Cucak ijo Raja Ngeyel dan kenari Creator tak terkalahkan di Latpres Garuda Sukoharjo

Cucak ijo Raja Ngeyel dan kenari Creator sama-sama tidak terkalahkan dalam Latpres Garuda Sukoharjo feat Radjawali Indonesia di gantangan yang berlokasi di Kelurahan Gayam RT 02 / RW 09, Kecamatan / Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (11/2). Latpres yang dimulai pukul 14.00 ini berjalan lancar tanpa komplain / protes dari peserta.

Latpres Garuda Sukoharjo
Latpres Garuda Sukoharjo: Kelas lovebird selalu full peserta.

Semua ini tentu berkat kerja keras panitia yang digawangi Om Andi (ketua Garuda BC) serta tim juri dari Radjawali Indonesia (RI). “Tim juri Radjawali Indonesia yang bertugas berasal dari Sragen, Semarang, dan Purwodadi. Para kicaumania puas terhadap kinerja para juri,” ujar Om Andi.

Para kicaumania tak hanya berasal dari Sukoharjo, tetapi juga dari berbagai daerah seperti Solo, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Jogja, dan lain-lain. Panitia membuka 17 sesi dan diikuti sekitar 600 peserta, atau setiap sesi rata-rata berisi 35 gantangan.

Kelas lovebird tetap menjadi primadona. Tak heran apabila panitia membuka enam sesi dewasa dan dua sesi paud, yang hampir semuanya full peserta. Murai batu, cucak ijo, kenari, dan kacer masing-masing dimainkan dua sesi, sedangkan cendet satu sesi.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Latpres Garuda Sukoharjo
Suasana penilaian di kelas cucak hijau. Dua sesi dimenangi cucak ijo Raja Ngeyel.

Cucak ijo Raja Ngeyel orbitan Om Ary Wae (KM Gemerlang) menyapubersih dua kelas. Di Kelas VIP, Raja Ngeyel mengungguli cucak hijau Maesa Jenar milik Mr Leppo (Kenteng Bakalan) dan Ardista kepunyaan Om Okta dari Embun Pagi SF.

Raja Ngeyel kembali tak terkalahkan saat tampil di Kelas Bintang. Juara kedua dan ketiga diraih cucak ijo Tampo Mas besutan Om Radit (Vega 37) dan C Ijo milik Om Ilham Murti Adi (Juwiring).

Latpres Garuda Sukoharjo
Dua kelas kenari disapubersih Creator milik X-One (WCSF Klaten).

Hasil nyeri juara 1 juga diraih kenari Creator. Burung orbitan X-One (WCSF Klaten) ini memenangi Kelas Bintang, unggul atas Grojogan Sewu milik Om Marco (Bonafide Team) dan Ronin milik Om Suni (528 SF).

Di Kelas Sejati, kenari Creator kembali meraih juara pertama. Posisi kedua dan ketiga ditempati Bodrex kepunyaan Om Ridho (Dragon Canary Klaten) dan Scooby milik Om Totok (Tonafa RMS).

Kelas lovebird tak hanya dipenuhi peserta, tetapi juga diwarnai persaingan ketat antarkontestan. Begitu ketatnya, tak ada seekor lovebird pun yang mampu menjuarai lebih dari satu sesi.

Kelas Garuda A dan B masing-masing dijuarai lovebird Robin milik Om Mail (Sugorejo) dan Sisri milik Om Suprian (Doa Ibu SF).

Lovebird Sisri milik Om Suprian (Doa Ibu SF)
Lovebird Sisri milik Om Suprian (Doa Ibu SF) juara 1 Kelas Garuda B.

VIP A dan B dijuarai lovebird Sunyi andalan Om Mul (Jagad BC) dan Jasmine kepunyaan Om Gareng (Soba). Lovebird Badai milik Om Djarwo (Hoki Setex) terbaik di Kelas Sejati.

Om Adrian (Sukoharjo) kembali membuktikan kualitasnya sebagai spesialis pengorbit lovebird jawara. Datang bersama ayahnya, Om Rizal, kicaumania muda dan berbakat ini sukses mengantar lovebird Yola menjuarai Kelas Bintang, serta Putri Dewi yang meraih juara 1 Kelas Paud Sejati. Om Adrian juga moncer bersama lovebird Nancy (juara 2) dan Sri Rejeki (juara 10).

Om Adrian Sukoharjo
Om Adrian (2 dari kanan) dan Om Rizal (kiri) boyong dua trofi juara pertama.

Murai batu AK 47 besutan Om Habib / Aji (Waseso Jati SF) dan Model milik Om Santoso (KMS Sukoharjo) saling mengalahkan pada dua sesi yang dilombakan. Bahkan keduanya sama-sama meraih juara 1 dan 2.

Model awalnya unggul di Kelas VIP, disusul AK 47 dan Javas kepunyaan Om Wawan (Sukoharjo). Tetapi pada Kelas Bintang, murai batu AK 47 mampu melakukan revans dan tampil sebagai jawara. Kali ini MB Model harus puas menjadi runner-up, disusul Egois milik Om Argo Gogon / PJ (Suka-Suka / PSS-OB SF) dan Javas.

murai batu AK 47
Om Habib dan kru Waseso Jati SF moncer bersama murai batu AK 47.

Kacer Raja Gibas koleksi Kembar (Sukoharjo) berbagi gelar juara dengan Badai orbitan Om Edi (Samodra SF). Raja Gibas terbaik di Kelas Bintang, mengungguli kacer Meteor 2 besutan Om Sarmin / Sate (Nguter, Sukoharjo). Adapun kacer Badai menjuarai Kelas VIP, unggul atas Petir milik Om Iksan (HH Bird Shop).

Kacer Raja Gibas
Kacer Raja Gibas milik Kembar nyaris double winner.

Cendet yang hanya dimainkan sekali dimenangi Om Thomas dari Vega 37 SF. Jagoannya yang bernama Adine Aibon mengungguli cendet Lili Polly besutan Om Budi Bengkel (Opo Iyo Sukoharjo).

Cendet Adine Aibon
Cendet Adine Aibon terbaik di kelasnya.

Mewakili seluruh panitia dan tim juri Radjawali Indonesia, Om Andi menghaturkan terimakasih kepada para kicaumania dari berbagai daerah yang sudi mampir ke Gantangan Garuda Sukoharjo. “Mohon maaf jika masih banyak kekurangan kami,” tandasnya. (Budi Karyanto)

Tim juri Radjawali Indonesia
Tim juri Radjawali Indonesia dari Semarang, Sragen, dan Purwodadi.

Selanjutnya, baca Daftar Juara Latpres Garuda Sukoharjo feat Radjawali Indonesia (klik saja)

Latpres Garuda Sukoharjo
Suasana penjurian pada kelas kacer.
Latpres Garuda Sukoharjo
Suasana penilaian pada kelas murai batu.
Lovebird Sinto Gendeng milik Om MJ
Lovebird Sinto Gendeng milik Om MJ runner-up Kelas VIP B.
Latpres Garuda Sukoharjo
Briefing tim juri sebelum menjalankan tugasnya.
Tim Suka Suka Sukoharjo / PSS-OB SF
Tim Suka Suka Sukoharjo / PSS-OB SF.
Tim 5DHOT BC
Tim 5DHOT BC

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.