Hindari inbreeding dalam penangkaran burung

KETIK DI KOLOM BAWAH INI 👇🏿 SOLUSI MASALAH BURUNG YANG PINGIN ANDA CARI…

hindari penangkaran burung inbreeding
Hindari penangkaran burung secara inbreeding

Anda tentu sering mendengar istilah inbreeding dalam konteks penangkaran, baik hewan maupun tanaman. Sebenarnya apa sih inbreeding, khususnya dalam penangkaran burung? Apa dampak positif dan dampak negatifnya bagi hasil penangkaran yang kita kembangkan?

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Perkawinan sedarah dalam penangkaran burung adalah proses reproduksi yang terjadi akibat perkawinan dari dua burung dengan garis genetik sama atau memiliki orang tua yang sama atau bersaudara. Misalnya adalah induk jantan dengan anakannya, anakan dengan induk betina, anak dengan anak, cucu dengan kakek atau nenek dan seterusnya.

Perkawinan inbreed bisa meningkatkan risiko burung anak menuruni sifat resesif yang merusak. Jika terjadi penurunan genetis (kesehatan secara umum) dari suatu populasi burung, maka disebut inbreeding depression. Sifat pembawa yang menyebabkan penurunan kualitas keturunan biasanya dihilangkan melalui proses tertentu yang juga dikenal sebagai genetic purging atau “pembersihan genetik”.

Maaf menyela, kalau burung Anda kondisi ngoss terus dan pengin jadi joss, gunakan TestoBirdBooster (TBB), produk spesial Om Kicau untuk menjadikan burung ngoss jadi joss...

Perkawinan inbreeding atau penangkaran antar-sanak dalam bahasa sehari-hari dikenal istilah incest atau antar-muhrim. Pengertian inbreed dalam biologi meliputi juga perkawinan atau pembuahan sendiri (selfing atau self fertilisation).

Hubungan kekerabatan (relatedness atau relationship) ini biasanya dikuantifikasi dengan beberapa ukuran (seperti koefisien konsanguinitas dari Jacquard, koefisien kesekerabatan atau inbreeding coefficient, dan kovarians kekerabatan).

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Para penangkar burung (yang sudah berkembang di Thailand atau di Barat misalnya) menghilangkan karakteristik yang tidak diinginkan dalam populasi burung tertentu, yang juga dibarengi dengan pemusnahan terhadap apa yang dianggap “keturunan tidak layak”, dilakukan terutama ketika mencoba untuk memunculkan sifat baru pada burung tertentu.

Jika Anda sudah ahli dalam “memilah dan memisahkan” sifat keturunan tertentu pada burung, silakan saja Anda menangkar burung dari indukan atau keturunan yang sama. Namun jika masih awam atau pemula, saran saya, kawinkan burung dari orang tua atau kakek yang berbeda.

Saat ini banyak orang membeli sepasang burung jantan-betina dari penangkaran dan bahkan dari sarang yang sama sejak masih anakan. Kemudian sepasang burung itu dibesarkan dan dijodohkan untuk dianak-pinakkan. Dalam konteks pengembangan keturunan seperti saya uraian di atas, maka pembesaran dan dilanjut penjodohan burung dari indukan yang sama sebaiknya dihindarkan.

Demikian sobat, semoga bermanfaat.

Enhanced by Zemanta

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

6 Comments

  1. infonya bermanfaat sekali,, saya mau belajar bagaimana mengawainkan burung untuk mendapatkan keturunan terbaik, saya butuh panduan-panduan breeding dgn memperhitungkan teori inbreeding dan line breeding,, mohon info dong\,, terimakasih

Komentar ditutup.