Burung mabung, antara “cabut paksa” versus “mandi sauna”

Para penghobi burung, termasuk Anda tentunya, sering mengeluhkan masa mabung (molting) burung karena penuh kerepotan. Namun perlu ditegaskan lagi bahwa masa mabung burung memang sangat-sangat menuntut perhatian Anda.

Ketika Anda menghadapi masalah mabung, biasanya yang Anda cari adalah “obat perontok bulu“. Nah adakah obat seperti itu? Ada di pasaran. Bunyi iklannya antara lain “dijamin sukses merontokkan bulu seketika”.

Tetapi kalau saya diminta memilih, maka lebih baik saya tidak menggunakan “obat perontok”. Mengapa? Karena ketika burung mabung yang saya perlukan adalah “penumbuh bulu“. Kalau sekadar perontok bulu, maka yang saya perlukan hanyalah memegang burung, lantas brul… brul… brul… saya cabuti saja pasti cepat bersih… Nah?

Perlu diketahui bahwa yang diperlukan burung untuk mabung sebenarnya adalah “daya dorong” dari dalam dan bukan “daya cabut” dari luar tubuh. Karena pemahaman yang keliru seperti itu, kita akan segera bergegas mencari “obat perontok” dan mengabaikan perlunya “obat penumbuh” dalam menyelesaikan masalah mabung.

Akibatnya apa? Anda kurang bahkan tidak memperhatikan apa kandungan yang ditawarkan oleh obat “perontok bulu“. Isinya mengandung removal pun tetap Anda beli. Ya jangankan bulu burung, bahkan cat mobil pun akan segera mengelupas ketika disemprot removal. Memang, kandungan removal dalam “obat perontok bulu” kadarnya sedikit.

Kadar removal “yang sedikit” ini menimbulkan dilema. Jika kadarnya kurang, maka yang tercerabut hanyalah bulu-bulu kecil sementara bulu besar tetap membandel. Membandel karena removal tidak bisa masuk ke jaringan kulit-dalam di mana bulu besar menancap. Alih-alih bulu tercerabut, kulit burung yang mengelilingi pangkal bulu menjadi mati dan berkeriput yang selanjutnya “mengikat” pangkal bulu sehingga tidak bisa lepas-lepas sampai bulu luar “nyerit-nyerit” amburadul tidak karuan.

Bagaimana kalau disemprot berulang kali agar removal yang menempel ke bulu burung lebih banyak? Boleh saja, tetapi saya jamin lapisan kulit ari bakal “terbakar” dan mengeras serta menutup pori-pori kulit sehingga burung bakal kesulitan menumbuhkan bulu baru.

Lagi pula, sebanyak apapun Anda menyemprotkan perontok bulu pasti tidak bisa menembus semua lapisan kulit yang mengikat akar bulu. Hal ini akan menyebabkan ada bulu yang sulit sekali rontok karena memang sudah “terikat” oleh cengkeraman kulit ari yang mati dan mengeras.

Obat perontok “dari dalam”

Selain ada perontok bulu yang disemprotkan ada juga yang diminumkan alias berproses dari dalam tubuh. Kalau dalam tawaran iklannya adalah menjamin bulu burung segera rontok, maka biasanya kandungannya adalah protein kadar tinggi atau zat lain yang sifatnya membuat proses metabolisme di dalam tubuh burung berjalan “jungkir balik”, dan bisa juga zat yang bersifat hormonal.

Dalam kondisi tertentu, tanpa obat semacam itu pun bulu mudah sekali rontok. Katakanlah hanya dengan mengubah menu pakan secara ekstrim, bulu burung rontok bahkan termasuk bulu muda yang belum lama tumbuh. Inilah yang biasanya menyebabkan kita keheranan karena burung belum genap mabung, bulu mudanya sudah rontok lagi padahal bulu tua yang belum rontok tidak rontok-rontok juga.

Produksi hormon tertentu yang terpacu keras (untuk konteks awam, kita sebut saja semacam adrenalin), juga menyebabkan bulu burung mudah rontok apalagi bulu muda. Dalam hal inilah mengapa saya selalu menekankan agar burung yang baru selesai masa mabung harus menjalani masa rekondisi bulu sebelum ditarungkan. Jika bulu baru belum benar-benar kuat menancap, dia akan mudah lepas begitu burung terforsir tenaganya atau terpompa secara kencang produksi hormon “adrenalin”-nya.

Dalam konteks itulah ada dasar teorinya juga jika banyak penghobi burung yang menarungkan burung-burung yang seharusnya sudah memasuki masa mabung tetapi tidak juga mabung. Harapannya sudah pasti, burung segera brul… mabung.

Semua hal yang sifatnya “merontokkan bulu” baik dari dari luar (semacam removal) maupun dari dalam (makanan pengacak proses metabolisme dan pemompa produksi hormon) bukanlah pilihan yang tepat untuk membantu proses mabung burung kita.

Lantas, kalau saya lebih memilih obat “penumbuh bulu” daripada “perontok bulu” bagaimana ceritanya? Oke…

Protein penumbuh bulu

Sebelumnya, kita perlu berbicara dulu tentang bagaimana tumbuh kembang bulu semasa burung mabung.

Bulu rontok secara normal selama masa mabung sebenarnya dipengaruhi minimal oleh dua faktor utama. Pertama, nutrisi yang mendorong kesiapan fisik burung untuk menumbuhkan tunas bulu baru dan, kedua, terbukanya pori-pori di lapisan luar kulit burung.

Selama masa mabung, bulu lama akan segera diganti bulu baru, dan selama rontok itulah burung kehilangan 25% total berat badannya dan mutlak harus diberikan pengganti setidaknya seperempat dari jumlah total protein dalam tubuhnya.

Bulu dan selubung bulu burung terdiri dari lebih dari 90% keratin, yakni protein bulu yang diperlukan burung selama proses mabung. Protein bulu berbeda dari protein lain di dalam tubuh, semisal protein telur, dan membutuhkan proporsi yang berbeda atas asam amino-nya (blok bangunan protein-nya).

Burung mabung harus diberikan makanan mengandung asam amino. Dia kemudian akan menyerap dan menyimpannya sebagai keratin. Jika proses ini tidak mendapat dukungan asupan pakan yang benar, maka dipastikan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Misalnya saja mabung tidak tuntas atau proses rontok bulu berhenti di tengah jalan.

Pada saat yang sama burung membutuhkan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Permintaan energi yang besar untuk memproses protein yang dibutuhkan dalam pembentukan bulu menyebabkan burung harus lebih banyak diberi asupan makanan selama masa mabung. Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung untuk menumbuhkan bulu baru adalah sekitar dua setengah kali energi yang diperlukan burung selama masa bertelur.

Faktor-faktor penentu masa mabung selama ini tidak sepenuhnya dipahami karena memang rumit. Hal itu melibatkan antara lain masalah kadar hormon, usia, musim dan cuaca dan kondisi lingkungan secara umum. Namun hal yang paling penting adalah perlunya tambahan pasokan kebutuhan gizi untuk burung selama mabung sehingga mereka bisa mengembangkan bulu sebaik-baiknya.

Tetapi sekali lagi, yang diperlukan burung bukanlah energi sembarang energi, tetapi lebih pada energi untuk memproduksi bulu. Dalam konteks inilah sangat perlu adanya pasokan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin (lihat lagi misalnya artikel A-Q Molting, mabung, ngurak, nyulam pada burung.

“Mandi sauna”

Kalau pada poin-poin di atas saya berbicara masalah asupan makanan yang diperlukan burung agar mudah tumbuh bulu, sekarang saya akan membahas masalah “bantuan” yang diperlukan selama masa mabung agar pori-pori kulit lebih terbuka.

Tips A-Q Molting, mabung, ngurak, nyulam pada burung yang menyebutkan perlunya burung di-full kerodong dan lain-lain, sebenarnya bertujuan memastikan pori-pori kulit burung terbuka. Untuk memberi bobot lebih pada “rekayasa proses mabung” sebagaimana saya tulis dalam artikel tersebut, di sini saya akan memberikan tambahan tips.

Artikel ini disponsori oleh:

BirdMolt: Mineral pendorong proses tumbuh kembang bulu, bukan obat perontok bulu.

BirdVit: Vitamin pendamping burung mabung

FreshAves: Pembasmi kutu pengganggu proses mabung

1. Selama masa mabung, cobalah burung Anda ditempatkan di ruangan yang hangat, lembab, dalam kondisi full kerodong. Pastikan bahwa di dalamnya tersedia cukup air minum. Agar kondisi kesehatan terjaga, pada pagi hari tetap diangin-anginkan di udara segar tetapi tidak langsung kena sinar matahari.

2. Jika tidak ada ruangan hangat-lembab, Anda bisa juga meletakkan burung di teras rumah pada siang hari dalam kondisi full kerodong. Lantas semprot secara merata bagian luar kerodong dengan air.

Tujuan kedua hal di atas adalah memberikan burung terapi “mandi sauna” sehingga ada jaminan bahwa pori-pori kulit burung selalau terbuka secara maksimal selama masa mabung. Dengan cara demikian, maka proses mabung akan menjadi lebih lancar dan suksesssss…

Sekarang, apakah Anda tetap memilih terapi “merontokkan bulu” daripada terapi “menumbuhkan bulu”?

Salam rontok, salam dari Om Kicau.

Artikel terkait:

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

Cari cepat artikel di omkicau.com, silakan ketikkan kata kunci pada kolom pencarian di sini.

Cek artikel-artikel penting yang kami rekomendasikan:

Navigasi Utama:

Find us on Google+

About these ads

73 pemikiran pada “Burung mabung, antara “cabut paksa” versus “mandi sauna”

  1. Artikelnya oke.. Ga terlalu promosi seperti artikel2 lain yg terlalu mempromosikan produk daripada memberikan solusi bagi kicaumania..
    Kolom sponsor lebih bagus daripada promosi produk dimasukkan ke artikel..

    Salam kicau..

  2. malam om,,,mandi sauna yang di maksud gimana ya?
    apa sama dengan menjemur burung full kerodong dengan di basahi seluruh kerodong??
    Kalo memang begitu,butuh berapa lama dalam seminggu?dan dihentikan setelah pertanda apa om?
    Terima kasih pencerahanya om,,,

  3. permisi om,ane minta solusinya..
    kemaren burung murai batuku gara2 bulu ekor ma sayap patah,trus saya cabutin smuanya.skrg burung jd pendiem dan bulu2 kecil ada yang rontok.
    solusinya gmn,agar bulu burung cepat tumbuh dan bisa gacor lagi.
    EF yg biasanya JK p-3 s-3 sekarang tak naikin jd P-10 S-10 JK

  4. om kicau ,saya mau tanya ,saya baru nebus kacer kyk nya kacer saya bru slsai mabung,,tp yg jdi mslh ada 2 bulu ekor yg patah jd klihatan nya gak rapi ,gmna om baik nya di cabut apa biar kan mabung lagi,,kalau di cabut gmna cara nya agar kacer gak trauma,,mksh ya om

  5. Om, mau tanya cara nyabutbulu ekor mb yg aman bgmn yah? Takut kulitnya rusak. Soalnya ada 2 bulu ekornya yg patah sekitar 1 cm diatas permukaan kulit.. umur mb ku -+3,5 bulan, sebaiknya dicabut atau dibiarkan rontok sendiri om? Kondisi skrg sedang mabung (baru tumbuh bulu dewasa).. Thx
    Salam..

  6. om kicau, MB saya kondisi sayap sudah tua, tapi belum ada bulu halus yang jatuh. kemaren MB saya cabut ekor kemungkinan karna kutu, eh ternyata numbuh ekor baru 2 helai, baiknya perawatan nya spt MB mabung, atau gimana om? tidak saya terapkan perawatan mabung, karena sebelum nya MB ini OB makanya saya drop EF nya, kalo saya terapkan porsi mabung takutnya malah OB lagi om, baiknya gmana om? terima kasih sebelumnya

    • Jika tidak ada bulu halus atau bulu utama yang rontok pertanda tidak sedang mabung, supaya pertumbuhan ekornya bagus berikan kroto secukupnya setiap pagi, jangkrik cukup 1-2 ekor supaya birahinya tidak tinggi, dan cacing 2x/minggu. Tidak perlu mandi dan jemur hingga ekornya full.

      • terima kasih om saran nya, setelah beberapa hari diperhatikan tidak ada bulu halus yang jatuh, hanya waktu ekor saja yg jatuh yang dicabut sepertinya, tapi ekor acak2an dan nyerit seperti kutuan om,, baik nya gimana ya om? terima kasih om

  7. salam kicau mania, om mau konsul knpa ya KC ku kerjaanya hanya ngeriwik aja sepanjang hari hanya bunyi keras sesekali aja. terus kalo pas ditrek hanya ngelawan sebentar dah gitu macet gak mau ngelawan lagi. mohon solusinya.trims.

    • kacer bahan secara birahi belum stabil, jinakkan dulu dan setting birahi secara bertahap misalnya jangkrik 5/5, mandi, jemur 1-1,5 jam, kroto 2x/minggu lakukan dengan konsisten. rawat burung bahan butuh kesabaran om.

  8. om kicau .. kacer ku kan mabung… tpi gak brolll rontok nya… truss dia tetep aja bunyi nembak2 trus.. pdhl uda di kawasan tenang dan damai… gmn itu om… ngurus nya??? trims

  9. Salam kicaumania
    mo nnya om,.
    Saya muter2 di mbah google nyari artikel ttg burung siri siri kok gk nemu ya..
    Adanya cuma kapas tembak,jenggot cck rowo dll..
    Apa sjauh ini msh jarang yg blm tau burung trsb.. Shngga blm ada yg nulis artikel’y..
    Tolong di bantu om
    mksh..

  10. Om mau nanya,,,,
    Kacer saya tadinya bulu sayap patah di ujungnya,saya biarin sape sekarang belum lepas,jadi kurang rapi.apa ada solusi untuk melepas bulu tanpa ada efeknya?

    • Kalau seperti itu harus dicabut supaya tidak menghambat pertumbuhan bulu baru, sebelum dicabut mandikan burung terlebih dulu setelah dicabut dan usap dengan air hangat, hingga bersih.

  11. om kicau sya punya mb sya bingung dgn mb sya kata tmn ada yg bilang mb sya lampung super ada yg bilang medan mana yg bnr om ciri2nya ekor panjang diujung ekor membelah suara keras isian full variasi malm jga bunyi

    • nah om beli mb tujuannya beli kualitas burungnya atau beli asal-usulnya?, gak usah bingung semua mb punya keistimewaan sendiri-sendiri.

    • rawat mabung saja kalau memang ada bulu yang rontok. perawatan stop mandi dan jemur, perbanyak kerodong supaya burung bisa istirahat total, untuk ef tergantung karakter masing-masing burung ada yang tetap, ada yang stop, ada yang diperbanyak.

  12. tolonk bantuanya saya punya burung kacer udh 2th ndk mau mabung trs buluny nyerit2,saya sudah berusaha beli obat perontok berbagai merk tapi tetap ndk ada perubahan sama sekali,TOLONG di bantu,,,???

    • bisa jadi karena asal aplikasi sembarang obat perontok yang akhirnya justru membuat kacer tidak mabung, coba rubah pola rawatan secara ekstrim misalnya stop ef, ganti voor berprotein lebih tinggi dan full kerodong (merubah total kebiasaan harian).

      • Satu lg om, klo utk kenari EF apa yg bagus kita berikan pada masa rontok ato nyulam ? Dan cendet EF apa yg kita berikan pd masa rontok dan nyulam. Maaf bnyk nanyak, krn masi newbie. Sebelumnya terima kasih. Sukses selalu om.

        • KN saat proses mabung stop ef, saat tumbuh bulu baru berikan ef telur puyuh, selada, apel bergantian. Cendet selama proses rontok ef ditambahkan 40% dari ef semula.

  13. om kicau saya punya burung kakatua tapi bulunya rontok trus udah saya mandiin tiap pagi tapi gak tumbuh2 juga..kira2 obat apa supaya cepat tumbuh bulunya?? mohon pencerahan om..makasih.

Om dan Tante, tanya masalah burung? Gunakan Halaman Curhat. Mohon maaf karena keterbatasan waktu dan ilmu jika banyak pertanyaan yang tidak/belum terjawab. Terima kasih.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s