Cucak hijau Anda kemasukan suara wiwik/kedasih? Ini cara mengatasinya!

Cucak hijau merupakan burung peniru yang cerdas. Suara apapun yang didengarnya bisa ditiru dengan sangat baik. Karena kepandaiannya itu, banyak kicaumania yang mengeluh karena cucak ijonya kemasukan suara burung wiwik / kedasih dan mampu menirunya secara fasih. Nggak perlu galau. Berikut ini tips mengatasi cucak hijau yang kemasukan suara wiwik/kedasih.

suara wiwik
Tips mengatasi cucak hijau kemasukan suara burung kedasih/wiwik.

Sejak dulu, burung wiwik / uncuing atau kedasih kerap dianggap pembawa berita buruk, apalagi kalau disertai dengan lantunan suara kicauannya yang mendayu-dayu.

Bagi kicaumania di Indonesua, suara burung parasit ini dianggap kurang baik jika ditiru burung peliharaan mereka. Alasannya sederhana. Suara yang terlalu mengalun dinilai kurang baik sebagai masteran, bahkan dianggap sebagai suara mati.

Selama ini, yang paling sering direpotkan dengan mitos ini adalah penggemar cucak hijau, apalagi jenis burung ini pandai meniru beragam suara yang didengarnya. Cucak hijau dikenal sebagai burung latah. Ketika mendengar suara yang menarik perhatiannya, dia akan berusaha menirunya semirip mungkin, termasuk suara burung wiwik.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Mengatasi burung cucak hijau yang kemasukan suara wiwik sebenarnya cukup sederhana, sehingga tak ada yang perlu dikhawatirkan kalau burung kicauan Anda mendadak mengeluarkan suara tersebut. Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan :

  • Jika lingkungan sekitar rumah Anda kerap dijadikan ampiran burung kedasih (terutama pada jam tertentu), untuk mencegah cucak ijo meniru suara lantunannya, Anda bisa segera memutarkan suara burung lain. Cara ini dapat memecah konsentrasi atau mengalihkan perhatian burung cucak hijau, sehingga tidak meniru suara burung wiwik. Putarkan saja suara burung dari mp3 atau lagu-lagu berirama ramai.
  • Mendekatkan cucak hijau dengan burung masteran yang dominan bersuara tembakan. Misalnya ciblek, cucak jenggot, lovebird, cililin, pelatuk, dan sebagainya. Selama masa pemasteran ulang ini, jauhkan cucak hijau dari burung yang bersuara mengalun atau mirip suara siulan. Sebab hal tersebut bisa membuat burung terpancing untuk mengeluarkan suara wiwiknya.
  • Jarang sekali burung cucak hijau mengeluarkan suara wiwiknya pada saat dilombakan. Suara wiwik akan lebih sering dilantunkannya saat sendirian. Karena itu, Anda perlu menyediakan “teman berkicau” untuknya, yaitu dengan cara mendekatkan cucak ijo dengan jenis burung lain yang memiliki suara tembakan, misalnya ciblek, cucak jenggot, platuk, lovebird, atau cililin. Dengan begitu, cucak hijau akan ikut-ikutan mengeluarkan suara tembakannya, bahkan meniru suara burung masterannya itu.
  • Untuk mencegah cucak hijau mengeluarkan suara wiwiknya lagi, terutama pada waktu dilakukan “pemasteran ulang”, sebaiknya dia dijauhkan dari burung-burung kicauan lain yang memiliki suara mengalun (suara mirip siulan), karena hal itu bisa membuatnya terpancing untuk mengeluarkan suara wiwiknya.

Meningkatkan porsi pakan tambahan / EF dalam perawatan hariannya juga bisa membantu mengatasi masalah ini. Burung cucak hijau akan lebih rajin berkicau dengan suara masterannya yang bagus, dan melupakan suara jeleknya itu.

Itulah beberapa hal yang bisa membantu Anda dalam mengatasi burung cucak hijau ketika kemasukan suara wiwik atau kedasih.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.