Beberapa cara agar burung kepodang rajin bunyi –Kepodang termasuk burung pesolek. Bulu-bulunya nan cantik membuat burung ini sedap dipandang mata. Selain kecantikannya, kepodang juga memiliki suara kicauan yang sangat merdu, sehingga cukup digemari sebagai burung kelangenan di rumah.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Burung kepodang / kepudang kuduk-hitam: Si cantik bersuara merdu.

Nama resmi burung kepodang adalah kepudang kuduk hitam / black-naped oriole (Oriolus chinensis). Burung yang memiliki bulu-bulu berwarna kuning dan hitam ini sangat dikenal masyarakat Jawa Tengah, bahkan dijadikan fauna identitas provinsi tersebut.

Burung kepodang memiliki suara kicauan cukup merdu. Sepintas terdengar mirip suara burung poksay, tetapi dengan lagu yang mengalun dan berulang-ulang.

Di alam liar, suara burung kepodang akan terdengar begitu menggemar. Itu karena burung ini senang bertengger di dahan paling tinggi. Bahkan tak jarang pula suaranya akan berbalas dengan suara panggilan burung cipo atau sirtu.

Kepodang merupakan burung arboreal, atau hidupnya lebih sering di atas pepohonan; jarang berada di tanag. Meski begitu, kepodang sangat gemar mandi dan bersolek. Mereka umumnya mandi di sebuah lubang yang menampung air hujan pada sebuah batang pohon besar.

Mandi teratur: pagi dan sore

Beberapa kebiasaan inilah yang perlu diadopsi para kicaumania ketika memberikan perawatan terhadap kepodang di dalam sangkar. Misalnya, mandi perlu dilakukan setiap pagi dan sore hari.

Mandi teratur (pagi dan sore) bisa membantu burung kepodang rajin bunyi.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Cara mandinya bisa dilakukan dengan menggunakan bak mandi yang dimasukkan ke dalam sangkar, atau melatihnya mandi dalam karamba. Memandikan burung kepodang secara rutin dan teratur bisa membuatnya lebih aktif, sehingga memancingnya untuk rajin berbunyi.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Setelah dimandikan, burung langsung dijemur di bawah sinar matahari. Namun perlu diingat, kepodang tak menyukai kondisi panas berlebihan. Jadi, durasi penjemuran jangan terlalu lama, cukup 30 – 60 menit saja. Waktu penjemuran pun sebaiknya dilakukan sebelum pukul 10.00.

Penjemuran burung kepodang jangan terlalu lama (cukup 30-60 menit).

Setelah cukup berjemur, gantangkan sangkarnya di tempat teduh. Saat itu, kepodang biasanya akan mengeluarkan suara kicauannya. Untuk memancing agar burung cepat berbunyi, Anda dapat memberikan beberapa jenis serangga seperti ulat bambu dan jangkrik.

Agar burung kepodang rajin bunyi, Anda juga bisa memberi pakan tambahan seperti telur puyuh mentah beberapa hari sekali. Selain telur puyuh, bisa juga diberikan telur mentah lain yang berasal dari burung-burung kecil.

Pakan tambahan lainnya yang harus disediakan adalah buah-buahan yang manis. Buah-buahan seperti pisang, jeruk, semangka, mangga, tin, dan ara dapat menjadikan burung kepodang rajin bunyi, lebih aktif, serta bulu-bulunya lebih sehat dan berkilauan. Berikan buah-buahan tersebut secara berselang seling.

Burung kepodang menyantap buah mangga | Foto: besgroup
Berikan buah-buahan secara berselang-seling setiap harinya.

Melatih burung kepodang agar rajin bunyi juga bisa dilakukan dengan memelihara lebih dari seekor di rumah, lantas menggantang sangkarnya dalam jarak berjauhan atau tidak saling melihat. Dengan demikian, burung akan bersahut-sahutan. Alternatif lainnya adalah memutarkan suara rekaman kepodang yang gacor sebagai pemancing bunyi.

Lihat pula: Foto dan suara beragam jenis burung kepodang Indonesia

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan para kicaumania agar burung kepodang rajin bunyi.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.