Pujian layak diberikan kepada Om Zoel Bakung, kicaumania senior asal Jambi. Pasalnya, dia sanggup mempertahankan prestasi kacer Bajing Ireng andalannya. Sejak mengorbit tahun 2012, Bajing Ireng terus berprestasi di berbagai even, baik di Jambi, Sumatera, hingga even nasional di Jakarta. Sampai sekarang pun, Bajing Ireng masih bisa berprestasi.

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Kacer Bajing Ireng, terus berprestasi sejak tahun 2012 sampai sekarang (2016).

Menurut Om Zoel Bakung, kacer Bajing Ireng mulai stabil prestasinya sejak 2012. Sepanjang tahun itu, berbagai gelar telah diraihnya, bahkan terpilih sebagai burung terbaik dalam even Dandim Cup Bungo-Tebo di Muara Bungo, Provinsi Jambi, 4 November 2012.

Prestasinya makin menawan pada tahun 2013. Berbagai even sukses dimenanginya (juara 1), antara lain Wali Kota Cup di Taman Remaja, Dandim Cup Jambi, Kapolres Cup Bangko, Sarolangun Cup, dan lain-lain.

Pada tahun itu pula, kacer Bajing Ireng mulai ngeluruk ke Jakarta. Om Zoel menurunkannya dalam gelaran akbar BnR Award di Taman Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, 3 Maret 2013. Tak disangka-sangka, Bajing Ireng mampu menjuarai kelas bergengsi BOB.

Saat itu Bajing Ireng harus menghadapi musuh-musuh tangguh dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk kacer Satria Dewa milik Om Jimmy DS yang bulan sebelumnya menjuarai Valentine PBI Jogja.

Om Zoel Bakung bangga terhadap prestasi Bajing Ireng.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Prestasi Bajing Ireng terus berlanjut sepanjang tahun 2014, meski harus bersaing ketat dengan gaco-gaco andalan di Sumatera seperti Rincong Aceh milik Om Kadafi, Senpi andalan Om Andre Sutanto, Tikuz orbitan Om Said BH, dan lain-lain.

Dalam even Liga Jambi Seri I (16/11/2014), Bajing Ireng sukses mencetak hattrick. Bahkan burung ini menjuarai empat kelas alias quattrick dalam lomba burung berkicau PU Cup I di Jambi, 30 November 2014.

Om Zoel menjelaskan, penampilan kacer Bajing Ireng makin menawan setelah ada modifikasi setelan harian dan lomba. Dulu porsi jangkrik harian hanya 5/5, diubah menjadi 10/10 (kroto tetap 1 sendok makan).

Apabila Bajing Ireng sebelumnya dimasukkan ke kandang umbaran (polier) setiap Selasa dan Kamis, diubah hanya pada Senin, mulai pukul 08.00 hingga 11.00. Tujuannya untuk relaksasi setelah sehari sebelumnya berlomba.

Kacer Bajing Ireng di kandang umbaran.

( lihat juga Porsi jangkrik ditambah, kacer Bajing Ireng makin jegger! )

Sepanjang tahun 2015, prestasi Bajing Ireng makin menjadi-jadi, seperti terlihat pada tabel berikut ini:

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

EVEN TANGGAL JUARA
Stady Cup, Jambi 11 Jan 2015 1, 1, 2, 2, 4
Gebyar Bintang Sheroja, Jambi 15 Feb 2015 1, 1, 1, 1
Gebyar Liga Jambi Seri IV 26 Apr 2015 1, 2, 3, 3
Liga Gubernur Cup I, Jambi 10 Mei 2015 1, 1, 2
Final Liga Jambi 09 Agt 2015 1, 5
Stady Cup II, Jambi 20 Sep 2015 1, 1, 2
Latpres Spesial BnR Peduli, Jambi 1 Nov 2015 1, 2
Anniversary Didik 88, Jambi 27 Des 2015 1, 2, 3
Kacer Bajing Ireng terbaik di Liga Jambi 2014-2015.

Yang menggembirakan lagi, Bajing Ireng dinobatkan sebagai kacer terbaik dalam Liga Jambi, yang berlangsung lima seri sejak 16 November 2014 hingga 9 Agustus 2015.

Tahun ini kacer Bajing Ireng tidak terlalu banyak mengikuti lomba, lantaran mengalami mabung lumayan lama. Beberapa even yang pernah diikutinya adalah 6th Anniversary NBC (13/3; juara 2, 3, 4), Yamaha Cup – Road to Presiden Cup IV (14/2; juara 5), Road to KLBJ Cup, Jambi (21/2; juara 2, 3).

Minggu (11/9) lalu, kacer Bajing Ireng comeback dan langsung moncer kembali dalam lomba burung berkicau Obit BC Cup I di Lapangan Ceria Kota Jambi. Bajing Ireng meraih juara kedua dan ketiga.

Di sela-sela lomba di Lapangan Ceria itu, Om Zoel Bakung mengatakan tak semata-mata mengejar prestasi. “Yang penting bisa kumpul, ngopi bareng, dan cerita bareng bersama teman-teman, termasuk Kicau Mania Bonsai Jambi yang diketuai M Nazir,” ujarnya.

Om Zoel Bakung (kanan) bersama rekan-rekan Kicau Mania Bonsai Jambi.

Bagi yang penasaran terhadap kacer Bajing Ireng, berikut ini cuplikan videonya saat berlaga di Obit BC Cup I:

Dari Om Zoel Bakung, kita bisa belajar bahwa memiliki burung juara itu memang tidak mudah. Menjadi tidak mudah lagi untuk mempertahankan prestasinya selama hampir lima tahun secara beruntun, tatkala bermunculan jawara-jawara baru yang tak kalah berkualitas. (Kelana Lana)

Sebagian koleksi trofi kemenangan kacer Bajing Ireng.

Semoga bermanfat.

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.