Kenari Dollar dan Famatex tak tertandingi di NSY27 Merah Putih

Kenari Dollar tidak tertandingi dalam Lomba Burung Berkicau NSY27 Merah Putih di Kampung Main Cipulir (KMC) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (31/8). Gaco milik Senvery (Metro SF) itu menjuarai dua kelas standar kecil. Kenari Famatex juga tak terkalahkan pada dua kelas standar umum.

Lomba Burung NSY27 Merah Putih
Kontes NSY27 Merah Putih: Hampir semua kelas dipenuhi peserta.

Even garapan NSY27 yang dimotori Om Iyes dan Om Gacul ini terbilang sukses. Hanya membuka 19 kelas, namun diikuti 953 peserta. Artinya, setiap sesi rata-rata terisi 50 ekor burung.

Yang menarik adalah penampilan kenari Dollar. “Saya baru nyolok seminggu lalu, dalam Latber Patra. Ini debut perdananya di arena lomba yang cukup besar,” tutur Om Senvery, sang pemilik.

Kenari Dollar
Kenari Dollar sukses menyabett dua gelar juara 1 di kelas standar kecil.

Dollar yang dikawal Om Mamat turun pada dua sesi kenari standar kecil, masing-masing Kelas NSY27 dan Muria. Dua kelas ini berhasil dijuarainya.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Mamat kawal kenari Dollar
Om Mamat mengawal kenari Dollar.

Selain dua kelas standar kecil, panitia juga membuka dua kelas kenari standar umum dan semuanya dimenangi Famatex. Kenari AF kuning polos ini juga baru pertama kali tampil sejak di tangan Fauzan (Bonas SF). Kehadiran Famatex bakal menjadi ancaman baru di Jabodetabek.

Fauzan dan kenari Famatex
Fauzan (kanan) moncer bersama kenari Famatex.

Cucak hijau Doziss juga double winner

Bintang lapangan lainnya yang meraih double winner adalah cucak hijau Doziss. Burung koleksi Mr Hanz dari Dongkal SF Pemalang ini menjuarai Kelas Puri 27 dan NSY.

Cucak hijau Doziss
Cucak hijau Doziss meraih double winner.

Menurut Hanz, cucak hijau Doziss baru satu bulan ini di tangannya. “Sudah sering juara. Belum lama  ini juga menjuarai even di Cilacap dan Indramayu,” ujarnya.

Mr Hanz dan cucak hijau Doziss
Mr Hanz (tengah): cucak hijau Doziss makin stabil

Lovebird Tasaka sukses menjuarai kelas paling bergengsi, Merah Putih. Burung milik Anto Bintaro ini merupakan gaco lawas yang dulu sering juara, namun belakangan jarang lagi dilombakan.

Lovebird Tasaka milik Anto Bintaro
Lovebird Tasaka milik Anto Bintaro juara kelas bergengsi.

Adapun Kelas Puri 27 dimenangi lovebird Safir besutan Jhonpur (Junior Team). Safir juga sudah beberapa kali meraih gelar juara.

Jhonpur dan lovebird Safir
Jhonpur (3 dari kanan) orbitkan lovebird Safir.

Secara umum, lomba berlangsung lancar dan mulus. Lapangan yang berada di area wisata KMC membuat nyaman keluarga para peserta. Sebab anak-istri peserta pun bisa melihat lomba sambil menikmati kuliner, atau berwisata di sejumlah wahana.

Nonton lomba sambil menikmati kuliner
Nonton lomba sambil menikmati kuliner.

Kesuksesan ini tak lain berkat kerja keras Om Iyes dan Om Gacul selaku motor lomba, juga berkat dukungan Kelapa Dua Enterprise.

Om Iyes dan Om Gacul
Om Iyes (kanan) dan Om Gacul sukses mengemas lomba.

“Terimakasih atas dukungan teman-teman kicaumania, baik peserta maupun mitra kerja, sehingga even ini bisa berjalan meriah. Mohon maaf kalau masih ada kekurangannya,” kata Om Iyes. (d’one)

Panitia dan juri Lomba NSY27 Merah Putih
Panitia dan juri Lomba Burung Berkicau NSY27 Merah Putih.

Hasil Lomba NSY27 Merah Putih (klik di sini)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

  1. untuk panitia lomba merah putih NS 27…tgl 31 agustus 2014 itu sepertinya ada beberapa yang mereka yasa para juara ” sudah di seetng – permaian para juari dan panitai ” .. saya hadir dan liat sendiri burung lovebird dari peserta lain saya juga tidak kenal sama orangnya.. itu burung aktip dan mengeluarkan suara panjang panjang dalam penilaian saya pribadi itu burung lovebird bisa masuk juara 1 – 2 minimal juara 3. karena dari awal sampe akhir burung tersebut aktip tetapi pada kenyataanya. tidak masuk sama sekali. yg masuk gantangan 16 – 21/22 dan gantangan yg tengan sebelah utara. mohon para juri NS27 untuk kedepanya yg fair dan jujur. nah kbetulan juga saya mendengar bisikan peserta ada kata kata permainan ” juri / panitia ” mungkin bukan saya aja yg kecewa dalam acara lomba kemarin…
    terima kasih om kicau tolong di sampaikan kepada panitia dan juri ns 27 kalo mau maju ” kalo lomba jangan liat yg punya burung liat burung nya bekerja di gantangan….

Komentar ditutup.