Lovebird Ken Dedes tampil yess di Randu Alas BC Tegal, cucak hijau Matrix double winner

Gantangan Randu Alas BC di Jalan Seruni RT 08 / RW 01 Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Senin (1/8), dibanjiri para kicaumania dari Kota / Kabupaten Tegal, Brebes, dan  Purwokerto. Mereka mengikuti gelaran latpres awal bulan yang bertajuk “Agustus Maknyuss”.

Latpres Randu Alas BC Ujungrusi Tegal
Penilaian kelas kenari dalam Latpres Randu Alas BC di Ujungrusi, Tegal, Senin (1/8).

Panitia yang digawangi Om Yanto Sate (ketua), Om Ipung (pelaksana), serta Om Ujiek (ticketing) membuka tiga kelas, yakni Mega Bintang (tiket Rp 50 ribu), Bintang (Rp 30 ribu), dan Favorit (Rp 20 ribu). Jenis burung yang dilombakan adalah kacer, lovebird, cucak hijau, kenari, murai batu, dan pleci.

Khusus pleci, harga tiketnya dibandeol sama, yaitu Rp 10.000, baik di Kelas Mega Bintang, Bintang, maupun Favorit. Adapun murai batu yang hanya dimainkan satu sesi, sebagian peserta tidak dipungut biaya, dengan maksud agar kelas ini bisa lebih ramai. Meski gratis, juaranya tetap mendapat uang pembinaan dan piagam penghargaan.

Gantangan Randu Alas BC yang didukung H Ali Yahya (penasihat) rutin mengadakan latber setiap Senin sore. Sebulan sekali, tepatnya Senin pertama, digelar latpres. Juri yang bertugas adalah Om Apito Lahire (ketua), Om Anto Ambon, dan Om Marja Assaka. Ketiganya juga menjadi juri utama di Yudhistira BC Tegal.

“Kami percayakan penjurian kepada mereka bertiga dalam setiap latber. Tapi untuk kegiatan latpres, selain ketiga juri tersebut, kami menambah seorang juri lain yang banyak diminati peserta,” kata Om Ipung selaku pelaksana latber/latpres.

Latpres hari Senin (1/8) lalu dimulai pukul 14.30, diawali dengan tiga kelas pleci. Kinx Acer, gaco mungil milik Om Lani (Lawatan), tampil hebat di Kelas Mega Bintang dan bertengger di posisi puncak. Pleci Khame Hame besutan Om Shafa NV 88 (Petir BC Palm Asri 2) dan Cyla milik Om Desta AGV (Margasari) meraih juara 2 dan 3.

Latpres Randu Alas BC Ujungrusi Tegal
Para plecimania sedang menggantang jagoan masing-masing.

Kelas Bintang dijuarai pleci Jaelurik milik Om Ukhe (Tegalwangi), mengalahkan Kinx Acer dan Brandal Malam koleksi Om Yusuf (TKP Team). Adapun Kelas Favorit dimenangi Khame Hame.

Pleci Jaelurik milik Om Ukhe
Pleci Jaelurik milik Om Ukhe juara 1 Kelas Bintang.

Lovebird Ken Dedes tampil menyentak. Gaco anyar milik Om Susworo (Pangkah) itu tampil impresif dengan meraih juara 1, 2, dan 4 dari semua (3) kelas yang diikutinya.

Ken Dedes menjuarai Kelas Bintang, unggul atas Inul koleksi Om Pepeng 168 (Tegal) dan Revallina milik Om Yudy (Kalipinang BF). Kelas Favorit dimenangi LB Rossy besutan Om Aris (Ngrekel Team Jatibarang Brebes), disusul Ken Dedes dan Sinden milik Om Hilal (Tegal Family).

Om Susworo dan lovebird Ken Dedes
Om Susworo bersama lovebird Ken Dedes.

Lovebird Inul menjuarai kelas Mega Bintang, mengungguli Mantili andalan Mr X (Tegal Family), Dora orbitan Om Ekky (Slawi), dan Ken Dedes.

Menurut Om Susworo, Ken Dedes baru dibelinya dua minggu lalu. Hebatnya, dalam sepekan ini, Ken Dedes selalu masuk daftar juara dalam even-even yang diikutinya, mulai dari Medium Class Jumat Kliwonan Karpel BC, Latber Kespas BC, hingga Latpres Randu Alas BC.

Kacer Arjuna Ireng dan Jaka Baring harus berbagi gelar juara. Arjuna Ireng milik Om Suratman (Pagedangan) tampil kinclong dan menjuarai Kelas Mega Bintang. Adapun Jaka Baring koleksi Om Qimos yang juga berasal dari Pagedangan terbaik di Kelas Bintang.

Kacer Arjuna Ireng
Kacer Arjuna Ireng terbaik di Kelas Mega Bintang.

Murai batu Sakti koleksi H Ali Yahya (PJR Ujungrusi) menjadi juara tunggal di kelasnya pada latpres sore itu. Sayangnya, murai batu baru bisa dimainkan sekali, yaitu pada Kelas Mega Bintang.

Kenari Klirin milik Om Alfian DN
Kenari Klirin milik Om Alfian DN juara 1 Kelas Bintang.

Cucak hijau Matrix raih gelar BITC edisi Juli 2016

Satu-satunya burung yang meraih double winner dalam even ini adalah cucak hijau Matrix koleksi Om Iyank (Tembok Luwung). Matrix menjuarai Kelas Mega Bintang, unggul atas Pa Tua besutan Om Cu’ing (Kere Kere Hore) dan Hipnotis koleksi Om Yoez (Kokaba BC Balapulang).

Cucak hijau Matrix
Cucak hijau Matrix meraih double winner di Randu Alas BC.

Matrix meraih gelar keduanya dengan menjuarai Kelas Bintang, mengalahkan Gendowor orbitan Om Agung (Kita SF Tegal) dan Kencana kepunyaan Om Slamet Khan (Kabunan).

Kemenangan cucak hijau Matrix menjadi sempurna setelah di akhir lomba, panitia menobatkannya sebagai peraih penghargaan Best in the Class (BITC) edisi Juli 2016.

Om Iyank, pemilik cucak ijo Matrix
Om Iyank, pemilik cucak ijo Matrix, menunjukkan trofi BITC.

Penghitungan poin BITC untuk jenis burung hijau ini dimulai sejak 4 Juli 2016 dan berakhir Senin (1/8) lalu. Matrix mengumpulkan 475 poin, disusul Rajo Langit milik Om Umar (PJR Ujungrusi; 250) dan Rambo orbitan Om Awing (Banjaran; 125).

Om Umar, pemilik cucak ijo Rajo Langit
Om Umar, pemilik cucak ijo Rajo Langit, runner-up BITC edisi Juli.

“Terimakasih atas partisipasi teman-teman kicaumania. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Untuk Agustus ini, kita akan memberikan BITC untuk jenis burung kenari,” tandas Om Ipung. (Julis Nur Hussein)

Latpres Randu Alas BC-juara kenari
Para pemenang kelas kenari dalam Latpres Randu Alas BC.
Latpres Randu Alas BC
Om Yanto Sate (kanan) foto bareng peserta dan tim juri Randu Alas BC.

Hasil Latpres Randu Alas BC Tegal (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.