Merawat burung titipan saat Lebaran, Tobil fokus pada asupan pakan dan keamanan

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Tobil tampak sibuk memasang lonjoran pipa besi di plafon kiosnya, di kawasan Proliman Bogem, Kalasan, Yogyakarta. Cuaca yang panas membuatnya harus rela melepas baju. “Buat nggantang burung, kalau tak dipasangi gantangan seperti ini, besuk tidak cukup menampung Mas,” ujarnya.

Memangnya rumah atau kios Tobil akan dijadikan ajang Latber apa, kok ada beberapa deret besi yang ditata untuk menggantang burung?

Ternyata, sejumlah teman sudah ‘memboking’ Tobil supaya merawatkan burungnya selama ditinggal mudik Lebaran. Atau ada yang sesungguhnya tidak mudik, tetapi karena kesibukan di saat Lebaran, memilih dititipkan kepada orang yang dipercayanya, salah satunya adalah Tobil.

Intinya, dalam waktu dekat ini jumlah burung yang mesti dirawat oleh Tobil akan bertambah hingga puluhan ekor, sebab mereka yang siap menitipkan burung ke Tobil memang bertambah. (Cek juga artikel tentang Tips merawat burung saat ditinggal mudik Lebaran).

<---maaf menyela sebentar--->

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

-----------------------------------

“Sebenarnya sudah beberapa tahun ini, banyak teman yang suka menitipkan burung ke sini ketika mau ditinggal cukup lama, terutama ya menjelang Lebaran. Tapi kali ini jumlah yang dititipkan memang lebih banyak, teman yang menitip juga lebih banyak. Jadi ya saya mesti menyiapkan gantangan lebih, biar semua burung bisa tertampung.”

Karena jumlah burung yang harus dirawat dengan baik dan benar, sesuai arahan dari pemiliknya, sudah barang tentu selala masa mudik Lebaran, Tobil harus rela lebih banyak tinggal di rumah, untuk merawat dan menunggui puluhan burungnya.

Tidak ada tarif khusus

TOBIL MEMASANG GANTANGAN BARU
TOBIL MEMASANG GANTANGAN BARU

“Selama ini merawat burung saya sendiri saja, jam 10an baru selesai. Kalau besuk selama banyak yang titip, dengan pola rawatan yang lebih rumit, bisa setengah hari baru selesai. Tapi tak apa, sebab saya memang jarang pergi alias betah di rumah, apalagi dasarnya saya juga senang dan menikmati merawat burung.”

Untuk jasa ini, Tobil mengaku tidak mengenakan tarif khusus. “Ya teman-teman yang titip sudah tahu dan bisa ngukur sendirilah pantasnya, bisa menghitung kisaran biaya pakannya, ditambah sedikit tenaga dan waktu yang harus saya luangkan untuk merawat. Yang jelas, Insya Allah semua burung yang di sini akan saya rawat dengan sebaik-baiknya, juga dengan penuh kasih sayang. Jadi tidak hanya asal diberi makan dan minum saja.”

Tobil juga sampai harus menolak sejumlah rekan yang hendak menitipkan. “Sebab jumlah terlalu banyak, sampai 30an ekor. Meskipun gantangan sudah saya tambah kalau satu orang saja hendak menitipkan sejumlah itu, ya tentu tidak cukup. Selain itu, tenaga saya juga tidak bakal mampu kalau telralu banyak. Soalnya saya juga mesti mengawasinya, misalnya ketika sedang dijemur. Ini kan burung titipan, harus ekstra hati-hati.”

Sesungguhnya, tanggung jawab Tobil dan mereka yang dititipi burung, atau mereka yang tetap merawat burungnya di rumah sendiri karena tidak mudik, tidaklah sekadar teknis merawat burung, seperti memberi pakan minum, memandikan, menjemur, dan membersihkan sangkar.

Di luar itu, juga ada tanggung jawab yang besar untuk menjaga burung supaya tetap aman hingga diserahkan kembali ke si empunya. Maklum, menjelang, selama, dan seusai Lebaran, kriminalitas termasuk maling burung juga meningkat.

Mereka memanfaatkan kelengahan pemilik atau si perawat selama masa Lebaran yang umumnya menurun, karena karena konsentrarsinya memang cenderung terbagi-bagi dengan urusan lain. Lengah sedikit, burung bisa melayang. Maling semakin nekat, tidak hanya mengambil diam-diam, tapi bila perlu juga berani nekat merebut secara terang-terangan.

Apalagi untuk burung-burung yang bagus dan sudah meraih prestasi, boleh jadi juga sudah jadi target atau incaran oleh tamu tak diundang. Jadi, tangan-tangan jahil itu tinggal menunggu kelengahan kita. Karena itu waspadalah. Apalagi mereka yang dititipi atau merawat burung dalam jumlah banyak. Saat sedang merawat yang satu, puluhan burung yang lain yang letaknya agak jauh atau terhalang pandangan secara langsung mungkin cenderung kurang terawasi. (Waca – Jogja)
Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.