Mengenal dua jenis burung philentoma yang misterius beserta suaranya

Dari beragam spesies burung sikatan, Philentoma dianggap paling misterius asal-usulnya. Philentoma merupakan nama genus / marga dari keluarga burung sikatan (Muscicapidae). Namun sebagian ahli burung menempatkannya dalam keluargawoodshrike (Tephrodornithidae). 

Philentoma yang terdiri dari dua jenis yang bisa ditemukan di Indonesia
Philentoma yang terdiri dari dua jenis dan bisa ditemukan di Indonesia.

Terlepas dari asal-usulnya yang misterius itu, genus Philentoma hanya terdiri atas dua spesies saja, dan semuanya bisa ditemukan di Indonesia. Kedua spesies tersebut adalah:

  1. Philentoma kerudung / maroon-breasted philentoma (Philentoma velatum)
  2. Philentoma sayap-merah / rufous-winged philentoma (Philentoma pyrhopterum)

Kedua spesies ini memiliki penampilan, warna bulu, dan habitat yang berbeda, meski wilayah persebarannya sama, yang meliputi Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

1. Philentoma kerudung

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Philentoma kerudung mempunyai panjang tubuh sekitar 20 cm, dengan bulubulu yang dipenuhi warna biru-nilam dan iris merah.

Burung jantan bisa dibedakan dari topeng hitam yang menutupi wajah hingga dadanya yang bersemu kemerahan. Adapun burung betina memiliki warna biru yang cenderung lebih kusam dan bagian leher berwarna kehitaman.

Perbedaan philentoma kerudung jantan dengan betinanya (kanan)
Perbedaan philentoma kerudung jantan dan betina.

Burung philentoma kerudung tersebar mulai dari wilayah Sunda Besar (Sumatera, Kalimantan, dan Jawa) hingga Semenanjung Malaysia. Ada dua ras / subspesies dengan wilayah persebaran berbeda, yaitu:

  • Philentoma velatum caesia, tersebar mulai dari ujung selatan Myanmar sampai wilayah barat dan selatan Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, dan wilayah utara Kalimantan.
  • Philentoma velatum velata, tersebar di sepanjang dataran rendah Pulau Jawa.

Secara umum, spesies ini memiliki habitat di hutan-hutan lembab sampai ketinggian 1.400 meter dari permukaan laut (dpl), dan lebih sering berada di dekat air. Kebiasaannya berburu serangga yang terbang dari cabang-cabang rendah atau tumbuhan yang menjalar.

Sayangnya, populasi burung ini terus menyusut akibat kerusakan dan hilangnya habitat serta alihfungsi lahan. Tak heran apabila Badan Konservasi Dunia (IUCN) telah memasukkan spesies ini ke dalam daftar merah dengan status Hampir Terancam atau NT.

Kicauan philentoma kerudung mirip suara dengungan yang tajam, dan sering dilantunkan secara bersahut-sahutan bersama pasangannya. Selain suara berdengung itu, spesies burung ini memiliki suara lain berupa siulan berirama menurun.

  • Suara kicauan philentoma kerudung

( Unduh audionya di sini )

2. Philentoma sayap-merah

Burung philentoma sayap-merah memiliki postur tubuh lebih kecil daripada philentoma kerudung, dengan panjang tubuh sekitar 16 cm. Yang unik, burung jantan memiliki dua pola warna berbeda, yaitu:

  • Pola biasa: kepala, dada, dan mantel berwarna biru-suram, sedangkan ekor dan sayap merah-bata dengan perut kekuningan.
  • Pola biru: burung jantan memiliki tubuh yang seluruhnya berwarna kebiruan, kecuali pada bagian perutnya yang bercoret keputihan.
Burung jantan philentoma sayap-merah pola biasa (kiri) dengan jantan yang berpola kebiruan
Burung jantan philentoma sayap-merah pola biasa (kiri) dan burung jantan berpola kebiruan.

Burung betina memiliki tubuh bagian atas dan kepala berwarna abu-abu cokelat. Tubuh bagian bawah berwarna kuning, sedangkan ekor dan sayapnya merah-bata.

Burung philentoma sayap-merah betina
Burung philentoma sayap-merah betina.

Philentoma sayap-merah sepintas mirip dengan burung sikatan yang rata-rata berwarna kebiruan. Namun spesies ini lebih mudah dikenali dari iris matanya yang berwarna merah.

Sama seperti kerabatnya, burung philentoma sayap-merah juga terdiri atas dua ras / subspesies, dengan wilayah persebaran yang berbeda, yaitu:

  1. Philentoma pyrhopterum pyrhoptera,  tersebar mulai dari ujung selatan Myanmar, wilayah selatan Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan.
  2. Philentoma pyrhopterum dubia, hanya bisa dijumpai di Kepulauan Natuna.

Berbeda nasibnya dari philentoma kerudung yang berstarus Hampir Terancam, philentoma sayap-merah memiliki status Risiko Rendah (LC).

Spesies ini umumnya menghuni hutan-hutan primer dan sekunder, hutan rawa-gambut, dan hutan kerangas hingga ketinggian 1000 meter dpl. Philentoma sayap-merah dikenal sebagai burung yang sangat aktif dan lincah, terkadang hanya ditemukan pada lapisan tengan dan bawah dari hutan.

Suara kicauannya terdengar lebih lembut dan terkadang mengalun dengan irama serak yang cukup merdu. Berikut ini suara kicauan philentoma sayap-merah:

  • Suara philentoma sayap-merah

( Unduh audionya di sini )

Itulah dua jenis burung philentoma dengan suara kicauan masing-masing. Semoga bisa menambah pengetahuan kita tentang beragam jenis burung sikatan di Indonesia.

Semoga bermanfaat.

Download suara burung philentoma

Suara kicauan philentoma kerudungDOWNLOAD

Suara philentoma sayap-merahDOWNLOAD

Kembali ke Halaman Awal

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.