Beberapa tips mengatasi gangguan tikus terhadap burung peliharaan

Beberapa waktu lalu, Om Yayang kehilangan cucak hijau Dahsyat, gaco langganan juara yang sekaligus ikon utama pada PS3 SF yang dipimpinnya. Dahsyat mati dihajar tikus, dengan tubuh tercerai berai, serta bulubulu berserakan di dasar sangkar. Sebenarnya, ada nggak sih cara efektif untuk mengatasi serangan tikus terhadap burung kicauan? Berikut ini beberapa tips mengatasi gangguan tikus terhadap burung peliharaan Anda di rumah, baik burung kicauan, burung hias, maupun klangenan seperti perkutut, derkuku, dan puter, serta burung yang ada di penangkaran.

Gangguan tikus
TIkus merupakan pengganggu utama burung peliharaan, termasuk burung dalam penangkaran.

Bisa dibayangkan bagaimana perasaan Om Yayang, juga kicaumania lainnya, ketika burung yang dirawat dengan susah-payah, bahkan sudah puluhan kali menjuarai lomba, tiba-tiba mati dihajar tikus

( silakan baca juga: Cucak hijau Dahsyat kini tinggal nama )

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Meski sudah dilakukan beberapa usaha untuk mengusir keberadaan tikus dari sangkar maupun kandang penangkaran, banyak kicaumania yang mengeluh karena tikus malah bertambah nekat.

Beberapa waktu lalu, Om Kicau pernah memberi panduan mengenai cara membuat jebakan untuk tikus. Jebakan ini memang cukup efektif untuk membasmi beberapa ekor tikus sekaligus.

Dalam beberapa kasus, tikus-tikus faham kalau telah dijebak. Sehingga ketika melihat rekannya mati oleh jebakan, tikus yang selamat mencoba menghindari jebakan tersebut.

Ini mirip dengan racun tikus, di mana tikus yang selamat namun melihat rekannya mati biasanya enggan menyentuh makanan yang sama. Begitu pula dengan penggunaan lem tikus. Agaknya, tikus punya memori bagus untuk mengingat marahabaya.

Jebakan, racun, dan lem efektif saat kali pertama dipasang. Namun, sesudahnya, tikus-tikus yang pernah melihat akan menghindarinya. Kecuali jika tikus-tikus tersebut tak pernah melihat rekannya mati akibat perangkap yang kita pasang.

Tetapi haruskah kita menyerah dan membiarkan burung kesayangan atau burung yang diternak mati sia-sia akibat dimangsa binatang pengerat ini?

Oke, sekarang kita coba tiga metode lain untuk mencegah dan / atau mengusir tikus, setidaknya agar tak mendekati sangkar atau kandang penangkaran burung. Ketiga metode ini adalah :

  1. Menggunakan alat pengusir tikus elektronik.
  2. Menggunakan aroma-aroma yang membuat tikus enggan datang.
  3. Membuat kapok atau memberi trauma pada tikus

Berikut penjelasan dari ketiga metode yang dimaksud.

1. Menggunakan alat pengusir tikus elektronik

Ultrasonik pengusir tikus
Ultrasonik pengusir tikus

Perkembagan teknologi telah membawa kita pada era di mana semuanya serba elektronik. Mulai dari pemasteran burung hingga perawatan burung yang stres melalui terapi brainwave.

Begitu juga penggunaan gelombang suara tertentu yang diklaim bisa mengusir tikus atau serangga-serangga seperti kecoak, laba-laba, dan sebagainya.

Selama ini masih banyak penggemar burung yang bertanya-tanya, apakah gelombang ultrasonik yang dihasilkan alat tersebut cukup aman pada burung peliharaan ?

Dari berbagai tulisan dan artikel-artikel yang membahas mengenai masalah ini, dapat disimpulkan bahwa hal tersebut tergantung frekuensi yang digunakan.

Di beberapa negara dijual alat-alat serupa untuk mengusir burung liar. Efeknya, suara dari alat ini mampu mengganggu burung, yang membuatnya gelisah dan akhirnya enggan menghampiri sumber suara tersebut.

Karena itu, jika Anda ingin menggunakannya, pastikan alat ultrasonik ini sudah terbukti keampuhannya. Sebab kita tidak bisa mendengar suaranya. Pengalaman para penangkar burung yang pernah memakai alat ini tentu akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat baik.

Selain itu, sebelum digunakan, Anda perlu berkonsultasi dulu dengan penjual / produsen mengenai efektif dan tidak peranti elektronik pengusir tikus atau serangga. Apakah alat tersebut tidak mengganggu atau menyakiti hewan peliharaan lain seperti burung, terutama burung yang sedang bertelur, juga anakan atau piyik yang baru menetas.

2. Menggunakan aroma-aroma yang membuat tikus enggan datang

Salah satu cara yang relatif aman untuk mengusir tikus adalah menggunakan bau-bauan atau aroma yang berasal dari bahan-bahan khusus yang ditakuti atau dihindari tikus. Biasanya aroma dan bau-bauan ini menggunakan tanaman atau buah tertentu, yang aman bagi manusia dan hewan peliharaan lainnya.

Beberapa buah, daun, dan bagian tanaman lain yang bisa digunakan untuk mengusir tikus adalah:

a. Mengkudu

Buah mengkudu banyak dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh manusia atau pengobatan. Selain itu, aromanya juga cukup ampuh untuk mencegah dan mengusir tikus yang mengganggu.

Caranya, potong buah mengkudu, lalu letakkan di lokasi yang sering dilalui tikus atau di sekitar kandang penangkaran burung.

b. Durian

Selain terkenal kelezatannya, aroma wangi buah durian (Durio zibethinus) mampu membuat tikus enggan datang. Bagian yang digunakan untuk mengusir tikus adalah kulitnya saja (kalau isinya untuk Anda saja, he.. he.. he…).

Potong kulit durianmenjadi beberapa bagian, letakkan di tempat-tempat yang sering dilalui tikus, misalnya  dasar kandang penangkaran, di samping kadang penangkaran, atau tempat lainnya.

Bau dan aroma menyengat dari kulit durian mampu mencegah tikus datang kembali. Namun, tikus masih berpotensi datang lagi, ketika kulit durian mulai kering dan aromanya sudah hilang.

Namun jika, Anda beruntung, biasanya tikus-tikus tidak akan datang lagi karena telah menemukan lokasi baru yang nyaman.

Penggunaan aroma kulit durian hanya bisa dilakukan pada musim panen saja, biasanya November – Maret. Selebihnya, agak sulit untuk mencari kulit durian. Belum diketahui apakah aroma durian sintetis (misalnya essence durian) juga efektif untuk mengusir burung.

c. Bintaro

Jenis buah lain yang bisa mengusir tikus adalah bintaro. Buahnya berbentuk bulat dan berwarna hijau tua. Cara menggunakannya pun cukup dengan menyimpan buah yan sudah disobek pada sisi kanan dan kiri, dengan tujuan untuk mengeluarkan getahnya yang ada di bagian dalam.

Getah buah bintaro inilah yang ditakuti tikus. Buah ini bisa diletakkan di lokasi yang sering dilewati tikus, atau di sekitar kandang penangkaran burung.

d. Daun sirsak

Daun sirsak sejak dulu sering dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Caranya dengan meletakkan beberapa lembar daun sirsak di tempat yang sering dilalui tikus, dasar kandang penangkaran, atau sekitar kandang.

e. Daun mint

Aroma dari daun mint (Mentha codifolia) terbukti bisa mencegah dan mengusir tikus. Ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama, mencampur bubuk daun mint dengan air, lalu dimasukkan dalam botol semprotan / sprayer. Semprotkan di tempat-tempat yang dilalui tikus atau sekitar kandang penangkaran.

Kedua, oleskan daun mint pada kertas karton, lalu letakkan di lokasi yang sering dilalui tikus. Aroma daun mint akan membuat tikus merasa terganggu dan akhirnya pergi dari lokasi tersebut.

f. Tanaman berduri tajam

Anda juga bisa menanam tanaman berduri tajam di sekitar kandang penangkaran. Tanaman berduri panjang akan membuat tikus enggan menghampiri kandang dan melewatinya.

Ada beberapa jenis tanaman yang memiliki duri tajam, misalnya mawar, kaktus, euphorbia, dan acanthus atau jeruju.

g. Kapur barus (Dryobalanops aromatica)

Hancurkan beberapa buah kapur barus hingga kasar, lalu sebarkan di sekitar kandang penangkaran atau tempat yang sering dilalui tikus. Selain efektif mencegah dan mengusir tikus, aromanya juga bisa membuat daerah di sekitar kandang menjadi lebih wangi.

3. Membuat kapok tikus atau memberi trauma pada tikus

Cara terakhir ini cukup unik, yaitu membuat kapok tikus sehingga enggan datang lagi. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, antara lain:

1. Memelihara jangkrik dewasa

Sebagai penggemar burung, kita tentu memanfaatkan jangkrik untuk pakan burung. Jika kebetulan Anda mendapati jangkrik yang sudah dewasa , maka jangkrik juga bisa dimanfaatkan untuk menjaga lingkungan sekitar kandang dari ancaman tikus.

Caranya, jangkrik dipelihara dalam wadah khusus dan diletakkan di sekitar kandang atau di ruang tempat sangar burung digantang. Suara jangkrik berisik bisa mencegah tikus datang ke tempat tersebut.

2. Semprotkan larutan cabai dan deterjen

Anda juga bisa mengusir tikus dengan membuat larutan yang terdiri atas campuran cabai dan deterjen. Tapi ingat, campuran ini jika tersentuh kulit akan terasa sangat perih dan terbakar. Jadi, hati-hatilah saat membuatnya, agar tidak mengenai kulit dan mata.

Campurkan cabai yang telah ditumbuk dengan sabun detergen, lalu beri sedikit air, kemudian diaduk hingga merata. Setelah itu, larutan dimasukkan dalam botol semprotan / sprayer.

Semprotkan larutan ini ke arah tikus, dan usahakan langsung mengenai tubuh atau pantat tikus. Rasanya yang panas akan membuat tikus kapok datang lagi ke rumah Anda.

3. Beri pakan umpan yang dicampur baking soda

Tikus merupakan hewan pengerat yang tidak bisa mengeluarkan gas dari dalam tubuhnya. Karena itu, mengusirnya dengan menggunakan baking soda bisa menjadi salah satu alternatif cukup ampuh .

Caranya, siapkan pakan umpan yang telah diberi baking soda, letakkan pada lokasi di mana tikus sering lewat atau di sekitar kandang penangkaran.

Begitu termakan, baking soda langsung bereaksi. Karena tikus tidak bisa buang gas, maka perutnya akn merasa tidak enak terus-menerus. Dengan cara itu, tikus akan kapok dan tidak bakal lagi berkunjung ke tempat Anda.

4. Mengecat tikus dengan warna terang

Cara berikutnya mungkin cukup menggelikan. Sebab Anda harus bisa menangkap seekor tikus terlebih dulu. Jika sudah tertangkap, silakan cat bilunya dengan warna-warna terang, misalnya putih atau kuning.

Ketika tikus tersebut dilepaskan, maka kawan-kawannya yang biasa mendatangi rumah atau kandang penangkaran akan ketakutan. Jadi, tikus yang dicat ini bertugas mengusir tikus lainnya. Untuk lebih awet, sebaiknya gunakan cat semprot agar tidak mudah luntur.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah dan mengusir tikus yang sering mengganggu burung peliharaan Anda, bahkan sering mengganggu seisi rumah,

Perlu diketahui, efektivitas dari beberapa metode di atas juga tergantung dari beberapa faktor. Misalnya, konstruksi kandang penangkaran atau rumah kita, banyaknya makanan yang bisa ditemukan di sekitar kandang / rumah, lokasi kandang berdekatan dengan selokan, dan sebagainya.

Namun, kita tidak akan pernah mengetahui hasilnya jika tidak pernah mencobanya.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

6 Comments

  1. Taruh kotoran ular yang dikasih makan tikus, ini uampuh polll, atau kotoran ular di hancurin campur ma makanan ampuh membunuh tikus dgn reaksi menghentikan paru2 tikus hebatnya ramuan ini hanya berlaku buat hewan lainnya jadi aman. Coba cari di teman yang hobby reptil.

  2. Ada lagi 1 cara yg lumayan ampuh cara’a seperti yg d sebutkan d atas dengan mengecat tikus,
    Cara yg d atas itu dengan mengecat,nah klw ini dengan mengelem bagian dubur tikus,dubur d lem dengen menggunakan lem cair / tetes sampai bagian dubur rekat & tdk memungkinkan untuk terbuka,,setelah selesai lepaskan tikus tersebut & tunggu reaksi sekitar 3 / 2 hari maka sitikus yg bagian dubudr’a sudah d lem akan membuat gaduh & akan menyerang sesama tikus krn tikus merasa tersiksa tdk bisa membuang kotoran,tikus akan menyerang sesama tikus klw tikus merasa tersiksa / kesakitan,

Komentar ditutup.