Bondol rawa, finch eksotik dengan tiga warna

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Indonesia memiliki ragam burung finch terbanyak di dunia. Bayangkan, dari keluarga Estrildidae saja, 31 spesies bisa ditemukan di Indonesia. Spesies terkenal dari keluarga Estrildidae antara lain bondol haji, pipit zebra, bondol hijau binglis, dan gelatik jawa. Tapi ada satu spesies lagi yang belakangan ini “menggoda” teman-teman di grup facebook Indonesian Finch, yaitu burung bondol rawa atau black-headed munia / tricoloured munia (Lonchura malacca).

Burung bondol rawa
Bondol rawa / black-headed munia / tricoloured munia (Lonchura malacca)

—-

Sesuai dengan namanya dalam literatur internasional, tricoloured muria, burung bondol mempunyai tiga warna. Pertama, warna hitam yang terdapat di bagian kepala dan leher. Kedua, warna cokelat tua di bagian punggung. Ketiga, warna putih di tubuh bagian bawah, kecuali paha, sebagian perut, dan tunggirnya yang berwarna hitam.

Iris mata berwarna merah, sedangkan paruhnya putih kebiruan, atau kelabu muda kebiruan. Warna kedua kakinya  juga kelabu kebiruan. Burung jantan dan betina memiliki penampilan fisik yang sama, sehingga susah sekali untuk dilakukan sexing. Panjang tubuh sekitar 11 cm, atau seukuran kenari.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Adapun bondol rawa muda berwarna cokelat kotor pada semua bagian tubuhnya. Tubuh bagian atasnya lebih cokelat daripada tubuh bagian bawah yang jauh lebih muda. Setelah berganti bulu dari bulu trotol ke bulu dewasa, maka warna hitam di kepala dan leher mulai terlihat.

anakan bondol rawa
Anakan bondol rawa: Kepala dan leher belum hitam.

—-

Ganti bulu pada bondol rawa
Trotol bondol rawa ganti bulu menjadi bulu dewasa.

—-

Di Indonesia, burung ini bisa dijumpai di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi (termasuk pulau-pulau kecil di sekitarnya seperti Kepulauan Banggai / Peleng, Kepulauan Togian, Muna, dan Butung).

Ada laporan kalau bondol rawa juga dijumpai di Halmahera dan Ambon, namun kemungkinan bersar merupakan hasil introduksi atau dipelihara warga setempat, kemudian berkembang biak.

Perbedaan bondol rawa dan bondol cokelat

Penampilannya sekilas mirip dengan bondol cokelat (Lonchura atricapilla) yang memiliki habitat di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali. Bedanya, bondol cokelat tidak memiliki warna putih di tubuh bagian bawah. Semuanya cokelat. Tetapi kepala dan leher sama-sama hitamnya.

Burung bondol cokelat
Bondol cokelat: Tak ada warna putih di tubuh bagian bawah.

—-

Bondol cokelat dulu pernah diletakkan sebagai salah satu subspesies atau ras bondol rawa, dengan nama ilmiah Lonchura malacca atricapilla. Namun berdasarkan hasil penelitian Sibley dan Monroe (1990, 1993), kedua jenis bondol ini dipisah menjadi spesies tersendiri.

Meski demikian, sampai saat ini masih banyak website mancanegara yang menyebut bondol cokelat dengan nama black-headed munia alias Lonchura malacca (mestinya chesnut munia). Ya, barangkali informasi pemisahan spesies ini belum sampai ke akar rumput, he.. he.. he..

Habitat dan perkembangbiakan bondol rawa

Pasangan bondol rawa
Bondol rawa: Sulit diketahui mana jantan dan betina.

—-

Sebagai burung koloni, bondol rawa sering bergerombol dalam jumlah besar, baik saat beristirahat, terbang, atau hinggap menyantap biji rumput-rumputan. Uniknya, mereka jarang terlihat berkumpul bersama jenis bondol lainnya.

Sesuai dengan penyebutannya dalam bahasa Indonesia, bondol rawa sering menghuni daerah rawa-rawa, persawahan, semak-semak di tepi lahan budidaya, dekat kolam ikan, serta daerah berumput pendek di kawasan pedesaan maupun perkotaan.

Di alam liar, musim kawin terjadi antara Juni hingga Oktober. Induk betina bertelur sebanyak 5 – 7 butir, berwarna putih. Sarangnya berbentuk mangkuk terbuka, yang terbuat dari rerumputan kering. Sarang dibangun di semak-semak atau di antara batang rumput, dengan ketinggan 1-1,5 dari tanah.

bondol rawa kawin
Perkawinan burung bondol rawa: Mana yang jantan, hayo…

—- 

Suara burung bondol rawa

Burung bondol rawaSuara kicauannya memang monoton, namun lumayan merdu, yang terdengar “pwi.. pwi..” sebanyak 4-5 kali beruntun.

Berikut ini suara kicauan dan panggilan burung bondol rawa

  • Suara kicauan bondol rawa    l    Download
  • Suara panggilan bondol rawa 1   l    Download
  • Suara panggilan bondol rawa 2    l    Download

—-

—-

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

2 Comments

  1. om Dudung saya mau tanya, jenis burung finch yg ada di Indonesia yg memiliki kicauan bagus itu apa saja jenisnya (kecuali kenari)..?

Komentar ditutup.