Membuat tepung kuning telur untuk burung kicauan

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Telur terdiri atas tiga bagian utama, yaitu putih telur (albumin), kuning telur (yolk), dan kerabang (kulit telur). Jika putih telur hanya mengandung protein saja, maka kuning telur mengandung protein, lemak, kolesterol, vitamin (A, D, E, K), dan mineral.

Banyak jenis burung yang menyukai makan telur rebus
Banyak burung kicauan yang menyukai telur rebus

Bisa diterka, tingginya nilai nutrisi / gizi pada telur terutama disokong oleh kandungan gizi pada bagian kuning telur, baik telur ayam, telur itik, maupun telur puyuh.

Jika tujuan utamanya hanya untuk pembentukan otot, maka putih telur lebih dianjurkan. Para binaragawan / body builder pun biasanya hanya mengkonsumsi putih telur, tanpa kuning telur. Namun jika ingin mendapatkan gizi yang lengkap, maka kuning telur lebih dianjurkan, atau bisa juga putih dan kuning telur sekaligus.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Kuning telur juga baik untuk burung kicauan, karena bukan sekadar mengandung protein, tetapi juga zat gizi lainnya  seperti lemak, serta berbagai jenis vitamin dan mineral. Tentu konsumsinya jangan berlebihan, karena kuning telur juga mengandung lemak dan kolesterol.

Kuning telur bisa dibuat tepung, dan dijadikan pakan alternatif untuk burung kicauan. Tepung kuning telur juga bisa digunakan sebagai pengganti kroto, terutama ketika terjadi kelangkaan stok di pasaran.

Tepung kuning telur bisa bertahan lebih lama dan tidak mudah basi, serta bisa dicampur dalam berbagai jenis pakan burung, seperti pakan bijian dan voer. Tepung kuning telur juga tidak mengundang kehadiran semut.

Proses pembuatan tepung kuning telur

Berikut ini proses pembuatan tepung kuning telur untuk pakan burung kicauan Anda:

  1. Ambil beberapa butir telur (boleh telur ayam / bebek / puyuh), lalu direbus dalam air mendidih.
  2. Setelah matang, telur diangkat dan ditiriskan, kemudian didiamkan hingga dingin.
  3. Potong telur menjadi dua bagian, kemudian ambil kuning telurnya saja. Letakkan dalam mangkuk atau piring.

    Telur rebus yang diambil bagian kuning telurnya saja
    Telur rebus diambil kuning telurnya saja.
  4. Dengan bantuan sendok, kuning telur dilumat-lumat hingga menjadi bubuk.
  5. Siapkan alumunium foil. Letakkan bubuk kuning telur di atas alumunium foil, kemudian bungkus dan tutup secara rapi.
  6. Masukkan bubuk kuning telur yang telah dilapisi alumunium foil itu ke dalam oven. Panggang selama 10-15 menit, atau sampai bubuk menjadi kering. Untuk mencegah agar tak hangus, bungkus alumunium foil dibolak-balik setiap beberapa menit sekali.

    Dibungkus dengan alumuniu foil lalu dipanggang dalam oven
    Kuning telur dibungkus alumunium foil, lalu dipanggang dalam oven.
  7. Setelah menjadi kering, bubuk kuning telur akan berubah menjadi tepung. Jika dipegang tidak akan terasa lengket /berminyak.
  8. Kalau sudah dingin, tepung kuning telur bisa langsung diberikan kepada burung kicauan. Sisanya bisa disimpan dalam wadah / oples untuk digunakan sewaktu-waktu.
    Tepung kunng telur yang siap disajikan untuk burung kesayangan
    Tepung kuning telur siap disajikan untuk burung kicauan

Pembuatan tepung kuning telur akan memudahkan kita untuk memberikan pakan tambahan bagi burung kicauan, baik diberikan dalam cepuk pakan terpisah, atau dicampur dengan jenis pakan lainnya.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.