy | 11 Desember 2011, 20:58gmn cra burung biar berani tarung….????
Posted by bendel | 9 Desember 2011, 19:45om duto, tlng ksih pnjlsn yg spesifik prbdaan burung yg over birahi dgn burung yg galak.
matur nuwun……
Posted by Dwi Putra Kedua Ahmad | 5 Desember 2011, 22:05apa bedanya pentet jawa timur sama pentet lokal lainya?
Posted by budy | 5 Desember 2011, 21:36Om DSC yth,
sy punya cendet sudah dipelihara 2th nan tapi kok cuma nyulam aja ya gak bisa rontok, 6 bl terakhir masih bisa prestasi meski hanya di latberan, saat ini masih tetap gacor owor owor meskipun bulunya sudah keliatan kering tapi masih rapi om, volume sdh agak turun, kapan ya cendet sy bs mabung total om? stelan 5 jangkrik pagi sore, kroto 2 kali seminggu dicampur birdvit.
normalkah cendet yg tdk mabung selama kurun waktu 1.5th ? makasih om atas pencerahannya
Posted by sofan | 5 Desember 2011, 19:14Biasanya hal itu disebabkan burung pernah disemprot pakai obat anti kutu yang mengandung removal. Ya tidak normal Om.
Coba cek artikel ini: http://omkicau.com/2010/12/19/burung-mabung-antara-cabut-paksa-versus-mandi-sauna/
Posted by Om Kicau | 6 Desember 2011, 05:21Om mau tanya nhe..
Aku punya cendet..
Tapi kenapa cendet saya kalo ditrek ngeliat orang kenapha kug nbarak jeruji ato kayak mau nyerang orang yg lewat ??
MasalahNa kenapha dan bisa gag itu dihilangin om ??
Tolong beri jawaban om coalNa pusing mikir nhe cendet.. -,-”
Posted by Aditya | 4 Desember 2011, 17:49Belum terbiasa berada di lalu lalang orang Om. Atau coba kalau rumah terlihat galak seperti itu dilakukan tips seperti yang saya tulis di artikel ini: http://omkicau.com/2010/04/07/tips-lain-hilangkan-suara-setan-kacer-mbagong-dan-pentet-serta-anis-merah-manja/
Posted by Om Kicau | 5 Desember 2011, 04:46Lha sebelumNa gag kayak gitu om..
Slalu nagen dan bunyi truz dan gag pedulikan orang lewat..
Apakah mungkin kebanyakan ngasih jangkrik !?
Posted by Aditya | 5 Desember 2011, 13:30Itu bisa menjadi penyebab Om, menjadi over birahi.
Posted by Om Kicau | 6 Desember 2011, 04:58belum pernah di trek sih… tapi cuma di gandeng ama cendet2 punya temen. ya… paling 3 sampe 6 cendet. kalo di deketin, bunyi. gacor banget malah.
Posted by Anom | 3 Desember 2011, 06:54ini lagi, om. cendet saya mau bunyi kalo ngliat orang aja. kalo g da orang, meski cendet yang lain bunyi, dianya tetep diem. ada solusi g, om? makasih banyak.
Posted by Anom | 2 Desember 2011, 16:21Kalau misalnya dilatih ditrek di lapangan bagaimana? Kan di sana banyak orang, mau enggak? Kalau mau ya nggak masalah Om.
Posted by Om Kicau | 3 Desember 2011, 05:16om, untuk cendet yang masih piyik sejak umur berapa bisa di master? makasih om.
Posted by Anom | 1 Desember 2011, 18:45Semakin dini pemasteran, semakin bagus.
Posted by Om Kicau | 2 Desember 2011, 06:37Om mau tanya lagi..
Maaf ngerepotin ya ?! ^,^v
om cendet saya mesti mabung kug kalo pagi bunyi terus yah ??
Truz kenapa kug suara masteran belum masuk” om padahal typ hari page sore malem slalu saya masterin ??
Tolong kasih jawaban yah om ??
Posted by Bongger | 30 November 2011, 11:16Ya nggak apa2 Om, ada juga kok burung yang mabung tetapi masih bunyi. Soal masteran nggak / belum masuk ya itu masalah waktu dan juga kecerdasan burung. Waktu sebulan dua bulan adalah waktu yang masih relatif pendek untuk pemasteran yang berhasil.
Posted by Om Kicau | 1 Desember 2011, 03:32Om, saya punya cendet ga’ pernah di kerodong, n g pernah di mandiin. karena pada saat itu saya belum terlalu tertarik sama cendet. tapi meski begitu, gacornya minta ampun. setelah itu saya mulai tertarik dengan cendet dan coba-coba masuk komunitas cendet di tempat saya. karena kebiasaan cendet temen2 saya di kerodong dan dimandiin tiap pagi, saya juga coba. sudah hampir seblan sampe sekarang, cendet saya g gacor-gacor, om? apa saya balikin ke awal lagi ya? mandi seminggu sekali dan tanpa butuh kerodong. makasih, om…
Posted by Anom | 29 November 2011, 19:27assalamualaikum om.aq mau naxk ni om,
gimana carax menghadapi burung yg sangat takut pada orang om padahal udah 3 kali mandiinx 1hr
Posted by zeinal | 28 November 2011, 22:52Burung baru/bakalan hutan Om? Ya terus dilatih dengan gantang di dekat lalu lalang orang.
Posted by Om Kicau | 29 November 2011, 04:21om, saya ada anakan cendet, tapi kok gak mau makan vooer. Bahaya gak kalau makan jangkrik terus.
Posted by Joemarthine Chandra | 27 November 2011, 15:37ada kejadian aneh pada cendet saya om….
sore hari waktu mau saya krodong masih komplit (bulu ekornya) n tidak ada tanda2 mau mabung,
tapi anehnya pagi hari wktu saya buka krodong semua bulu ekor habis….rontok semua dan tidak ada yang tersisa….dan anehnya lagi bekas rontokan bulu ekornya tidak ada bulu yang putus….
1. kira2 kenapa ya om?
2. setelah kejadian ini setiap hari saya amati mungkin saya memang bener mabung,,,setelah seminggu kok tidak ada tanda2 burung mau mabung, gacornya juga masih sma,,,kasih solusi om…..
saya sudah konsultasi ke temen2 pecinta burung tapi belum ada solusi
Posted by purwo21 | 26 November 2011, 12:48Sering ada kejadian seperti itu dengan penyebab yang tidak diketahui. Saya juga punya MB lepas trotol mengalami hal demikian. Nggak apa2 Om, nanti akan tumbuh lagi.
Posted by Om Kicau | 27 November 2011, 09:32ya dah deh tanks om….
tp kecewa juga om jadi ndak ganteng burunge
Posted by purwo21 | 28 November 2011, 13:28om kenapa yach cendet saya slalu ngepalakin sayapnya terus seperti laper terus dan ngeplakin sayap terus terus an om ga mau gacor juga
Posted by erby | 25 November 2011, 13:58Manja itu Om. Baca artikel yang ini: http://omkicau.com/2010/04/07/tips-lain-hilangkan-suara-setan-kacer-mbagong-dan-pentet-serta-anis-merah-manja/
Posted by Om Kicau | 27 November 2011, 09:10thank you om atas saran nya ..
Posted by ruby | 28 November 2011, 23:41om mau tanya nih..aku punya cendet isian atau materinya complit.tipe ngerol..bawain suara roll lovebird sama gereja tarung aja kayak sonic master..tapi gini om masalahnya,kalau aku trek sama temen2 sekitar,kira2 10 burung cendet dia langsung bunyi trus nagen juga tapi kalau aku bawa kelatberan kok langsung lompat lompat trus nggk mau bunyi.pokoknya udah nggak karuan ulahnya..setelah sampai rumah kok dia juga masih bunyi kayak biasanya..tolong om ya sarannya gimana mengatasinya..terima kasih
Posted by arthur | 20 November 2011, 13:55Nah itulah salah satu ciri burung yang masih suka demam panggung Om. Baca2 referensinya ya:
1. http://omkicau.com/2011/02/23/cara-melatih-burung-agar-tidak-demam-panggung/
2. http://omkicau.com/2011/02/20/demam-panggung-burung-lomba-dan-beta-blocker-apa-itu/
3. Tambahan juga perlu dibaca: http://omkicau.com/2011/11/14/bingung-arahkan-seperti-apa-jadinya-burung-anda-jangan-ikut-jejak-ayu-ting-ting/
Posted by Om Kicau | 24 November 2011, 08:00Om mau tanya bear gag sesat dijalan.hehehe..
Om aku punya cendet
skrang lagi mabung..
Yang saya tanyakan..
1.apakah ada cara supaya mabungnya cepat selesai !?
2.cara mengetahui cendet suara rapat ato tidak itu gemana yah om ?!
Cukup itu saja om yang saya tanyakan..
Tolong dijawab om !!
Terima kasih (^,^)v
Posted by Bongger | 18 November 2011, 15:381. Coba deh Om baca2 artikel tentang masalah mabung di kategori seputar mabung: http://omkicau.com/category/burung/seputar-mabung/
2. Ya tentunya dari pendengaran saja. Bandingkan misalnya dengan suara cendet lain.
Posted by Om Kicau | 24 November 2011, 07:32Gabung lagi om……….
1.saya beli Cendet sudah 3 bulan lebih om,, tapi saya belum bisa menemukan setelan yang pas buat cendet saya,,,,,ada ndak trik kusus agar bisa tau setelan buat cendet yang kita pelihara…
2.Benar ndak sih om jika cendet sering dikasih ulat hongkong matanya bisa rabun bahkan buta……
minta penjelasanya om trimakasih………
Posted by Purwo Susanto | 16 November 2011, 13:051. Coba deh Om buka2 artikel Tips dan Referensi di blog ini, mulai dari soal pakan burung, perawatan umum, penjemuran dll. Ada banyak tipsnya Om.
2. Tidak Om.
Posted by Om Kicau | 18 November 2011, 00:45salam kicau mania om, om saya mau tanya lagi, saya punya cendet n sudah saya master pkek media elektronik, yaitu ” HP” om, trus tata cara yang saya lakukan ini benar gak om, , ,
1. saya taruh hp yang isinya masteran burung itu” (berdekaatan)” dengan burung yang akan saya masteri
2. trus ketika saya memaster burung saya, saya gunakan ”(volume)” yang lumayan keras, tu bner pa slah om. .
3. trus ketika saya masteri burung saya, n saya tempakan d tempat sepi, laoko malah tidur burung saya, , ,eee, , ,lah, ,gimana om, trus pada pisisi matanya merem pa burung itu juga merekam suara masternya om
mohon penjelasanya ya om,, ,trmksh
Posted by eco lagi | 14 November 2011, 18:57Hehehe, coba deh Om cek lagi beberapa artikel tentang pemasteran, nanti akan lebih mudah memahami cara pemasteran yang selama ini dianggap bagus. Link untuk artikel-artikel pemasteran bisa di klik tautan ini: http://omkicau.com/category/burung/pemasteran/
Posted by Om Kicau | 15 November 2011, 07:40begini, saya punya burung kutilang jeratan, itu bisa ngoceh gx ya,,,tolong d jwb
Posted by somasetiawan | 13 November 2011, 20:44Bisa saja Om yang penting dia sehat fisik dan mental/sudah dijinakkan dan tidak takut lingkungan manusia lagi.
Posted by Om Kicau | 15 November 2011, 07:24askum om, om tolong bagaimana caranya untuk ngatasi saat burung cendet setress & tidak mau bunyi……tapi awalnya bunyi & Gacoor…?
tolong ya om….atas sarannya teroma kasih.
Posted by bruden | 10 November 2011, 21:26Pasti ada yang salah secara fisik dan atau secara mental Om.
Coba baca referensi perawatan burung secara umum dulu di sini:
http://omkicau.com/artikel-lengkap/rahasia-burung-jawara/
Posted by Om Kicau | 11 November 2011, 09:31askum om, om mhon sarannya ya,, gni om saya punya 1 ekor burung cendet, dan saya pelihara sejak piyikan dan smpai saat ni belum juga ngurak, tp masalahnya om, pada tubuh yang kecil ini burung saya kok sudah pintar salto n suka menyundul kurungan sampau dahinya luka2 sangat parah , , ,hemmmm, , ,saya smpek bngung mngatasinya om, pdahal kurungan bagian atas sudah saya beri penutup kardus biar si cendet saya tidak bisa nyundul2 lagi ke atas , , ,gimana om cra mengatasinya, , , , , , trims
Posted by eco | 9 November 2011, 22:12om, cpet di bales ya pertanyaan q ini, oz uda mendadak ni,, , ,heheheh
om saya mau bertanya lagi n mhon di jawab ya, burung cendet saya masih anakan, tp saya udah kasih jangkrin sperti biasa, n saya kasih juga voer, tp voer ini adalah sentrat lele om, dengan butiran sedang, apakah ini aman buat cendet om, tp saya sudah mencoba berkali2 pada saat saya memelihara cendet , hasilnya tidak ada efekx, maksudnya baik2 saja om, menurut om itu baik gak sentrat lele itu buat di konsumsi cendet????????????
n saya juga sring kasih EF ke cendet saya dengan ulat daun pisang atau enthong2, ,heheh, ,,bahaya gak om ulat enthong itu????? low di konsumsi oleh cendet, , ,mhon balesanya secepatnya ya om, , ,trims
Posted by eco lagi | 10 November 2011, 18:31Nggak apa-apa Om. Cuma pelet lele terlalu banyak protein dan lemaknya, bikin burung mudah rontok bulu dan kegemukan.
Posted by Om Kicau | 11 November 2011, 09:34jadi sebaiknya di ganti atau di lanjutkan om pelet lele itu, trus sarannya hrus pke voer yg apa yg bagus ya om?
oh ya, , ,brrti gk papa ya low di beri EF ulat daun pisang? q takut bahaya om, , ,
maksih atas saranya om
Posted by eco lagi | 11 November 2011, 19:15Kalau kondisi burung oke2 saja ya nggak apa-apa, Om. Cuma ya itu bisa kegemukan.
Untuk voer, hehehe, coba baca artikel yang ini ya: http://omkicau.com/2011/10/10/voer-merk-apa-yang-bagus-untuk-burung-kicauan-dan-burung-di-penangkaran/
Posted by Om Kicau | 13 November 2011, 00:15trimakasih om atas saranya,, , , , ,
Posted by eco lagi | 13 November 2011, 17:05