“Kualitas jangkrik tergantung makanan”

Usaha budidaya jangkrik memang bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan, baik sebagai usaha sampingan maupun usaha berskala besar. Apalagi setelah ditemukan adanya kandungan zat-zat penting yang sangat bermanfaat. Tidak hanya sebagai pakan burung kicauan dan ikan, tetapi juga sebagai bahan baku industri. Di samping itu, beternak jangkrik bukanlah sesuatu yang sulit dilakukan. Semua orang bisa dengan mudah belajar beternak jangkrik.

Seperti dikemukakan Icuk Tri Purwanto, salah seorang peternak full time yang aktif sebagai pengurus FKP Askrindo cabang Klaten, teknik budidaya jangkrik meliputi beberapa tahap.

Tahap pertama adalah persiapan kandang. Untuk beternak jangkrik kotak yang paling efisien dan mudah diperoleh adalah kotak kardus berukuran 200x80x40 cm, yang bisa digunakan untuk memelihara 10-15 kg jangkrik. Perlu diperhatikan, kotak tersebut harus disterilkan dari kuman dan kotoran sebelum digunakan untuk memelihara jangkrik.

Tahap kedua adalah penetasan. Dalam proses penetasan, telur yang sudah dicampur dengan pasir halus dan dimasukkan ke dalam kain kaos, harus terus dijaga kelembabannya. Telur jangkrik biasanya akan menetas selama 4-7 hari.

Tahap ketiga adalah pembesaran. Pada tahap ini, pola pemberian makanan dan minuman pada jangkrik harus benar-benar diperhatikan, sehingga dapat memberikan kesehatan pada jangkrik dan membuat jangkrik berkualitas sebagai bahan baku industri. Salah dalam pemberian pakan, misalnya memberikan makanan yang mengandung protein hewani, akan membuat jangkrik mengandung histidin, sejenis asam amino yang menghasilkan histamin yang dapat menyebabkan gatal-gatal di kulit.

Oleh karena itu, pakan yang diberikan pada jangkrik sebaiknya adalah pakan khusus dari PT Agromitra Swadaya Indonesia yang didapat sewaktu membeli PST, ditambah sayur-sayuran seperti daun pepaya, daun ketela, wortel, kacang panjang, atau jagung muda yang telah dicuci bersih. Sementara untuk pemberian minum bisa dilakukan dengan membasahi kain/spon, atau bisa juga dengan pasir basah dalam nampan plastik.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan terkait pola pemberian pakan pada jangkrik adalah sifat kanibalisme dari jangkrik itu sendiri. Itu bisa diatasi dengan pemberian pakan yang tidak pernah putus, serta dengan memaksimalkan media persembunyian dalam kandang. (Suharsih/SOLOPOS 16 April 2006)

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

46 pemikiran pada ““Kualitas jangkrik tergantung makanan”

  1. sebenarnya ternak jangkrik itu gampang gampang susah..
    Masalah kota jangkrik harus benar” bersih klo habis panen harus di cuci di jemur dan di amplas maksut di amplas biar kotoran yg benar” lengket dapet keluar.
    Dan masalah penetasan telor ada yg bersama pasir yg halus ada juga hanya terornya saja yg di bungkus dengan kaos lembap..
    Saat telor mulai menetas di kasih pakan berupa pur yg halus dan daun sawi ..
    Ngga usah di kasih minum karna sawi banyak mengandung air ..
    Untuk vitaminnya boia di gunakan kunyik di tumbuk lalu di campur samna air sedikit lalu di peras dan caara penggunaannya di semprot halus saja ke jangkriknya ..
    Untuk pakan saya menggunakan daun sawi dan pur saat jangkriknya sudah gede dan kira”umur 20/22 hari boleh mengguna kan pakan batang singkong banyak ko di warung padang dan gratis tinggal di minta aj.
    Dan untuk penjualan karna saya adalah penjual jhangkrik ketoko”burung yah tinggal di timbangin 1kg 40rb..
    Semoga bermanfaat..

  2. Saya berminat tinggi untuk beternak jangkrik, saya berdomisili di jogja. Adakah nomor telpon dan alamat dari fkp askrindo atau siapa saja yang bergerak dalam ternak jangkrik di jogjakarta? Tolong kirim ke alamat email saya zal_ripls@yahoo.com atau ke no telp saya 085643324384 (rizal) terimakasih

  3. saya ingin beternak jangkrik..tapi masih bingung apakah jenis jangkrik yang biasa dibudidayakan soalnya banyak dengar istilah jangkrik kalung, jangkrik alam, & jangkrik selering…apakah jenisnya sama atau mana yang kwalitasnya lebih bagus…dan dimana saya bisa mendapatkan telurnya..saya dipalembang…mohon pencerahannya..thanks

    • Soal jenis jangkrik, bisa yang kalung bisa juga yang selering/jliring. Jangkrik alam adalah penyebutan untuk jangkrik tangkapan alam apapun jenisnya.
      Untuk masalah telur, ayo siapa bisa bantu ya?

      • Kami menyediakan telur dan jangkrik Alam / Seliring untuk lokal dan semua wilayah di indonesia
        Untuk harga Telur Jangkrik sebagai berikut :
        * 1kg Rp 750.000
        * 1/2kg Rp 400.000
        semua harga sudah termasuk biaya ongkos kirim( TIKI/ JNE)
        Untuk Harga Jangkrik, harga di bawah harga pasaran
        Berminat hubungi
        Bapak Anam 0856 4041 7722

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s