Cara memelihara burung hantu: 8 Sukses

Cara memelihara burung hantu: 8 Sukses – Salah satu harapan Om Kicau untuk lebih memasyarakatkan pemanfaatan burung hantu di kalangan petani, akhirnya mulai terwujud. Tentu saja terutama guna membasmi hama tikus.  Ya, setelah ekspose keberhasilan para petani di Desa Tlogoweru (Demak) dalam memanfaatkan burung hantu untuk tujuan tersebut, sekarang makin banyak daerah lain yang menerapkan hal serupa.

Kini saatnya individu / perorangan juga bisa memanfaatkan burung hantu untuk berbagai keperluan di rumah, setidaknya sebagai partner atau sahabat. Jika berminat, silakan menyimak 8 tips sukses cara memelihara burung hantu berikut ini.

Cara memelihara burung hantu: 8 Sukses
Burung hantu terlatih bisa dimanfaatkan untuk membantu manusia.

Bagi kolektor burung eksotik, burung hantu bisa dijadikan salah satu pilihan. Meski demikian, siapapun tetap bisa memelihara burung ini, khususnya untuk dijadikan partner atau sahabat di rumah. Yang penting, Anda harus rajin melatihnya, dan memiliki beberapa pemahaman awal mengenai apa dan bagaimana burung hantu.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Bagi yang berminat, Anda juga perlu membuka beberapa referensi yang pernah diupload Om Kicau mengenai burung hantu, antara lain:

Jika kelak sudah menguasai teknik pemeliharaan / perawatan dan cara melatih burung hantu, bukan tidak mungkin Anda bisa berubah fikiran untuk menjadi penangkar. Atau, bahkan pencetak burung hantu-burung hantu terlatih yang memiliki nilai jual tinggi.

Saat ini harga burung hantu terpopular, yaitu jenis barn owl (Tyto alba), dijual Rp 3,5 juta – Rp 7,5 juta per pasang, jantan dan betina, umur 8 bulan. Sedang harga burung hantu anakan umur 2 bulan, bervariasi mulai dari Rp 250.000 – Rp 400.000 per ekor. Kalau dewasa, dan sudah terlatih, harga bisa di atas Rp 10 juta per ekor.

Cara memelihara burung hantu

Satu hal yang wajib diperhatikan, burung hantu rentan stres, bahkan sering berujung pada kematian jika kita lalai dalam perawatannya. Karena itu, burung hantu jenis apapun harus dirawat secara tepat dan optimal agar burung bisa hidup lebih lama, dan memberi banyak manfaat bagi Anda dan keluarga.

Selain itu, jangan pernah memperlakukan burung hantu sebagaimana burung kicauan, yang saban hari selalu di dalam sangkar. Hal inilah salah satu penyebab mengapa burung hantu mudah stres dan cepat mati.

Berikut ini delapan tips sukses dalam merawat burung hantu :

1. Cara memelihara burung hantu: Anggaplah burung hantu sebagai partner

Jika Anda baru memelihara burung hantu di rumah, perlakukan mereka seperti layaknya partner, dan bukan sekadar sebagai burung piaraan sebagaimana kita memelihara burung kicauan. Pada burung kicauan, mungkin kita cukup mengenali karakter burung, kemudian memberi pakan dan extra fooding (EF),  mandi-jemur, lantas menggantung sangkarnya di gantangan, dan seterusnya.

Burung hantu tidak bisa diperlakukan seperti itu, karena dia memiliki kepintaran yang setara dengan burung paruh bengkok (parrot). Burung hantu bahkan butuh disapa sang pemilik atau perawatnya, agar cepat menjadi jinak dan membuatnya makin percaya kepada perawat / pemilik.

Jika sudah muncul kepercayaan seperti itu, burung akan merasa aman dan nyaman ketika kita mendekatinya. Karena itulah, mereka tidak akan mau melepaskan diri atau kabur begitu ditaruh dalam tenggeran tanpa tali pengikat.

2. Cara memelihara burung hantu: Jangan memasukkan dalam sangkar

Sebaiknya jangan pernah memasukkan burung hantu dalam sangkar. Meski terkesan kurang aktif, burung ini cenderung stres dan makin sulit dijinakkan jika dipelihara dalam sangkar.

Lebih baik menyediakan tenggeran yang biasa digunakan untuk kakatua, dengan mengikat tali pada kakinya dan tenggeran. Kalau pun tidak ingin memeliharanya dalam tenggeran seperti itu, Anda bisa menggunakan kandang berukuran besar, misalnya kandang aviary.

Menggunakan tenggeran bukan sangkar adalah hal yang bisa mempercepat proses penjinakan
Dianjurkan memelihara burung hantu di atas tenggeran, bukan sangkar.

Menggunakan tenggeran atau perching sebagai tempat nangkring sehari-hari sangat memudahkan kita dalam proses penjinakan burung. Jika burung sudah jinak, dia lebih mudah dilatih dan tidak mudah stres.

3. Cara memelihara burung hantu: Berikan pakan secukupnya.

Burung hantu makan tikus
Tikus putih menjadi pakan kesukaan burung hantu.

Perawatan burung hantu sejenis celepuk (burung hantu kecil) memang lebih mudah daripada jenis lain seperti barn owl. Jangkrik bisa diberikan pada pagi dan malam hari, dengan porsi secukupnya.

Pemberiannya bisa dilakukan dengan meletakkan jangkrik dalam wadah / cepuk pakan, lalu ditaruh di tempat yang mudah dijangkau burung hantu. Pakan juga bisa diberikan dengan cara menyodorkan jangkrik langsung ke mulut / paruh burung.

Begitu pula dengan air minumnya, dapat diberikan langsung ke paruh burung, atau dimasukkan dalam wadah dan diletakkan di lokasi yang mudah dijangkau burung.

Untuk pakan tambahan, Anda bisa memberinya ikan-ikan kecil, tikus kecil, atau burung emprit banyak dijual di pasar burung dengan harga sangat murah.

Diusahakan tidak memberinya potongan daging ayam mentah, lele, maupun daging olahan seperti sosis, bakso dan sejenisnya. Sebab daging ayam dan lele umumnya hasil budidaya yang dipacu dengan zat pertumbuhan. Begitu pula daging olahan, yang biasanya menggunakan bahan kimia, termasuk bahan pengawet.

Dengan kata lain, berikan pakan yang termasuk salah satu rantai makanan dari burung hantu, yaitu binatang yang masih hidup.

4. Cara memelihara burung hantu: Jangan menjemur burung hantu di tempat panas

Perawatan burung hantu
Burung hantu bisa dikeluarkan pagi hari, tapi jangan dijemur.

Burung hantu merupakan contoh burung noktural yang paling sempurna. Ketika hari terang, dia justru berada di tempat persembunyiannya. Begitu petang, dia keluar dari persembunyiannya untuk mencari mangsa. Kalau sudah kenyang, barulah dia balik lagi ke persembunyiannya.

Namun, dalam pemeliharaan manusia, burung hantu masih bisa aktif pada saat hari terang. Jadi, boleh saja dia dikeluarkan dari ruangan, misalnya ditaruh di teras pada pagi hari. Yang mesti diperhatikan, jangan sampai ia terkena panas secara berlebihan. Jadi, jangan pernah menjemur burung hantu di tempat panas.

Jika sinar matahari mulai meninggi, yang berarti makin panas, segera masukkan burung hantu ke tempa yang teduh. Selain itu, jangan pula memandikan burung di bawah sinar matahari, karena bakal membuatnya makin stres, karena menyalahi kodratnya sebagai burung noktural, yaitu burung yang aktivitasnya dilakukan malam hari.

5. Cara memelihara burung hantu: Sering berbicara kepada burung hantu

Sepertinya anjuran aneh, wong burung kok diajak bicara. Kalau burung paruh bengkok yang terlatih mungkin masih bisa membalas dengan kalimat pendek atau beberapa rangkaian kata. Nah, burung hantu kan tidak bisa bicara. Salah-salah, orang lain yang melihat akan mengira kita nggak waras, karena bicara sendiri, he.. he.. he…

Tetapi  itulah salah satu cara untuk mempercepat proses penjinakan dan membangun ikatan batin antara sang pemilik / perawat dan burung hantu. Usahakan setiap bertemu menyapanya, seperti “helo…”, “apa kabar…”, dan  sebagainya.

Kebiasaan menyapa ini akan membuat burung hantu  nyaman dan merasa diperhatikan. Saat memberi pakan,  Anda juga bisa mengajaknya bicara.

Selain akan mempercepat proses penjinakan, sapaan seperti ini bisa mencegah burung dari potensi stres. Jika burung hantu sampai stres, dia seringkali mogok makan, sehingga akhinya jatuh sakit dan mati.

6. Cara memelihara burung hantu: Berikan sentuhan lembut

Sering-seringlah mengusap atau mengelus mereka agar cepat akrab.
Sentuhan lembut bisa membuat burung hantu cepat jinak. (foto: kaskus)

Rupanya yang butuh sentuhan bukan cuma manusia saja. Burung hantu pun demen disentuh atau dielus-elus sang pemilik atau perawatnya. Saat Anda menyentuhnya, terutama pada bagian atas kepalanya, silakan lihat ekspresi wajahnya. Pasti burung akan merasa nyaman.

Kombinasi antara sering menyapa, mengajaknya bicara, serta memberikan sentuhan lembut pada kepalanya, akan memberi efek luar biasa sehingga burung cepat jinak, mudah dilatih, dan dapat diperintah sesuai dengan  apa yang Anda inginkan.

7. Cara memelihara burung hantu: Matikan lampu pada tengah malam

Nah, yang ini juga perlu diperhatikan. Jangan mentang-mentang burung noktural alias burung malam, lantas burung hantu dibiarkan dalam ruangan dengan lampu yang menyala terang. Di tengah malam, biasanya usai makan malam, sebaiknya lampu ruangan dimatikan sehingga menjadi gelap gulita.

Barangkali justru kita selaku pemilik / perawat yang akan kesulitan melihat kondisi ruangan yang gelap, tetapi burung hantu memiliki kemampuan yang tidak dimiliki manusia. Jadi, it’s ok, biarkan saja burung semalaman berada di tempat gelap tanpa cahaya. Justru cahaya yang terang akan mengganggu burung, atau membuatnya kerap dilanda kecemasan.

8. Cara memelihara burung hantu: Tenang dan jangan panik

Setiap kali berada di depan burung hantu, usahakan untuk selalu bersikap tenang dan tidak panik. Bagaimana kalau kita digigit dan dicakar, dalam proses awal penjinakan? Ya itu tadi, tetap tenang dan jangan panik. Kalau Anda menunjukkan kepanikan, burung hantu biasanya ikut panik dan stres, tidak mau makan, dengan akibat yang bisa Anda tebak sendiri.

Tetapi, Anda pun jangan sampai cedera hanya karena ingin menjinakkan burung hantu. Solusinya, jika masih dalam tahap awal penjinakan, disarankan menggunakan sarung tangan dari kulit, agar tangan Anda selamat dari kemungkinan cedera akibat digigit atau dicakar burung hantu.

Burung hantu Darcy
Sarung tangan kulit untuk melindungi Anda dari risiko cedera.

Itulah delapan tips sukses dalam merawat burung hantu, baik jenis celepuk, barn owl, dan sebagainya. Yang terpenting pada tahap awal memelihara adalah proses penjinakan, agar burung memiliki kepercayaan kepada kita selaku pemilik / perawat.

Jika burung hantu sudah jinak , maka proses pelatihan bisa diberikan agar burung hantu memiliki kemampuan istimewa. Beberapa tahapan dalam melatih burung hantu bisa dilihat kembali di sini.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

23 Comments

  1. bro sorry gw baru beli burhan nih, kyknya dia masih stress bro, ngeliat muka gw aja dia lgsg masang ancang2 karena ada tekanan kali ya, nah sebaiknya gimana tuh ya bro baiknya? dikasih makan minum juga gamau bro

  2. Om, kalau burung hantunya nggak mau makan, padahal makananya udah diletakan di dalam wadah dan kesanya kayak ketakutan gitu, kenapa/gimana om?

    • burung hantu aktifnya pada malam hari om, makan dan minum biasanya dilakukan pada malam hari, kalau mau memberi makan burhan bisa juga dilakukan pada pagi hari sebelum jam 10 siang, setelah itu burung dibiarkan beristirahat.

  3. Mas kalo mau beli celepuk di tanjakan empang gitu dikios yg mananya ya mas dan kira2 harga berapa,jawab ya mas penting nih mas saya mau beli 😀 ,makasih…

    • Bukan hanya tahu om, burung hantu dikasih makanan apapun pasti dimakan, tapi itu tidak rekomended. karena pada aslinya burung hantu itu termasuk jenis BOP jadi makanan utama mereka adalah daging. kalaupun mau diberi tahu putih, ya untuk kondisi darurat saja misalnya jika stok binatang untuk pakannya sedang kosong.

    • tikus yang diberikan biasanya tikus putih om, klo emang ketakutan kemungkinan sih burhan masih muda, untuk itu tikusnya bisa disimpan dalam wadah pakan plastik yang ukuran besar setelah dibikin lemas dulu. alternatifnya bisa dikasih jangkrik atau daging ikan segar om yang dipotong kecil-kcil

  4. Saya ada burung hantu di rumah , saya mau tanya , saya meliharanya di dalam sangkar besi yang biasa buat tempat kawin LoveBird ( kotak )
    apa bisa ?
    Tapi dia ga stres , makan gembul dan sering aktif
    cuma , burung hantu ini klo disodorin makanan galak , nyakar dan gigit ,
    gimana tuh om ?

    • selama kandang yang digunakan cukup luas dan lebih leluasa bagi burung bergerak tidak masalah om, tetapi akan lebih bagus diletakan diluar kandang ( menggunakan tenggeran khusus dan tali khusus ) dengan begitu burung akan cepat jinak dan tidak akan galak lagi.

    • Kalau di Bogor sih, ada kios yang suka jual burng hantu om, di tanjakan empang bamyak yang jual. di forum jual beli kask*s juga banyak kok yang jual

Komentar ditutup.