Murai batu Bocah Edan (ring KDV) juara kelas utama Taman Radja Cup IV

Murai batu Bocah Edan orbitan Om Yogi Naga Hitam / Raja (Finding Dory) berhasil memenangi kelas utama dalam lomba burung berkicau Taman Radja Cup IV di lapangan permanennya, Jalan Warung Jati Barat I (belakang Mapolsek Warung Buncit), Jakarta Selatan, Minggu (16/10).

Taman Radja Cup IV
Suasana lomba burung berkicau Taman Radja Cup IV di Jakarta, Minggu (16/10).

Even yang digawangi Om Ubay dan Om Andre Kemang ini berlangsung meriah, diikuti sekitar 1.200 peserta. Kelas bergengsi Radja (tiket Rp 350 ribu, hadiah juara 1 Rp 10 juta) hanya melombakan murai batu. Jumlah pesertanya mencapai 74 ekor murai.

Dalam persaingan ketat ini, murai batu Bocah Edan tampil sebagai jawara. Burung ini mampu mengalahkan beberapa lawan tangguh, termasuk Kitaro besutan Om Daniel / Budi Roxy / Fredy KM (PIK) yang menempati posisi kedua.

Murai batu Bocah Edan
Murai batu Bocah Edan tampil ngedan di kelas utama.

Dua gaco hebat lainnya, masing-masing murai batu Merapi orbitan Mr Joss (Lampung) dan Ueno San andalan Om Dyaz Takahashi (Tebet), harus puas menempati peringkat ketiga dan keempat.

Menurut Om Yogi Naga Hitam, Bocah Edan merupakan murai batu hasil breeding Om Khadafi (KDV Star Bird Farm, Lampung), dengan ring kode KDV. Berdasarkan silsilahnya, MB Bocah Edan termasuk salah satu anakan Misteri, yang dulu pernah mengorbit di tangan Om Ary Sri Bintang (Lampung).

Om Yogi Naga Hitam
Om Yogi Naga Hitam sukses bersama MB Bocah Edan.

Murai batu Misteri dulu termasuk salah satu burung jawara, kemudian ditake-over Om Khadafi dan menjadi materi indukan di kandang ternak KDV Star Bird Farm. “Saya mendapatkan Bocah Edan dari Om Khadafi, ketika masih anakan,” tutur Om Yogi.

Selanjutnya, Bocah Edan mulai dilombakan pada umur 8 bulan, atau setelah ganti bulu dewasa. Kini umurnya hampir tiga tahun, dengan penampilan yang makin ngedan.

Selain murai batu, persaingan seru juga terjadi pada kelas lovebird yang dimainkan enam sesi, dua di antaranya lovebird baby. Hampir semua sesi lovebird dipenuhi peserta. Begitu ketat persaingannya, tak ada burung yang mampu menjuarai lebih dari satu kali.

Kelas Ratu dijuarai lovebird Mupet. Gaco koleksi Om Anang Bae (Batavia Enterprise) ini mengungguli lovebird Mercy milik Om Andika (Madas Mania) dan Satria andalan Om Arif (Cakra 461).

Lovebird Mupet
Lovebird Mupet juara 1 di Kelas Ratu.

“Mupet sudah sering menjuarai lomba, antara lain di Lotte Mart, Rajawali S3 BC, dan Cilogan,” kata Om Anang yang dikenal sebagai motor penggerak Batavia Enterprise, salah satu EO lomba burung di Tangerang.

Om Anang Bae dan lovebird Mupet
Om Anang Bae sukses bersama LB Mupet.

Lovebird Satria sukses menjuarai Kelas Pangeran A, unggul atas Meteor milik H Muis (Ajak Ijik) dan Jasjus kepunyaan Om Penjol (Radal). Om Arif, pemilik Satria, dikenal piawai mengorbitkan lovebird jawara.

Lovebird Satria
Lovebird Satria juara 1 dan 3.

“Satria merupakan gaco anyar, baru tiga bulan di tangan saya. Hari ini kinerjanya luar biasa. Sejak awal digantang hingga akhir penilaian, burung ini terus bunyi, nyaris tanpa jeda, bahkan puluhan kali narik ngekek panjang,“ jelas Om Arif.

Om Arif dan lovebird Satria
Om Arif (3 dari kanan) bersama Aa Aa BC orbitkan LB Satria.

Cucak hijau Green Star andalan Om Mego Siswanto tampil stabil di seluruh (3) kelas yang diikutinya. Gelar juara pertama diraihnya di Kelas Pangeran, setelah mengalahkan cucak hijau Putra Andalas milik Om Robbi (Jakarta) dan Bintang besutan Om Yogi Naga Hitam / Raja (Finding Dory).

Cucak hijau Green Star
Cucak hijau Green Star milik Om Mego Siswanto juara 1, 3, dan 3.

Namun pada Kelas Ratu dan BnR Vit, Green Star harus puas menempati posisi ketiga. Kedua kelas ini masing-masing dimenangi cucak hijau Hulk milik Fitri BKS Samarinda dan Starlet andalan Om Kelvin dari Indo JBI.

Om Mego Siswanto
Om Mego Siswanto (kanan) bersama Kolonel Mugi (TNI AL).

Kenari Raja Copet andalan Om Fauzi QMDR (Cosmo Depok) dan Ophelia besutan H Reza (Jr’C Halim) bersaing ketat pada dua kelas standar kecil. Keduanya bahkan sama-sama nyaris double winner.

Kenari Raja Copet
Kenari Raja Copet nyaris double winner.

Raja Copet yang pernah meraih double winner di Piala Bogor Raya (7/8) sukses menjuarai Kelas BnR Vit, unggul atas Ophelia dan Spongebob milik Om Ikbal (707 SF). Di Kelas Pangeran, gantian kenari Ophelia yang meraih juara 1, disusul Raja Copet dan Cassaro besutan Om Roy (B98C).

Om Fauzi QMDR dan kenari Raja Copet
Om Fauzi QMDR (kiri), pemilik kenari Raja Copet.

Om Ikbal juga moncer di kelas standar besar, melalui kenari Mr Tengkleng. Di Kelas Pangeran, gaco ini menjadi runner-up di bawah Fortuner milik Om Azhiz (Bintang Jagad Team). Hal serupa terjadi di Kelas BnR Vit yang dimenangi kenari Kaisar Langit milik Om Reza (Jr’C Halim). (d’one)

Alligator Team
Alligator Team moncer bersama murai blacktail Rossi.
Om Alim sukses kawal MB Maharaja
Om Alim (kanan) sukses kawal MB Maharaja (juara 2) milik H Fathulloh.
Om Ubay Taman Radja
Dua punggawa Taman Radja: Om Ubay (kiri) dan Om Andre Kemang.

Hasil Lomba Taman Radja Cup IV Jakarta (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.