Trend burung ciblek (3): Kaltim sedang fokus ke pleci

Naiknya pamor burung kecil pada lomba di Jawa seperti pleci, ciblek, prenjak tidak membuat serta merta di wilayah Kaltim ikut merasakan popularitas burung mungil ini. Pamor prenjak/ciblek saat ini sedang kalah dibanding pleci. Kawasan Kaltim umumnya masih fokus dengan pleci.

“Sementara kita tidak ikut-ikutan seperti di Jawa. Akan tetapi kalau materi sudah mulai banyak di Kaltim. Juga permintaan teman-teman sudah mulai banyak, pasti kita akan membukakan kelas sendiri,” ujar Didik, kordinator EO Rajawali BC Samarinda.

Hingga kini ciblek dibuka 2 kelas, sedangkan pleci baru satu sesi lomba. Para pemain Kaltim mengatakan, mereka tertarik pada ciblek. Pasalnya jenis ini bertipikal fighter dan Iebih cepat untuk menjadikan burung gacor.

burung ciblekVariasi suara ciblek bagus karena bisa dimaster. Sedangkan pleci, berdasarkan pengakuan para pemain di Kaltim, butuh sekitar 3 bulan untuk menjadikan gacor. Memang, untuk pemeliharaan ciblek, tidak bisa ngetrend terus dikarenakan perawatannya susah.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Jenis ini membutuhkan porsi kroto lebih banyak, juga ulat bumbung sedangkan hampir di seluruh Kaltim pasokan kroto sama ulat bumbung sangat terbatas.

“Kita kesulitan dengan minimnya pasokan kroto serta ulat bumbung. Kalau ada stok, baru datang saja di kios tak Iebih dari 30 menit pasti sudah habis diserbu pembeli, padahal itu dikabarkan hanya lewat SMS atau telpon saja,” ungkap Iwan, pemilik kios burung Kucica Balikpapan.

Untuk stok prenjak putih atau ciblek di Kaltim sangat banyak. Harga bakalan yang belum makan voer dibanderol Rp 35 ribu, sedangkan yang sudah makan voer Rp 60 ribu. Kalau sudah jadi, dibanderol Rp 250 ribu keatas.

Transfer prenjak putih atau ciblek yang sudah jawara di Kaltim baru tembus kisaran Rp 2 juta – Rp 4 juta. “Pasokan materi masih mendatangkan kiriman dan Jawa,” sambungnya.

Akan tetapi karena burung ini jenis fighter, dikhawatrikan ke depannya cepat berkurang atau punah di habitatnya. Diharapkan penan serta kios-kios burung juga EO di wilayah ni ikut aktif mengikuti pasar dan Jawa yang sedang ngetrend. Dengan demikian para pemain yang menginginkan bahan untuk dilombakan tak kesulitan mendatangkan dari Jawa. (Bersambung)
Tulisan terkait dan catatan penting dari saya (Om Kicau):

Catatan Om Kicau:

Artikel ini adalah serangkaian artikel dalam laporan utama di Tabloid Agrobis Burung Edisi terakhir (Edisi Minggu II April 2012).

Hanya saja, menurut saya, ada ketidakkonsistenan dalam pengistilahan burung prenjak dan/atau burung ciblek. Dalam laporan yang ditulis reporter di wilayah Jateng-DIY, Kaltim dan Bandung, mereka membedakan antara apa yang disebut ciblek dan prenjak. Sedangkan reporter wilayah Jatim dan Bali, menuliskan istilah prenjak sebagai sebutan untuk burung ciblek yang dimaksud/dikenal di Jateng/DIY dan blog barat termasuk Jakarta.

Dengan demikian, tulisan yang bersumber dari Agrobis Burung tersebut sudah saya ubah agar terjadi konsistensi isi/makna dari artikel pertama sampai terakhir.

Salam.
Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.