Lomba Burung Nusantara Berkicau Cup II berlangsung meriah di Jambi Town Square, Minggu (12/1) sore tadi. Kontes yang digelar Nusantara BC ini diikuti beberapa burung jawara nasional seperti lovebird Putri milik Ferry Low, dan jawara Sumatera seperti serindit Top Speed milik Mr Said BH. Karena kualitasnya memang jauh lebih baik, dan burung dalam kondisi prima, Putri dan Top Speed meraih double winner. Obit BC kembali tampil bird club terbaik, sementara Sormin SF menjadi juara umum single fighter.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Pemilik / joki burung dan penonton melihat lomba sambil duduk, tanpa teriak.

Panitia lomba yang dikomandani Tole (ketua pelaksana) terlihat inovatif, dan memberi suasana baru dalam kontes burung berkicau di Jambi. Untuk meningkatkan kualitas lomba, pihak panitia menyediakan kursi untuk para pemilik burung dan / atau joki yang bertugas mengawal burung-burung yang berlomba.

Sebelum lomba, juri-juri pun berdiri di depan para pemilik / joki, kemudian disumpah di bawah kitab suci. Ini untuk memastikan mereka harus memberikan penilaian secara fair.

Penanggungjawab Lomba, Wahyono, membacakan sumpah para juri.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Di sisi lain, panitia juga meminta semua pemilik / joki burung peserta untuk tidak berteriak, baik memanggil nama burung maupun menyebutkan nomor gantangan.

Beberapa inovasi yang dikembangkan Tole dan kawan-kawan diapresiasi semua pemilik / joki. Alhasil, selama lomba berlangsung, hanya burung yang benar-benar berkicau. Pemilik dan joki pun bisa leluasa menikmati lomba sambil duduk di kursi yang disediakan.

Tole, ketua pelaksana lomba Nusantara Berkicau Cup II Jambi.

Panitia membuka 17 kelas, termasuk dua kelas lovebird yang semuanya dimenangi Putri milik Ferry Low dari Obit BC. Putri menjuarai Kelas Bintang dan Kelas Sejati. Burung dengan perawatan sederhana ini memang punya kualitas dasar yang bagus. Prestasinya bukan hanya di tingkat nasional saja, tetapi pernah menjuarai even internasional di Batam, akhir September 2013.

Lovebird Putri tak terkalahkan di dua kelas.

Selain Putri, burung lain yang meraih double winner adalah serindit Top Speed milik Mr Said BH, yang selama ini memang merajai berbagai even penting di Sumatera. Di Kelas Sejati, Top Speed berada di urutan teratas, diikuti serindit Toji milik Dika (BF Team). Kedua burung menempati posisi yang sama saat bertarung lagi di Kelas Umum.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Serindit Top Speed benar-benar ngetop.

Di kelas murai batu dan kacer, tak ada seekor burung pun yang bisa meraih kemenangan lebih dari satu sesi. Panitia membuka tiga kelas murai batu dan tiga kelas kacer.

Murai batu Bintang berhasil menjuarai kelas bergengsi, Mega Bintang. Gaco milik AXL (Obit BC) sebelumnya juga menjuarai even Reagen Cup 2, 29 Desember 2013.

Murai batu Bintang milik AXL menjuarai Kelas Mega Bintang.

—-

Penampilan Bintang memang memukau di kelas utama, bahkan mampu mengalahkan jawara tangguh lainnya, murai batu Ucok milik Joni Huang (Hose SF). Ucok harus puas di posisi ketiga, tepat di bawah Januar milik B.16 (Jambi) yang menjadi runner-up.

Ketiga burung kembali bertarung di Kelas Bintang. Kali ini Jaguar menjadi juara 1, Ucok juara 2, dan Bintang melorot ke urutan keenam. Juara 3 menjadi milik murai batu Donat, andalan Ferry Low, yang pernah menjuarai even nasional Merah Putih Bird Shop Cup di Bandung (17/11/2013).

Satu sesi lagi, Kelas Sejati, dimenangi murai batu Modus milik Deny / Bani (Jambi), diikuti murai batu Hercules milik Asiong (Brother SF).

Tiga kelas kacer juga berlangsung sengit, sehingga gelar juara dibagi rata untuk Tikus, Lumba Lumba, dan Apollo. Tikus adalah gaco andalan Mr Said BH (Brother SF) dan seringkali menjuarai even di Provinsi Jambi. Kali ini, Tikus memenangi Kelas Mega Bintang.

Kacer Tikus juara 1 Kelas Mega Bintang.

Kelas Bintang dimenangi Lumba Lumba milik Bujang (Sukarejo Team), yang juga menjadi juara 3 Kelas Sejati. Adapun Kelas Sejati dimenangi Apollo milik B.16 (Jambi).

Setelah dihitung semua poin dari para juara, Obit BC memperoleh akumulasi poin tertinggi dan ditetapkan sebagai juara umum bird club. Ada empat gelar juara 1 yang diraih Obit BC, masing-masing murai batu Bintang, lovebird Putri (double winner), dan kapas tembak Propokator milik Herry Sanggra. Ini belum dihitung juara 2 dan juara 3 yang seabrek.

Adapun Sormin SF dinobatkan sebagai juara umum single fighter, setelah mengoleksi dua gelar juara 1, dua kali juara 2, dan sekali juara 3.

Sebagian besar peserta kini akan mengistirahatkan burungnya selama sehari, dan kembali akan mempersiapkan gaco-gaconya dalam seri perdana Liga Ronggolawe Sumatera yang akan digelar di Lapangan Bakung, Pasir Putih, Jambi, Minggu (19/1) mendatang. (Kelana Lana)

Panitia Lomba Nusantara Berkicau Cup II Jambi: Solid, kreatif, inovatif.

HASIL LOMBA   l   GALERI GAMBAR

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

00

Page: 1 2 3