Final Road to Presiden Cup IV: MB Bravo jawara kelas utama, Golden Boy nyeri, lovebird Fretty nyaris quattrick

Lomba burung berkicau Final Road to Presiden Cup IV kemasan BnR benar-benar berlangsung meriah di Taman Burung TMII Jakarta, Minggu (18/9). Sebanyak 1.400 ekor burung beradu kehebatan kicauannya, sekaligus sebagai pemanasan menjelang even akbar Presiden Cup IV di Parkir Selatan Senayan Jakarta, 2 Oktober 2016.

Final Road to PresCup IV
Sekitar 1.400 mengikuti Final Road to PresCup IV di TMII Jakarta, Minggu (18/9).

Kelas utama TMII hanya melombakan murai batu saja. Kendati harga tiketnya Rp 600.000, kelas ini tetap dipenuhi peserta. Murai batu Bravo andalan Om Cece (Jakarta) lagi-lagi membuktikan ketangguhannya, sekaligus makin mengukuhkan predikatnya sebagai spesialis jawara kelas bergengsi.

Seperti biasanya, Om Cece hanya menurunkan Bravo satu kali dan selalu di kelas utama. Gelar juara satu pun diraihnya, setelah mengandaskan perlawanan murai-murai hebat lainnya. Urutan kedua dan ketiga masing-masing ditempati MB Zombie milik Om Tio Limbaco (Ngapak Team) dan Mr Napoleon milik Om Holik (Mr Joss).

Murai batu Bravo
Murai batu Bravo benar-benar spesialis jawara kelas bergengsi.

Atas kemenangan ini, Om Cece berhak meraih trofi dan hadiah uang sebesar Rp 15 juta. Padahal pekan sebelumnya, murai batu Bravo juga menjuarai kelas bergengsi dalam Launching BnR Carrefour di Jakarta Selatan (11/9).

Om Cece, pemilik murai batu Bravo
Om Cece (kiri) menerima trofi juara 1 Kelas MB TMII dari H Dodot.

Murai batu Golden Boy milik Om Hermawan (Bekasi) juga tampil menawan, bahkan mencetak double winner. Di Kelas BnR, Golden Boy mengalahkan murai batu MS besutan H Sukarto (SMI) dan King Cobra milik H Mumaki (Cileungsi).

Gelar kedua diraihnya di Kelas Cendrawasih. Kali ini MB Golden Boy mengungguli burung di gantangan nomor 47 dan Pangeran Murai yang juga milik H Sukarto.

“Seharusnya Golden Boy mau diturunkan di sesi utama, tapi sudah terlanjur pesan tiket di Kelas BnR dan Cendrawasih. Ya sudahlah, eh… malah bisa nyeri juara satu,” tutur Om Hermawan yang sehari-hari dinas di Mabes Polri dan berpangkat AKBP.

Golden Boy merupakan simpanan lama Om Hermawan, dan pernah menjuarai beberapa even besar di Jabodetabek, termasuk double winner dalam gelaran Polo Homme Cup di Lapangan Banteng Jakarta (21/2).

Setelah bertahun-tahun disimpan di rumahnya, belakangan ini MB Golden Boy dititipkannya kepada Om Mulyono (owner Mulyono BF) di kawasan Pekapuran, Depok. “Ya, sekarang Golden Boy saya titipkan perawatannya kepada Om Mulyono,” jelasnya.

AKBP Hermawan dan Om Mulyono
AKBP Hermawan (tengah) dan Om Mulyono (2 dari kiri) moncer bersama MB Golden Boy.

Om Mulyono layak bergembira. Selain moncer bersama MB Golden Boy milik Om Hermawan, gaco yang pernah diorbitkannya juga menjuarai Kelas MB Ring, yakni Mat Petir yang kini di tangan Om Raya (Raya SF). Mat Petir mengungguli Anak Perkasa milik Om Septian (Gudang Peluru) dan Ariel besutan Om Boyan (Karawang Team).

Murai batu Mat Petir
Murai batu Mat Petir terbaik di kelas ring.

Murai batu Mat Petir yang mengenakan ring Mulyono BF 239 ini memang memiliki materi lagu lengkap, yang didominasi tembakan cililin dan lovebird serta suara isian lainnya. Sudah banyak prestasi yang diraihnya, termasuk menjuarai Piala Konservasi di Sentul Bogor (17/7).

Om Raya Bekasi
Om Raya (kanan) bersama perawat murai batu Mat Petir.

Lovebird Fretty kembali menjadi bintang lapangan. Langganan juara milik Om Barnas Saputra (Depok) yang memperkuat Fitri BKS Samarinda ini menjuarai tiga kelas yaitu Merak A, Merak B, dan Cendrawasih A.

Lovebird Fretty
Lovebird Fretty nyaris mencetak quattrick.
Om Barnas Saputra
Om Barnas (2 dari kiri): LB Fretty siap tempur di Presiden Cup IV.

Fretty bahkan nyaris mencetak quattrick, tetapi dikandaskan lovebird Zuviter milik Om Tata yang membela Sien Ronny SF Surabaya di Kelas Cendarawasih B. LB Zuviter tampil sebagai juara pertama, disusul Fretty dan Ronggeng yang juga memperkuat Sien Ronny SF.

Lovebird Zuviter
Lovebird Zuviter juara 1, 2, 2, dan 2.

Selain memenangi Kelas Cendrawasih B, lovebird Zuviter juga moncer di tiga sesi lainnya, dengan selalu menempati peringkat kedua di bawah Fretty. Ya, kedua lovebird ini memang sama-sama hebatnya.

Om Tata, pemilik lovebird Zuviter
Om Tata (kiri), pemilik lovebird Zuviter.

Persaingan seru juga terjadi di kelas kenari. Om Herman (KMS Tea) moncer bersama kenari Jali Jali yang menjuarai Kelas Standar Kecil Merak. Juara 2 dan 3 diraih Raja Petir milik Om Fitri BKS dan Melody besutan Om Ikbal (707 SF).

Om Herman KMS Team
Om Herman (2 dari kiri) bersama rekan-rekan KMS Team sukses di kelas kenari.

Kelas Standar Kecil Garuda dimenangi kenari TC1 milik Sien Rony SF. Peraih hattrick di Piala Raja 2016 ini mengalahkan kenari Nemo milik Om Fahmi Rukmana (Bintang Jagad Team) dan Jali Jali. Adapun Kelas Standar Besar dijuarai kenari Xeina milik Om Zulkifli (Thron Hill BC).

Ketua Panitia Om Erlangga
Ketua Panitia Om Erlangga (kanan): Kami tunggu di Prescup IV (2/10).

Secara keseluruhan, even lomba penutup Road to Presiden Cup IV yang digawangi Om Erlangga (ketua Panitia) dan Om Luckyto (ketua pelaksana) ini berlangsung lancar dan sukses. “Kami tunggu kehadiran sobat-sobat kicaumania dalam even terbesar di Tanah Air, yakni Presiden Cup IV di Parkir Selatan Senayan, Jakarta, 2 Oktober mendatang,” kata Om Erlangga. (d’one)

Om Waris, mekanik andal MB Bravo
Om Waris (kanan), mekanik andal MB Bravo.

Hasil Lomba Final Road to Presiden Cup (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

loading…


loading…





Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.