Bintang Sektor, Mata Dewa, dan Halimun juara umum

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Gelaran Liga Ronggolawe Jabodetabek 2013 / 2014 masih menyisakan satu seri lagi. Namun, berdasarkan hasil Seri XI di KMC Cidodol, Jakarta Selatan, Minggu (19/1), tiga burung sudah dapat dipastikan tampil sebagai juara umum. Ketiga burung adalah kacer Bintang Sektor milik Bintang Cakra (Cakra SF), lovebird Mata Dewa (Ardhy – Happard), dan cucak hijau Halimun (Pakde – Sodong Is The Best). Poin ketiganya tak mungkin dikejar lagi oleh peserta lainnya, terutama yang menduduki peringkat kedua klasemen sementara.

Liga Ronggolawe Jabodetabek Seri XI
Para peserta tetap antusias menggantung burung di atas genangan air.

Meski cuaca Ibu Kota belum bersahabat, dan banjir masih mengepung beberapa wilayah, Seri XI Liga Ronggolawe Jabodetabek di Kampung Main Cipulir (KMC), Cidodol, Jakarta Selatan, tetap berjalan meriah, dan diikuti sekitar 600 ekor burung.

Lapangan yang tergenang air tak menyurutkan panitia, juri, dan para peserta. Semuanya tetap antusias, bahkan tim juri pun rela berbasah ria saat menilai burung-burung yang berlomba.

Liga Ronggolawe Jabodetabek Seri XI
Para juri pun ikut berendam dalam genangan air.

Kacer Bintang Sektor dipastikan tampil sebagai burung terbaik, setelah memperoleh 180 poin tambahan hasil juara 2, 3, dan 4 dalam Seri XI.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Burung andalan Bintang Cakra (Cakra SF) ini mengoleksi total poin 1.880, dan bertahan di puncak klasemen sementara kelas kacer. Poinnya jauh di atas Lobster milik Prapto dari Bekasi (1.160 poin) dan Syekh Jayatu milik Alfin Anwardi dari Cijantung (540), yang masing-masing berada di peringkat kedua dan ketiga.

Kacer Bintang Sektor
Kacer Bintang Sektor tak terkejar lagi.

Dengan selisih 720 poin dari Lobster, Bintang Sektor sudah tidak mungkin terkejar lagi oleh Lobster, sebab selisih poin cukup jauh (720 poin). Dalam seri penutup yang dikemas dalam even bertajuk 1st Anniversary PKMJ di Brigif 202 Tajimalela, Jl Narogong Rawa Panjang, Bekasi, Minggu (26/1) mendatang, panitia akan membuka empat kelas kacer.

Seandainya Lobster memenangi semua kelas, poin maksimal hanya 1.560. Bahkan andai Bintang Sektor absen, sehingga terkena penalti -100, poinnya menjadi 1.780 namun tetap aman di puncak klasemen alias tetap menjadi juara umum.

Dari tiga sesi kacer yang dilombakan pada Seri XI, Minggu (19/1) lalu, Lobster sukses menjuarai Kelas Ronggolawe. Dua kelas lainnya diborong Mawar Hitam, kacer andalan Agus Sembrani dari Fatmawati SF.

Halimun dan Mata Dewa juga aman

Pakde Halimun
Pakde bersama cucak hijau Halimun.

Cucak hijau Halimun milik Pakde (Sodong Is The Best) juga dipastikan menjadi burung terbaik. Apalagi dalam Seri XI berhasil meraih double winner, dengan menjuarai Kelas Ebod Joss dan Ebod Vit. Satu kelas lagi, Ronggolawe, dimenangi Gajayana milik Nanang PLN.

Dengan tambahan 200 poin, Halimun kini mengoleksi 1.400 poin, unggul 640  poin dari Mr Granat milik Bobby KCI yang baru mengumpulkan 760 poin. Dalam seri penutup nanti, panitia membuka empat kelas cucak hijau. Jika Mr Granat mencetak quattrick pun tetap tak mampu mengkudeta Halimun dari pimpinan klasemen sementara. Jadi, Halimun dipastikan menjadi juara umum.

Terlepas dari persaingan antara Halimun dan Mr Granat, dalam even Minggu lalu, cucak hijau Pamungkas milik H Jalal (Tangerang Selatan) tampil cemerlang. Turun tiga kelas, Pamungkas tiga kali menjadi runner-up.

Cucak hijau Pamungkas
Kru cucak hijau Pamungkas milik H Jalal.

Keberadaannya bakal meramaikan persaingan cucak hijau di Blok Barat, setidaknya di wilayah Jabodetabek. “Burung baru, belum lama di-take-over dari Blok Tengah,” ungkap salah seorang krunya.

Sama seperti Halimun, lovebird Mata Dewa milik Ardhy dari Happard BC juga tak bisa dibendung lagi untuk menjadi burung terbaik. Meski tak berhasil menjadi juara 1 dalam Seri XI, dan hanya sekali juara 3, Mata Dewa tetap kokoh di puncak klasemen dengan total poin 1.580.

Lovebird Anggun milik H Mahfudi (Free York BC) tampil gemilang, dengan menjuarai Kelas Ebod Joss dan juara 3 Kelas Ronggolawe. Namun, tambahan 160 poin tidak cukup untuk menggusur posisi Mata Dewa. Anggun kini menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan total poin  820, atau terpaut 760 poin dari Mata Dewa.

Dalam seri penutup nanti, panitia membuka lima kelas. Kalau pun Anggun memborong semua gelar juara, dan Mata Dewa absen sehingga terkena penalti -100, tidak akan terjadi perubahan pimpinan klasemen. Dengan demikian, posisi Mata Dewa aman dan dipastikan menjadi lovebird terbaik dalam Liga Ronggolawe Jabodetabek 2013 / 2014.

Lovebird Golden Boy, besutan Rizal Brow / Bayu dari JBF Bekasi, hari itu memetik dua kemenangan alias double winner, yaitu di Kelas Ronggolawe dan Kelas Lutino / Albino, serta juara ketiga Kelas Ebod Joss . Saat ini Golden Boy bertahan di urutan ketiga puncak klasemen sementara.

Lovebird Golden Boy
Lovebird Golden Boy nyeri di Liga Ronggolawe Seri XI.

Posisi MB Turkey makin terancam

Satu-satunya kelas yang belum bisa dipastikan juara umumnya adalah murai batu. Sebab pimpinan klasemen sementara, Turkey kepunyaan Cokie (Free York BC), ditempel ketat oleh Brotowali milik Mr Jaya dari Bekasi.

Turkey mengoleksi total poin 800, hanya terpaut 140 poin dari Brotowali (660). Performa Brotowali dalam tiga seri terakhir selalu bagus. Dalam Seri XI di KMC Cidodol, burung ini menjuarai Kelas Ebod Joss A dan runner-up Kelas Ronggolawe, atau memperoleh tambahan 180 poin.

Murai batu Turkey
Posisi murai batu Turkey belum aman.

Adapun murai batu Turkey hanya memperoleh 20 poin, hasil juara 5 Kelas Ebod Joss A. Hal ini jelas makin mengancam posisinya. Apalagi dalam seri terakhir nanti, panitia akan membuka lima kelas, sehingga posisi Turkey belum aman dari kejaran Brotowali.

Dalam Liga Ronggolawe Jabodetabek Seri XI, yang digarap Om  Ivan Paris dan rekan, murai batu Regent milik Mr Miun (Jakarta) perlu mendapat catatan tersendiri.

Burung ini sukses menjuarai kelas paling bergengsi, Ronggolawe, dengan mengalahkan Brotowali. Yang lebih hebat lagi, Regent merupakan murai batu belia, baru berumur 11 bulan, dan merupakan burung hasil breeding Mr Miun.

Mr Miun
Mr Miun (kanan) orbitkan murai batu hasil breeding sendiri.

Di luar empat kelas yang diperhitungkan poinnya, persaingan di kelas kenari terbilang ketat. Kelas Standar Ebod Vit benar-benar didominasi tiga gaco milik Yogi dari Naga Hitam SF, masing-masing melalui Maha Dewi (juara 1), Viper (juara 2), dan Srigala (juara 3).

Dua kelas lainnya, masing-masing Kenari Bebas Ebod Vit dan Kenari Standar Ebod Joss, dimenangi Greenco milik Rezky / Rendy dari Jakarta. Viper kembali harus puas menjadi juara 2 Kelas Standar Ebod Joss dan juara 3 Kenari Bebas Ebod Vit.

Secara keseluruhan, even Liga Ronggolawe Jabodetabek Seri XI berjalan lancar dan sukses. Meski lapangan digenangi air setinggi lutut, semua itu tak mengurangi kinerja juri yang bertugas maupun antusia para peserta. (d’one)

Panitia Liga Ronggolawe Jabodetabek Seri IX - KMC Cidodol
Panitia Liga Ronggolawe Jabodetabek Seri IX – KMC Cidodol.

Hasil Lomba   Klasemen Sementara  l   Galeri Gambar

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.