Even nasional Radja Cup I di Cibubur, 23 September 2018: Hadiah utama mobil

Lomba burung berkicau tingkat nasional Radja Cup I yang sedianya digelar di Taman Bunga Cibubur, Jakarta Timur, 26 Agustus 2018, diundur menjadi Minggu 23 September 2018. Adapun lokasi lomba tidak mengalami perubahan.

Pengunduran jadwal ini dilakukan dalam rangka menghormati pelaksanaan Asian Games di Jakarta – Palembang (18 Agustus – 2 September 2018), sekaligus menggalang dukungan kicaumania di seluruh Tanah Air dalam menyikapi Permen LHK No 20 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.

Dalam even ini, panitia Radja Cup I mengangkat tema “Kicaumania Tolak Permen LHK No 20 Tahun 2018”. Seperti diketahui, perlawanan kicaumania terhadap Permen LHK No 20 / 2018 makin massif di berbagai daerah. Pemerintah diminta merespon secara bijak, terutama segera mencabut aturan baru yang dinilai memberatkan para penggemar, pemain, penangkar, serta pelaku usaha di bidang perburungan.

Yang menarik, jadwal baru penyelenggaraan even Radja Cup I ini berbarengan dengan even nasional lainnya, yaitu Piala Raja di Candi Prambanan kemasan Pelestari Burung Indonesia (PBI). PBI diketahui berseberangan dengan aspirasi sebagian besar kicaumania dalam menyikapi Permen LHK Nomor 20 / Tahun 2018.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

IKUTI OM KICAU DI INSTAGRAM

Gelaran Radja Cup I dikoordinasi oleh Om Adry Riady (ketua panitia) dan Om Tony Jangkung (ketua pelaksana). Adapun Mr Prio (owner Radja Company) dan Bang Boy (owner BnR Indonesia) bertindak sebagai penanggung jawab.

Panitia membuka delapan kelas, termasuk Radja Cup (tiket Rp 5 juta). Kelas utama ini melombakan murai batu (maksimal 36 gantangan). Juara pertama mendapat hadiah istimewa, berupa trofi dan 1 unit mobil. Juara 2 dan 3 mendapat trofi dan uang tunai Rp 20 juta dan Rp 10 juta. Juara 4-5 masing-masing mendapat trofi dan uang tunai Rp 6 juta dan Rp 5 juta.

Format hadiah di atas berlaku jika peserta full gantangan (36 gantangan). Kalau tidak full gantangan, format pembagian hadiah berdasarkan persentase, yakni juara 1-5 mendapat 45%, 25%, 15%, 7,5%, dan 7,5% dari hasil penjualan tiket (setelah dipotong 15% untuk biaya operasional panitia).

Kelas Radja Miled (tiket Rp 1,5 juta, 36-G) melombakan murai batu ring dan lovebird. Juara pertama mendapat trofi dan uang tunai senilai 45% dari hasil penjualan tiket (setelah dipotong 15% untuk panitia). Juara 2-5 masing-masing memperoleh trofi dan uang tunai sebesar 25%, 15%, 7,5%, dan 7,5%.

Kelas Radja NOB (Rp 800.000) terdiri atas murai batu dan murai batu ring. Juara 1 memperoleh trofi dan uang tunai Rp 20 juta.

Kelas AK 47 (Rp 500.000) melombakan murai batu, cucak hijau, lovebird, dan kenari standar. Juara 1 mendapat trofi dan uang tunai Rp 9 juta. Keempat kelas yang disebutkan di atas wajib sangkar Radja.

Empat kelas lainnya yang dilombakan dalam Radja Cup I boleh menggunakan sangkar dengan desain dan merek apapun. Keempat kelas itu adalah Ohara (Rp 300.000, juara 1 Rp 5 juta), Sangkar Spike (Rp 200.000, juara 1 Rp 3 juta), BnR Vit (Rp 100.000, juara 1 Rp 1,5 juta), dan AMB (Rp 70.000, juara 1 Rp 1 juta).

Panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik, antara lain 1 unit sepeda motor, 3 unit TV, 3 unit sepeda, dan sebagainya. Juara umum BC dan SF akan mendapat hadiah berupa trofi serta uang pembinaan masing-masing Rp 2 juta.

Brosur Lomba Radja Cup I

Informasi selengkapnya mengenai lomba burung berkicau Radja Cup I bisa dilihat pada brosur. Untuk pemesanan tiket, hubungi Om Imut (SMS / WA 0812-907-2050).

Radja Cup I

Jadwal lomba burung, latpres, atau latber ini bisa diunduh pada Halaman Brosur Lomba Burung. Klik link tersebut sampai muncul browser baru. Cari brosur dengan melihat judul lomba dan tanggal pelaksanaannya. Klik judul terpilih, sehingga muncul lagi browser baru berisi gambar brosur ukuran besar.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.