Suara kicauan komukudori, burung jalak filipina berdarah Jepang

Jalak filipina / chestnut-cheeked starling (Agropsar philippensis) merupakan salah satu anggota keluarga Sturnidae atau jalak-jalakan. Burung ini sebenarnya berasal dan berbiak di Jepang. Di musim dingin, burung yang bernama asli komukudori ini akan bermigrasi ke wilayah Filipina dan Indonesia. Ya, komukudori merupakan jalak filipina yang berdarah Jepang.

Komukudori atau jalak filipina yang berasal dari Jepang
Komukudori atau jalak filipina yang berasal dari Jepang

Di Indonesia, kumukodori memang tidak sepopular jalak china atau jalak migran lainnya. Meski begitu, tidak sedikit kicaumania di negeri ini yang memeliharanya sebagai kelangenan atau untuk diternak. Suaranya cukup menarik dan terdiri atas rangkaian celotehan yang bervariasi.

Jalak filipina bertubuh sedang, dengan panjang sekitar 18 cm. Burung jantan bisa dibedakan dari bercak kecokelatan pada pipinya. Tubuh bagian atas berwarna ungu-gelap, sayap hitam bergaris putih dan ekor hitam. Adapun burung betina mempunyai tubuh bagian atas cokelat keabu-abuan dan tubuh bagian bawah putih.

Penampilan jalak filipina jantan (kiri) dan betina
Penampilan burung jalak filipina jantan (kiri) dan betina

Spesies ini umum ditemukan di wilayah utara dan tengah Jepang, mulai dari Honshu ke Hokkaido, hingga wilayah selatan Kepulauan Kuril dan Sakhalin di Rusia. Habitatnya adalah hutan dekat peternakan, hutan dataran tinggi, perkebunan, halaman, tempat-tempat yang rimbun pepohonan di dekat kawasan pemukiman baik di perkotaan maupun pedesaan.

Pada musim panas, mereka sering terlihat bersama pasangannya. Berkembang biak dengan memanfaatkan lubang di pohon atau bangunan buatan manusia, bahkan terkadang menggunakan kotak sarang (nest box) yang disediakan manusia.

Burung ini bersifat monogami. Hanya saja, keterikatan mereka tidak berlangsung selamanya, hanya semusim kawin saja. Pada musim berikutnya, burung akan mencari pasangan baru.

Burung jantan dan betina bahu-membahu membangun sarang, dengan menggunakan bahan-bahan yang terdiri atas daun cemara, jerami dan dedaunan.

Induk betina akan bertelur sebanyak 5 – 6 butir, berwarna putih kebiruan. Telur-telur itu akan dierami bergantian oleh kedua induknya pada siang hari. Pada malam harinya, pengeraman telur hanya dilakukan burung betina saja.

Masa pengeraman berlangsung selama 12 – 13 hari, tapi biasanya telur akan menetas setelah berumur 11 hari, sejak telur terakhir dikeluarkan induk betina. Setelah menetas, kedua induk akan memberi pakan kepada anak-anaknya, berupa larva serangga, belalang, dan laba-laba.

Indukan yang sedang memberi makan anaknya dari sebuah lubang sarang
Induk komukudori sedang memberi pakan anaknya dari sebuah lubang sarang.

Selama masa berkembang biak, burung jantan akan menjadi sangat teritorial. Dia akan mengusir burung jantan lain yang masuk ke wilayah bersarangnya, sambil mengembangkan bulu-bulunya sert mengeluarkan suara kicauan yang keras.

Situasi makin memanas jika ada burung jantan lain yang menolak pergi. Kalau sudah begitu, si jantan pemilik sarang akan berjaga di depan pintu masuk sarang sambil membuka paruh lebar-lebar. Sering terjadi kedua burung saling serang, sehingga terjatuh ke tanah sambil bergumul satu sama lain.

Kalau si pejantan berhasil mengusir sang penyusup, dia akan segera berkicau dengan sangat lantang untuk menarik perhatian betinanya. Kalau betina menghampirinya, si jantan akan segera menghentikan lagu kemenangannya itu.

Keberadaan jalak filipina di Indonesia hanya ditemukan di Kalimantan. Itu pun pada bulan-bulan tertentu dan lebih sering di wilayah utara. Mereka sangat jarang terlihat di wilayah selatan Kalimantan.

Jalak filipina hidup dalam kelompok kecil pada musim panas, namun pada musim dingin membentuk kelompok yang lebih besar sebelum melangsungkan migrasinya.

Suara kicauannya lebih bervariasi daripada kerabat terdekatnya, jalak china. Ketika bersuara ngeriwik, jalak filipina akan mengeluarkan suara-suara isian dari beragam suara burung lainnya. Tetapi ketika berkicau mereka umumnya memiliki lagu-lagu khas tersendiri.

Nah, berikut ini suara kicauan burung komukudori alias jalak filipina:

  • Suara kicauan jalak filipina – variasi 1
  • Suara kicauan jalak filipina – variasi 2
  • Suara kicauan jalak filipina – variasi 3

Unduh semua audionya di sini

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

loading…


loading…





Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.