Awas, ada lovebird Ayumi dan Sakura milik Mohan 368 Bojonegoro!!!

Dua lovebird milik Mohan 368 Bojonegoro, yaitu Ayumi dan Sakura, bakal menjadi ancaman di Blok Timur. Meski belum lama diorbitkan, keduanya terus menuai prestasi yang mengesankan.

Om Mohan 368 dikenal sebagai breeder lovebird warna, khususnya lovebird blorok (pied). Selama ini dia asyik dengan dunia penangkaran lovebird, sampai akhirnya menyadari bahwa kelas lovebird kini menjadi primadona dalam berbagai lomba, latpres, dan latber di seluruh Indonesia.

“Peminatnya selalu ramai, terutama di wilayah Bojonegoro. Hampir semua kelas lovebird selalu full gantangan. Inilah yang membuat saya tertarik juga untuk turun ke lapangan,” tutur Om Mohan 368 yang bergabung dengan Ojp Dumeh BC Bojonegoro.

Dia lalu membawa lovebird Ayumi dan Sakura mengikuti Latpres P4B2 di Bojonegoro, 20 Desember 2015. Ayumi menorehkan prestasi luar biasa, dengan memenangi tiga kelas sekaligus (hattrick), yaitu Eksekutif, Favorit, dan Bintang A.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Lovebird Ayumi
Lovebird Ayumi: Enam kali juara 1 dalam waktu sepekan.

Bagaimana dengan prestasi Ayumi di Kelas Bintang B? Ternyata Om Mohan 368 tak menurunkannya. Ayumi sengaja diistirahatkan. Sebagai gantinya, dia menurunkan lovebird Sakura yang ternyata juga tampil prima dan meraih juara pertama. Wow!!!

Trofi kemenangan LB Ayumi
Trofi kemenangan LB Ayumi dalam Latpres P4B2 Bojonegoro

Seminggu kemudian, Om Mohan membawa lovebird Ayumi dalam even Agro Wisata Salak Berkicau (27/12). Hasilnya, lovebird debutan baru ini kembali mencetak hattrick. Turun tiga kali, tiga kali pula meraih juara 1.

Tentang rahasianya mengorbitkan lovebird Ayumi dan Sakura, Om Mohan dengan rendah hati hanya mengatakan, kuncinya adalah kebersihan sangkar dan rajin mandi-jemur. Perawatan lainnya standar alias tidak berbeda dari lovebird rumahan.

“Saya cuma memberinya millet putih sebagai menu hariannya. Untuk menstabilkan birahinya, mandi malam juga saya terapkan kepada Ayumi dan Sakura,” jelas Om Mohan.

Kru Mohan 368
Kru Mohan 368 saat menjuarai Agro Wisata Salak Berkicau (27/12).

Kalau mau dilombakan, maka persiapannya dimulai pada H-4. Dalam hal ini, milet putih diganti milet produk Asami. Selain itu, burung diberi 5 butir irisan kangkung kecil-kecil. Mandi-jemur masih seperti rawatan harian.

Pagi hari sebelum dibawa ke arena lomba, LB Ayumi dan Sakura menjalani ritual mandi, agar burung merasa nyaman dan tenang selama dalam perjalanan.

Sampai di laoangan, Om Mohan akan membuka kerodong sekitar 10 menit, kemudian lovebird diberi jagung muda. Setelah itu full kerodong. Satu sesi sebelum lomba dimulai, pakan bijian maupun extra fooding (EF) harus dicabut dari sangkarnya.

Selain beternak lovebird warna (blorok), Om Mohan 368 juga menangkar burung murai batu. Materi induk merupakan eks jawara yang pernah diorbitkannya. “Sekarang sudah ada 11 pasangan induk di kandang ternak. Beberapa anakan mulai moncer di lapangan,” jelasnya.

Om Mohan 368
Om Mohan 368 sukses beternak lovebird blorok dan murai batu.

Anakan murai batu produk Mohan 368, khususnya yang kualitas lomba, kini menggunakan ring BnR. Ini memberi keuntungan bagi pembeli, yang nantinya ingin tampil di lapangan. Jika mengikuti kontes yang diselenggarapan BnR, maka pemilik murai dan peternaknya akan mendapat  bonus uang tunai dari BnR Pusat. (OK-2)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.