KLI Jepara Cup 1: Adem Natural sukses di beauty contest, lovebird Boy terbaik di singing contest

Komunitas Lovebird Indonesia (KLI) Jepara sukses menggelar even KLI Jepara Cup 1 yang berlangsung di Pantai Kartini Jepara, Minggu (14/8). Even ini terdiri atas dua kategori, yakni singing contest yang melombakan beberapa jenis burung kicauan, serta beauty contest (khusus lovebird warna).

KLI Jepara Cup
Suasana penilaian lovebird beauty contest dalam even KLI Jepara Cup.

Kategori beauty contest terdiri atas empat kelas, yakni Fischeri (pied dan non-pied), Personata (pied dan non-pied), Campuran (semua jenis lovebird, klep dan non-klep), dan Ring KLI (semua jenis lovebird, klep dan non-klep.

Adem Natural sukses di kategori kecantikan lovebird. Pasalnya, dua lovebirdnya tampil sebagai juara 1, yakni Kelas Campuran dan Ring KLI.

Adem Natural
Adem Natural terbaik di Kelas Campuran dan Ring KLI | Foto: Adem Natural

KLI Lamongan (KLI-LA) juga sukses di beauty contest, terutama melalui prestasi Samsons milik Om Syifa Skate (KLI-LA 06). Samsons menjuarai Kelas Fischeri, disusul Emon milik Monaliza BF (Jogja) dan lovebird milik Om Agung (Duta KLI Rembang).

Kelas Fischeri
Para kontestan di Kelas Fischeri.
Lovebird Samsons
Lovebird Samsons, juara 1 Kelas Fischeri | Foto: Syifa Skate
Lovebird Emon
Lovebird Emon, juara 2 Kelas Fischeri | Foto: Monaliza BF

Samsons juga berprestasi di Kelas Campuran, dengan menempati posisi runner-up. Kelas ini dimenangi lovebird Angie milik Adem Natural. Juara ketiga LB Boedi milik Monaliza BF.

Om Akas (KLI Rembang) mendominasi Kelas Personata. Dua lovebirdnya, yakni Juko dan Giyam, meraih juara pertama dan ketiga. Posisi runner-up ditempati lovebird Irenk milik Monaliza BF.

KLI Jepara Cup
Para juara di Kelas Personata.
Lovebird Irenk, juara 2 Kelas Personata
Lovebird Irenk, juara 2 Kelas Personata| Foto: Monaliza BF

Singing Contest: Lovebird Boy juara Kelas BOB

Untuk singing contest, panitia membuka lima kelas yaitu Pantai Kartini, Pantai Bandengan, Karimunjawa, Pulau Panjang, dan Ring KLI (total 21 sesi). Lovebird dimainkan hingga 10 sesi, termasuk Kelas BOB (Best of the Best) yang diikuti juara 1-3 pada sembilan sesi regular.

Lovebird Boy milik H Wahyudi (Jepara) tampil sebagai burung terbaik setelah menjuarai Kelas BOB. Pada sesi regular, Boy menjadi juara kedua di kelas utama Pantai Kartini, juara 3 Kelas Bandengan A, dan juara 3 Kelas Karimunjawa B.

H Wahyudi
H Wahyudi juara di Kelas BOB,

Selain Boy, H Wahyudi juga menurunkan lovebird Jutek. Prestasinya juga bagus, yakni dua kali juara 2 di Kelas Ring KLI A dan B.

Om Sikin Pekeng, lovebird mania asal Jepara yang memperkuat Duta Piala Raja, sukses bersama lovebird Janda. Di tengah ketatnya persaingan, lovebird Janda mampu menjuarai Kelas Karimunjawa B, mengalahkan Boy dan Cinta kepunyaan Om Jhon (Langon Atas).

Om Sikin Pekeng dan lovebird Janda
Om Sikin Pekeng sukses bersama lovebird Janda.

Lovebird Janda bahkan nyaris meraih double winner. Sayangnya, burung ini harus puas di posisi runner-up Kelas Pulau Panjang A. Juara pertama di kelas ini diraih lovebird Nyi Kunti orbitan Om Syaiful Khotam (Kalipucang Wetan).

“Peserta di kelas lovebird singing contest umumnya memiliki materi yang bagus-bagus. Alhamdulilllah, lovebird Janda bisa juara pertama dan kedua. Janda mau saya bawa ke Piala Raja di Jogja (4/9),” ungkap Om Sikin.

Lovebird Nyi Kunti
LB Nyi Kunti milik Om Syaiful terbaik di Kelas Pulau Panjang A | Foto: Syaiful K

H Nor (Kudus) meraih dua gelar juara 1 melalui dua gaco andalannya, yakni cucak hijau Siluman Rubah dan kacer Watu Laga. Siluman Rumah terbaik di Kelas Pantai Bandengan, unggul atas Teror besutan Om Andi MP (Dandim Cup) dan Raja Tembak milik Om Bajank (Lumbu Laler).

Di Kelas Karimunjawa, Siluman Rubah meraih juara ketiga. Kelas ini dimenangi cucak hijau Bazzoka milik Om Heri (Muria Paksi), disusul Teror di posisi kedua.

Kacer Watu Laga menjuarai Kelas Karimunjawa, mengalahkan Benx Benx andalan Om Andi MP. Adapun Kelas Pantai Bandengan dimenangi kacer Doa Ibu milik Om Fahrul (Kudus), disusul Benx Benx dan Rozzi milik Om Adi (Wonosari).

Dua kelas murai batu disapubersih Upin Ipin andalan H Sholichul Hadi (Jepara). Gaco ini terbaik di Kelas Pantai Bandengan, mengalahkan Zaki milik Om Ali (Krapyak, Jepaa) dan Panser orbitan Om Dani (Ababil Jepara).

Upin Ipin juga tak terkalahkan di Kelas Karimunjawa, unggul atas Sniper milik H Ali Tepos (Tepos BC) dan Sadhu kepunyaan Om Endaar dari Kudus.

Panitia KLI Jepara Cup I
Panitia KLI Jepara Cup I sukses menggelar even akbar di Pantai Kartini.

Secara keseluruhan, lomba burung berkicau KLI Jepara Cup 1 yang digawangi Om Heri (ketua) dan Om Rizal (ketua pelaksana) ini berlangsung sukses. Jumlah peserta tercatat 780 ekor burung.

“Bagi yang belum pernah mengikuti lovebird beauty contest, ini akan menjadi pengalaman menarik. KLI Jepara berusaha mengenalkan kontes kecantikan lovebird, sekaligus untuk merangsang kreativitas para penangkar lovebird warna eksotik di wilayah Jepara dan sekitarnya,” kata Om Heri yang juga menjabat ketua KLI Korwil Jepara.

Om Rizal selaku ketua pelaksana juga merasa puas atas penyelenggaraan even perdana ini. “Rencananya kita akan mengadakan lagi KLI Jepara Cup 2, tentu dengan kemasan yang lebih bagus lagi,” tandasnya. (Heres Budi S)

Hasil KLI Jepara Cup 1 (Minggu 14 Agustus 2016):

Kategori Beauty Contest | Kategori Singing Contest

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.

loading…


loading…





Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.