Nuri kabare: Tampangnya garang, nasibnya malang!

Bagi sebagian orang, penampilan burung nuri kabare mungkin dianggap kurang menarik, bahkan cenderung mirip burung nazar si pemakan bangkai. Tetapi siapa sangka, spesies burung paruh bengkok (parrot) yang unik ini justru banyak diburu, karena bulu-bulunya memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Nuri kabare (Psittrichas fulgidus) burung parrot unik khas Papua
Nuri kabare, burung parrot unik dari Papua.

Nuri kabare / pesquet parrot (Psittrichas fulgidus) sering juga disebut sebagai nuri elang atau nuri nazar. Inilah satu-satunya spesies anggota genus Psittrichas dari keluarga Psittrichasiidae. Burung paruh bengkok ini mempunyai ukuran tubuh sebesar burung gagak (panjang sekitar 46 cm), dengan bentuk paruh yang sempit dan runcing.

Bulubulu tubuhnya didominasi warna hitam, sedangkan bagian perut, tunggir, dan bercak pada sayapnya berwarna merah. Ciri khas burung unik ini adalah bertubuh tegap, berleher panjang, dan bentuk paruh mirip burung pemakan bangkai.

Penampilan nuri kabare jantan dan betina memiliki kemiripan. Tapi jika diperhatikan secara lebih cermat, terdapat perbedaan cukup mencolok, yaitu ukuran tubuh betina lebih kecil, dan adanya bercak merah di belakang mata pada burung jantan.

Bercak/titik merah di belakang mata menjadi ciri yang membedakan nuri kabare jantan dengan betina
Bercak/titik merah di belakang mata hanya dimiliki nuri kabare jantan.

Burung nuri kabare hidup di hutan perbukitan dan kaki gunung di Papua dan Papua Nugini hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut (dpl). Mereka biasa terlihat dalam kelompok kecil saat mencari makanan berupa buah-buahan lunak seperti ara, mangga, dan lain-lain. Burung ini juga sering terlihat menyantap bunga dan nektar.

Berbeda dari spesies burung parrot lainnya, nuri kabare hanya memiliki sedikit bulu di atas kepalanya. Mungkin hal ini merupakan adaptasi dari kebiasaannya menyantap buah-buahan yang bergetah lengket. Bentuk kepalanya yang cenderung botak itu membuatnya dijuluki “nuri nazar”.

Ketika bersama kelompok kecilnya, nuri kabare sangat berisik. Suaranya berupa geraman keras yang parau, tidak berirama, namun bisa terdengar hingga jarak yang sangat jauh. Mereka umumnya berjalan dengan gaya melompat-lompat dan merangkak seperti halnya perilaku burung jenis paruh bengkok lainnya.

Meski tampak eksotis dengan penampilannya yang garang, nasib nuri kabare saat ini terbilang malang. Spesies ini banyak diburu karena bulu-bulunya yang bernilai ekonomi tinggi. Bulu-bulunya banyak digunakan sebagai hiasan kepala dan ornamen-ornamen yang khas.

Nuri kabare merupakan burung eksotis khas Papua yang tidak bisa ditemukan di wilayah dan negara lainnya. Saat ini kondisinya terancam punah. IUCN bahkan memasukkannya dalam daftar merah dengan kategori Rentan (VU).

Untuk melindungi kelestarian nuri kabare, Pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai spesies burung yang dilindungi berdasarkan PP Nomor 7 tahun 1999.

Ya, itulah burung nuri kabare: tampangnya garang, nasibnya malang. Hanya kita, anak bangsa Indonesia, yang bisa menjaga keberadaan burung-burung langka dan dilindungi, dengan cara tidak memeliharanya, tidak menangkapnya, dan tidak memperdagangkannya.

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.