Hasil Lengkap Piala Pakualam 4: Lovebird Fretty quintrick, Fitri BKS juara umum SF

Even akbar dan kolosal Piala Pakualam 4 yang berlangsung di Taman Pemda Denggung, Sleman, Minggu (5/6), kian membuktikan ketangguhan dan kestabilan prestasi lovebird Fretty. Gaco andalan Om Barnas Saputra (Depok) yang memperkuat Fitri BKS SF Samarinda itu sukses menjuarai lima kelas (quintrick), serta sekali juara 2.

Gelaran kali ini tidak diikuti lovebird Kusumo. Sang pemilik, H Sigit WMP (Klaten), memilih bertanding dalam even Road to Presiden Cup IV di Stadion Jatidiri Semarang. Dalam kontes tersebut, Kusumo juga mencetak kemenangan quintrick.

Barisan Fitri BKS SF sangat mendominasi kelas lovebird yang digelar hingga 18 sesi. Selain lovebird Fretty, single fighter ini juga diperkuat lovebird Jesica yang meraih double winner. Ada lagi lovebird Dea, Mbok Darmi, dan Germo yang masing-masing menjuarai satu sesi.

Lovebird Fretty
Lovebird Fretty makin perkasa, cetak quintrick di Piala Pakualam 4.

( lihat juga Video dan audio lovebird Fretty milik Om Barnas )

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Dari 18 kelas lovebird, Fitri BKS sukses menjuarai 10 kelas dan memberi kontribusi poin cukup besar sehingga tampil sebagai juara umum single fighter / SF.

Rival utamanya, Sien Ronny SF Surabaya, memberi perlawanan sengit di sejumlah kelas, tidak terkecuali di kelas lovebird. Sien Ronny SF meraih double winner melalui lovebird Zuviter milik Om Tata (Bogor) dan Roro andalan Om Danang Barker (Klaten).

Lovebird Roro
Lovebird Roro milik Om Danang Barker dua kali juara 1.

Yang menarik, tiket untuk semua sesi lovebird sebenarnya sudah habis terjual. Namun, faktanya, pada beberapa kelas terlihat bolong-bolong, atau tidak full gantangan.

Setelah diselidiki, ternyata banyak peserta yang membeli tiket lovebird lebih dari yang dibutuhkan. Mereka berharap bisa menjualnya kembali di lapangan, dengan harga sedikit lebih tinggi. Tetapi apa yang diharapkan malah meleset dari perkiraan.

Fitri BKS dan Sien Ronny juga bersaing ketat dalam kelas murai batu yang digelar enam sesi. Fitri BKS menjuarai empat kelas, masing-masing melalui MB Batosari (double winner), Jagger, dan Apollo. Sien Ronny mendapat dua trofi juara 1, melalui Arjuna yang menjuarai kelas utama MB Ring Adipati, serta murai batu Sensasi yang memenangi Kelas Bupati.

Om Sien Ronny
Om Sien Ronny bersaing ketat dengan Fitri BKS.

Meski tidak kebagian juara 1, penampilan murai batu Rancakbana milik Om Yogi dari Kuda Hitam Bali perlu mendapat apresiasi tersendiri. Burung ini empat kali menjadi runner-up, yakni pada Kelas Ring Adipati, Ring Bupati, Pangeran, dan Bupati.

Om Yogi mengaku baru pertama kali mengikuti even akbar di Jogja. “Saya turun apa adanya, bahkan tanpa kenal siapa-siapa di sini. Mengingat lawan-lawannya sungguh berat, maka empat kali runner-up sudah menjadi pencapaian yang sangat luar biasa,” tuturnya.

Om Yogi Kuda Hitam Bali dan murai batu Rancakbana
Om Yogi (Kuda Hitam Bali): Murai batu Rancakbana 4 kali runner-up.

Penampilan ciamik juga diperlihatkan anis merah Sinar. Jagoan Fitri BKS ini menjuarai tiga dari empat kelas yang dilombakan. Sinar tak terkalahkan di Kelas Bupati, Pariwisata, dan Bintang PBI.

Satu-satunya sesi yang terlepas justru kelas utama Adipati. Kelas ini dimenangi anis merah Pemburu milik Om Robert Pemburu (Bondowoso). Sinar berada di posisi kelima.

Persaingan kacer sangat ketat, terutama antara Putra Kutai milik Fitri BKS, Adipati andalan Om Deko (Kambing Hitam BC), dan Nias milik Om Yogi Naga Hitam (Duta Tristar).

Kacer Putra Kutai
Kacer Putra Kutai terbaik di kelas bergengsi Adipati.

Kacer Putra Kutai terbaik di Kelas Adipati, disusul kacer Adipati dan Ruji Desperendo milik Sien Ronny SF.  Kelas Bupati dimenangi kacer Adipati, unggul atas Matrix dan RX King, keduanya milik Fitri BKS.

Kelas Pariwisata dijuarai kacer Nias, disusul Matrix dan Mandau Dayak milik Om Uchin (Duta Tristar). Kelas Ring PBI dimenangi kacer Raja Roll milik Mr Oop (Kambing Hitam). Raja Roll mengalahkan dua jagoan Sien Ronny SF, yakni Reog dan Ronggeng.

Om Deko dan kacer Adipati
Om Deko diapit Om Atta (kiri) dan Om Arifin Botax: Kacer Adipati masih stabil.

Kenari digelar sembilan sesi, empat di antaranya merupakan kelas kenari kalitan / kenari kecil. Tidak ada yang dominan pada kelas kenari kalitan. Ontoseno orbitan Om Zimon DP (PPK-1 Parikesit Klaten) menjuarai Kelas Kalitan Bupati, unggul atas Viper milik Fitri BKS dan Citra Pusaka milik Om Yogi Naga Hitam (Duta Tristar).

Kenari Ontoseno mengandalkan penampilan ngedur dengan lagu panjang, juga materi lagu isiannya. Om Zimon menurunkan burung apa adanya. Sebelumnya dia pun sukses mengorbitkan kenari Soliter yang kemudian moncer di tangan Om Edy Rama Sakti, dan kini sudah pindah ke Kalimantan.

Kenari Ontoseno
Kenari Ontoseno jawara di kelas utama.

Citra Pusaka kemudian memenangi Kelas Kalitan Pariwisata. Kenari Sayangku koleksi Fitri BKS terbaik di Kelas Kalitan Bintang PBI. H Aan (Arema) unggul di Kelas Kalitan Sentono, melalui kenari Melecit.

Om Zimon DP (kanan), pemilik kenari kalitan Ontoseno
Om Zimon DP (kanan), pemilik kenari kalitan Ontoseno.

Om Yogi Naga Hitam melejit bersama kenari Algojo. Jagoan ini menjuarai kelas bergengsi Adipati dan Pariwisata B, serta runner-up Kelas Pangeran (juara 1 kenari 007 milik Sien Ronny) dan juara 3 Kelas Bupati (juara 1 kenari Profesor milik Om Heri Sugiono / Duta Pakde Karwo).

Kenari Algojo
Kenari Algojo juara 1, 1, 2, dan 3.
Om Yogi Naga Hitam
Om Yogi Naga Hitam unggul bersama kenari Algojo dan kacer Nias.

Satu sesi lagi, Kelas Pariwisata A, dimenangi kenari Tweety koleksi Fitri BKS, disusul Javas andalan Om Hohok (Sengkuni) dan Jaga Jarak kepunyaan Sien Ronny SF.

Duta Pakde Karwo 16 Oktober 2016
Om Heri (3 dari kiri) bersama kru Duta Pakde Karwo: Siap gelar even akbar 16 Oktober 2016.

Om Robert Hendro alias Robert Pemburu (Bondowoso) berhasil menjuarai beberapa kelas. Di kelas cucak hijau, misalnya, Pemburu Dollar miliknya meraih juara 1, 1, 2, 2, dan 3, atau selalu masuk tiga besar pada lima kelas yang dilombakan.

Pemburu Dollar menjuarai kelas utama Adipati dan Bupati. Cucak ijo Marvel (Fitri BKS) terbaik di Kelas Pangeran. Adapun cucak hijau Air Club koleksi Om Sinyo (Air Club SF) dan Detonator orbitan Om Rudi Oasis (Duta Tristar) menjuarai Kelas Pariwisata A dan B.

Cucak ijo Air Club milik Om Sinyo
Cucak ijo Air Club milik Om Sinyo juara 1 Kelas Pariwisata A.

Dominasi Om Robert Pemburu juga terlihat pada empat kelas cendet. Dia membawa dua jagoannya, cendet Pemburu dan Sangkakala. Hasilnya, cendet Pemburu meraih juara 1, 1, 2, dan 4. Sangkakala menjuarai Kelas Pariwisata A, unggul atas Ali Topan dan Siluman, keduanya gaco hebat andalan Fitri BKS.

Satu-satunya sesi yang terlepas dari Om Robert Pemburu adalah Kelas Bupati yang dimenangi cendet Ali Topan. Burung ini mengungguli Pemburu dan Pendekar milik Om Ngurah (Jalak Bali Team).

Secara keseluruhan, Om Robert Pemburu meraih enam trofi juara 1, masing-masing melalui cucak ijo Pemburu Dollar (dua kali juara 1), cendet Pemburu (dua kali juara 1), cendet Sangkakala, serta anis merah Pemburu.

Om Robert Pemburu Bondowoso
Om Robert Pemburu (tengah) enam kali juara 1, semuanya burung milik sendiri.

Meski tak meraih juara umum SF, karena akumulasi poinnya kalah dari Fitri BKS dan Sien Ronny, Om  Robert Pemburu tetap bangga dan puas terhadap pencapaiannya di Piala Pakualam 4. “Sebab semua burung merupakan milik sendiri,” ujarnya.

Persaingan Fitri BKS dan Sien Ronny dalam pengumpulan poin untuk penentuan juara SF sudah ketat sejak awal. Hingga pukul 14.00, atau separo sesi yang dilombakan, Fitri BKS hanya unggul 2-3 poin saja. Padahal masih ada 20 sesi lebih yang belum dilombakan.

Setelah semua sesi terselesaikan, barulah diketahui bahwa akumulasi poin Fitri BKS tak terkejar lagi oleh para pesaingnya, terutama Sien Ronny SF.

H Fitri BKS
H Fitri BKS (kanan) bersama Om Indra Harpindo.

Tetapi data juara yang terlampir tidak menggambarkan jumlah poin sesungguhnya, karena kedua SF ini mendapat banyak dukungan dari burung-burung milik orang lain. Setelah lomba berakhir, mereka minta dikembalikan ke pemilik semula.

Dukungan dari pihak lain memang sah secara aturan, karena sudah dimasukkan ke dalam struk sejak awal; bukan mencoret struk yang sudah terisi atau menyusulkan setelah bendera koncer tertancap.

Fitri BKS akhirnya ditetapkan sebagai juara umum single fighter, sedangkan Kambing Hitam BC juara umum bird club / tim. (Waca)

Cucak jenggot Karin nyeri juara 1
Om Yis, kru Om Martin Rosa SF, sukses kawal cucak jenggot Karin nyeri juara 1.

Hasil Lomba Piala Pakualam 4:

Lovebird | Murai Batu | Kacer | Cucak Hijau | Cendet | Anis Merah | Kenari | Kelas Lain

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.