Om Robbie dari Ansel SF Pejaten Jakarta merasa bangga melihat dua murai batu andalannya, Sutan Raja dan Monster, menembus dua besar dan tiga besar dalam even nasional Piala Raja 2015 di Taman Candi Prambanan, 9 September lalu. Siapapun sepakat, moncer di Piala Raja menjadi idaman para kicaumania di Indonesia.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Murai batu Sutan Raja bahkan moncer dua kali, yakni juara 2 Kelas MB Ring Pariwisata dan juara 4 Kelas MB Ring Maharaja. Adapun murai batu Monser tampil sebagai juara ketiga di Kelas Prameswari A, yang dimenangi murai batu Bro milik Om Kadafi (KDV Star BF Lampung).

Murai batu Sutan Raja, juara 2 dan 4 di Piala Raja 2015.

Rasa lelah karena menempuh perjalanan darat selama 17 jam dari Jakarta ke Jogja seperti terbayar lunas oleh kemenangan dua jagoannya di kelas murai tersebut. “Perjalanan sangat lama, karena macet,” kata Om Robbie Ansel.

Perjalanan yang biasanya bisa ditempuh paling lama 11 jam, ternyata molor menjadi 17 jam. Itupun Om Robbie dan rombongannya harus memotong jalur setelah mengetahui kondisi jalanan rusak. Kalau tidak memotong jalur, dikhawatirkan burung-burung yang dibawanya merasa sangat tidak nyaman.

Beruntung, setiba di lokasi, MB Sutan Raja dan Monster tetap dalam kondisi fit dan bugar. Kondisi bulu juga aman, alias tidak ada yang jatuh / lepas. Ini membuat Om Robbie optimistis kedua gaconya mampu bersaing menghadapi murai-murai terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Keyakinannya pun terbukti. Ketika turun di Kelas MB Ring Pariwisata, Sutan Raja mampu bersaing ketat dan mengimbangi MB Tarantula milik Om Paul Oppo (Jepara) yang hari itu meraih juara pertama. Sutan Raja hanya kalah tipis dan menempati posisi runner-up.

Begitu juga aksi murai batu Monster yang mampu menembus tiga besar di Kelas Prameswari A, setelah bersaing ketat melawan MB Bro milik Om Kadafi dan Iniesta milik Om Mantox dari La Masia BC.

Murai batu Monster juara 3 di Piala Raja 2015.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Sutan Raja anteng di satu titik tangkringan

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

MB Sutan Raja memang burung kemarin sore. Sudah puluhan gelar juara diraihnya, tetapi masih sebatas di Blok Barat, khususnya di kawasan Jabodetabek. Karena itu, kemenangan di Piala Raja mempunyai arti tersendiri.

“Sutan Raja terbukti juga mampu berprestasi di Blok Tengah, bahkan pada even terbesar di Indonesia,” tutur Om Robbie. Tak salah jika Sutan Raja kini masuk deretan murai batu papan atas di Tanah Air.

Om Robbie Ansel bersama trofi kemenangan di Piala Raja 2015

Saat bertarung MB Sutan Raja akan menampilkan gaya ngeplay yang aduhai, namun tetap duduk anteng pada satu titik tangkringan, sambil mengeluarkan seluruh materi isiannya.

Materi isiannya terdiri atas tembakan cililin yang nyusun panjang, diselilingi suara tengkek buto, ngekek lovebird, dan lagu isian suara burung-burung kecil seperti kenari, serindit, dan burung-madu.

Semua materi tersebut juga dimiliki murai batu Monster. “Kedua burung ini memang punya materi isian yang hampir sama. Soalnya kan memang dipelihara dalam satu rumah,” tambah Om Robbie.

Selain Sutan Raja dan Monster, Om Robbie masih menyimpan murai batu Viking. Burung ini mempunyai berbagai isian unik (silakan cek di sini), dan sering menjuarai kelas murai batu biasa maupun murai batu ring. (d’one)

Di Piala Raja, Om Robbie Ansel (berdiri, 3 dari kiri) memperkuat Duta Bersama.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.