Lovebird Kusumo menjadi magnet tersendiri bagi ratusan penonton dan peserta lainnya dalam even akbar Surabaya Cup I di lapangan Yonif 516  / CY Kodam V Brawijaya, Surabaya, Minggu (10/5). Gaco milik H Sigit WMP dari WMP SF Klaten ini pun seperti tak mau mengecewakan penggemarnya.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Penonton berlomba-lomba memotret lovebird Kusumo.

Turun di semua (6) kelas, lovebird Kusumo berhasil menjuarai semuanya alias melakukan sapubersih gelar juara 1. Ini mengulangi prestasi Kusumo dalam even Asia Afrika Cup di Bandung (26/4) dan FairPlay Cup di Solo (1/3).

Lovebird Kusumo juga pernah menjuarai lima kelas dalam even Soeharto Cup 2 di Jogja (8/3), kemudian mencetak quattrick (empat kali juara 1) dalam even nasional Arema Cup V di Malang (22/3), Road to BnR Award di Lapangan Banteng Jakarta (5/4), dan even regional Perang Bintang TKKM di Jogja (3/5).

( lihat juga Video & audio terbaru lovebird KusumoTips perawatan di sini )

Kehadiran Kusumo benar-benar menggetarkan publik Surabaya dan sekitarnya. Banyak kicaumania yang sengaja datang karena ingin melihat Kusumo. Tidak sedikit pula yang berebut ingin memotret lovebird Kusumo yang selalu digantang paling awal.

Lovebird Kusumo selalu digantang paling awal

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Dibandingkan dengan tempat-tempat lainnya, sambutan lovebird lovers Surabaya terhadap Kusumo memang paling meriah dan heboh. Ketua Panitia Surabaya Cup I, Om Jimmy DS, pun mengakui kalau kehadiran Kusumo benar-benar telah memberikan warna lain.

Aplaus penonton untuk lovebird Kusumo.

“Untung ada Kusumo! Semuanya ikut terhibur, mulai dari panitia, peserta lain, maupun penonton. Semua terkesima dan terkagum-kagum melihat aksi Kusumo,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Om Sofyan atau biasa dipanggil Kang Pian, utusan dari BnR, serta Pak Toni, utusan dari Ronggolawe.

Om Kicau coba merekam bagaimana kemeriahan dan kehebohan para penonton ketika menyambut dan memberi aplaus setiap kali Kusumo tampil. Celetukan-celetukan lucu pun bermunculan.

“Ayo-ayo, lihat korban pembantaian selanjutnya….”

“Oalah juri. Sudahlah tidak usah dipantau itu robot, udah jelas. Tinggal cari juara duanya saja…”

Setiap habis menggantang, penonton kemudian mengikuti dan mengerumuni dari dekat. Jumlahnya mungkin ratusan.

Om Sigit, kru WMP Klaten, dan lovebird Kusumo dikelingi para pengagumnya.

“Wah, hanya Kusumo yang bisa ngalahin pesona bakul akik. Benar-benar fantastis, ” celetuk seorang di antara kerumunan penonton.

Sesungguhnya, lawan Kusumo dalam even Surabaya Cup I ini bisa dikatakan cukup berat. Yang paling memberi perlawanan adalah Srikandi milik Om Cahyo Matrik. Burung ini empat kali meraih juara 2.

Banyak yang mengira Srikandi adalah nama lain Dewi Sri, gaco Om Cahyo yang pernah nyeri juara 1 dalam even akbar Valentine Day di Jogja, 15 Februari 2015.  Saat itu, Dewi Sri mengalahkan lovebird Kusumo. “Nggak, Srikandi ya Srikandi. Dewi Sri sedang mabung,” kata Om Cahyo.

Om Ferry Yong dari Kurnia BF Banjarnegara juga turun di sini. Dia membawa 5 gaco, termasuk Dollar yang meraih juara 3 Kelas Jembatan Merah A, dan Montana juara 2 Kelas Bambu Runcing.

Gaco-gaco Om Ferry Yong bakal kembali beradu dengan Kusumo dalam even Soedirman Big Festival di Purwokerto, Minggu 24 Mei 2015. Sebab, Om Sigit WMP dan Om Ferry memang sudah berencana berangkat ke sana.

Mata Angin perkasa di kelas murai batu

Di kelas murai batu, Mata Angin milik Edy MKS dua kali merebut juara pertama. Murai batu ini juga pernah menjuarai kelas utama dalam even Ebod Jaya Cup di Surabaya, 1 Juni 2014.

Dalam even kali ini, Mata Angin menjuarai kelas paling bergengsi Tugu Pahlawan, serta Kelas Bambu Runcing. Adapun murai baru Nogososro milik Om Tatuk menjuarai Kelas Jembatan merah.

Black Pearl, murai batu ring milik Noes Gaya, juga tampil ciamik. Selain menjuarai MB Ring Jembatan Merah, Black Pearl juga meraih juara kedua di kelas umum, yaitu Kelas Tugu Pahlawan. Satu sesi MB ring lainnya dijuarai murai batu Executor milik Ir David dari Duta Pakualam.

Murai batu Black Pearl
MB Black Pearl: Juara di kelas ring dan umum.

Cucak hijau Pemburu Dollar milik Robert “Pemburu” Hendro dari Bondowoso meraih double winner. Satu kelas cucak hijau lainnya diraih Persebaya milik H Rizal, pimpinan LBM Team.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

H Rizal LBM: Cucak hijau Persebaya juara 1 Kelas Kembang Jepun.

Robert juga memborong juara di kelas cendet, serta satu kelas anis merah. Semua jagoannya diberi nama yang sama: Pemburu. Robert pun dinobatkan sebagai juara umum SF, sementara H Sigit WMP menjadi juara kedua SF.

Gelar juara umum BC diraih Naga Hitam, sementara Ojo Lali BC pimpinan Mr Fajar Bali meraih juara kedua SF.

Om Yogi kali ini tidak ikut mengawal langsung, karena pada hari yang sama mengawal Naga Hitam dalam even Happy Sunday Fiesta 2 – PBI DKI di Hanggar Teras Pancoran, Jl Gatot Subroto, Jakarta. Hebatnya, dalam Naga Hitam juga meraih juara umum BC.

Salah satu penyumbang poin bagi Naga Hitam adalah kacer Hector milik Om Lulun yang meraih juara 1 dan 3. Hector termasuk kacer yang cukup disegani di Blok Timur.

Kacer Hector milik Mr Lulun juara 1 dan 3.
Kru Mr Lulun moncer bersama kacet Hector.

Om Alfian yang memimpin rombongan Naga Hitam di Jawa Timur mengatakan, empat dari lima kelas murai batu dimenangi timnya. Mata Angin, Nogo Sosro, dan Black Pearl merupakan amunusi teman-teman Naga Hitam.

Dua kelas kenari juga dimenangi Algojo milik Om Yogi Naga Hitam. Wahyu 8055 dari Semarang juga memperkuat Naga Hitam. Kenari andalannya, Oscar, meraih juara 2 dan 3.

Om Jimmy DS selaku ketua panitia dan Om Hanz (ketua pelaksana) mengaku puas dengan even kali ini. “Kami berhasil mengumpulkan sejumlah EO, termasuk yang besar-besar. Kita pun sepakat bahwa di antara kita sesungguhnya saling membutuhkan. Yang dibutuhkan saling dukung, saling koordinasi, saling menghormati,” kata Om Jimmy.

Ketua PBI Pusat Mr Bagya Rachmadi SH pun berkenan hadir dan mengikuti jalannya lomba dari awal sampai akhir. Begitu pula Mr Sofyan selaku utusan BnR dan Mr Toni dari Ronggolawe. (Waca)

Ketua PBI Surabaya Om Heri (kiri) serahkan trofi juara umum SF kepada Robert Hendro.
Om Sigit WMP menerima trofi juara kedua SF dari Kol Inf M Nur Rochmad.
Ketua PBI Pusat M Bagiya serahkan trofi juara umum BC kepada Om Alfian Malang dari Naga Hitam.
Om Fajar terima trofi juara 2 BC dari Om Jimmy DS.
Benny AP (kanan) mengawal MB Batistuta.
Dari kiri: Hartono Sragen, Wahyu Agrobur, Mr Bagiya, Om Heri PBI Surabaya, Kang Pian BnR, Kang Toni Ronggolawe.

Hasil Lengkap Surabaya Cup I (Minggu, 10 Mei 2015)

KELAS LOVEBIRD | MURAI BATU | CUCAK HIJAU | KACER | KENARI | CENDET | KELAS LAIN

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.

Page: 1 2 3 4 5 6 7 8