Kacer Dinasty nyeri di Yudhistira BC Tegal, LB Koslet raih gelar BITC edisi September 2016

Gantangan Yudhistira BC yang berlokasi di Jl Sumbodro Gang 5 RT 04 / 05 Slerok, Kota Tegal, makin diminati para kicaumania di kawasan barat pantura Jawa Tengah. Event organizer yang dimotori Om Saga Dirgantara (pelaksana), Om Eko (sekretaris), serta Om Damsyik dan Om Bowo (ticketing) ini menggelar latber seminggu dua kali, yakni Rabu dan Minggu sore.

Latber / Latpres Yudhistira BC
Latber / Latpres Yudhistira BC makin diminati para kicaumania.

“Meski banyak gantangan baru berdiri di Brebes dan Tegal, alhamdulillah latberan Yudhistira BS tetap ramai. Terimakasih atas guyup rukun dan kehadiran  rekan-rekan kicaumania,” tutur Om Raharjo, ketua Yudhistira BC.

Dalam latber Minggu (9/10) lalu, panitia membuka tiga kelas, yakni Mega Bintang (tiket Rp 20 ribu), Bintang (Rp 10 ribu), dan Favorit (Rp 10 ribu), dengan melombakan 12 sesi.

Kacer Dinasty menjadi bintang lapangan dan menjadi satu-satunya burung yang mampu menjuarai dua kelas alias nyeri juara 1. Gaco milik Om Hakim Arif (Tegal) ini terbaik di Kelas Mega Bintang, mengalahkan Bajing Biru koleksi Om Alex MTH (Jl Rambutan  Tegal) dan Mentari besutan Om Santonius (Tegal).

Kelas Bintang pun dijuarai Dinasty, disusul kacer Viona milik Om Ahmad (Panggung) dan Mawar Hitam koleksi Om Bebek (Randugunting).

Kacer Dinasty
Kacer Dinasty milik Om Hakim Arif nyeri juara 1.

Persaingan seru terjadi di kelas lovebird (3 sesi) serta cucak ijo, murai batu, dan kenari yang masing-masing dimainkan dua sesi. Alhasil, setiap sesi dimenangi burung yang berbeda-beda.

Cucak ijo Cetar andalan Om Imam (Jl Kalisari 2 Tegal) tampil yahud dan menjuari Kelas Mega Bintang. Juara 2 dan 3 diraih Gareng milik Om Chipong (Kepandean) dan Kipli kepunyaan Om Hermanto (Tegalsari).

Cucak ijo Cetar
Cucak ijo Cetar, gaco anyar milik Om Imam.

Kelas Bintang dimenangi cucak ijo Kuda Laut. Gaco besutan Om Iyon Blekutak (Mendem Mancing) ini unggul atas Mohak milik Om Papank (Randugunting) dan Danu koleksi Om Rosikin (Tegalsari).  Yang menarik, baik Cetar maupun Kuda Laut merupakan burung debutan baru, bukan burung langganan juara.

Mura batu Merapi juga berbagi gelar dengan Zorro. Merapi milik Om Amad (W-Road To Umi Raya) terbaik di Kelas Mega Bintang, disusul Warkop besutan Om Candra (BJB Team) dan Elang kepunyaan Om Harto (Tunon Tegal).

Murai batu Merapi
Murai batu Merapi terbaik di Kelas Mega Bintang.

Om Eko Gibran (Gibran SF) sukses bersama MB Zorro yang menjuarai Kelas Bintang. Posisi kedua dan ketiga ditempati Ken Arok gaco andalan Om Eko Suyono (RMB Flores) dan Megatron milik Om R Abiyyu (ML BF).

“Dalam beberapa pekan belakangan ini, Zorro tampil dalam kondisi terbaik. Semoga tetap terjaga saat saya turunkan lagi dalam Piala Ndog Asin di Brebes, Minggu (16/10),” kata Om Eko Gibran yang suka “gerilya” ke luar kota.

Latber Yudhistira BC Tegal
Suasana kelas kenari dalam Latber Yudhistira BC di Kota Tegal, Minggu (9/10).

Sebagaimana cucak hijau, dua kelas kenari juga dimenangi gaco-gaco anyar. Kenari Ambassador orbitan Om Dzaky (R9 Brebes) berkibar di Kelas Mega Bintang, mengalahkan Ganjen besutan Om Dandung (Aero SF) dan Raja Mbolang kepunyaan Om Adam PPKT 89 (Dewi Sartika BF).

Kenari Jupiter milik Om Bungsu (Team Piknik Tegal) memenangi Kelas Bintang, disusul Mayor milik Om Agus (Ujungrusi) dan Pajero kepunyaan besutan Kampleng (War Wir Papburi Tegal).

Pleci hanya dimainkan satu sesi, karena dalam beberapa pekan terakhir memang sepi peserta. Sebanyak 15 kontestan tampil di kelas ini, dan dimenangi pleci Koslet milik Om Selo (BST Slerok). Posisi 2 dan 3 ditempati pleci Spider milik Om Putra (Lawatan RUU) dan Alexa  milik Om Bam (220 Volt Tegal).

Pleci Koslet
Pleci Koslet milik Om Selo (BST Team) juara 1.

Lovebird Koslet raih gelar BITC edisi September 2016

Tiga kelas lovebird juga dimenangi burung berbeda. Kelas Mega Bintang djuarai Rizqi Utama koleksi Om Fery Fians (A3 SF), unggul atas Anak Emas besutan Om Kopral (W-Road To Umi Raya) dan Oshin milik Om Agung (Arjuna 14 BC).

Om Agung juga moncer bersama LB Syahrini. Burung ini menjuarai Kelas Favorit, mengalahkan Lintang milik Om Aji (AB Jenggot Slawi) dan Kacrut besutan Om Budi Prakoso (BSF Tegal).

Lovebird Koslet andalan Om Syarif WK (BSF Tegal) terbaik di Kelas Bintang. Juara 2 dan 3 diraih LB Revalina milik Om Nabil Soleh (Tegal) dan Anita kepunyaan Om Asep (Ngapak BC Tegal).

Kemenangan LB Koslet sangat berarti, karena latber sore itu merupakan akhir penghitungan poin Best in the Class (BITC) edisi September 2016 untuk lovebird. Koslet akhirnya meraih gelar BITC, setelah mengumpulkan total poin 550.

Lovebird Koslet
Lovebird Koslet raih gelar BITC Edisi September 2016.

Peringkat kedua dan ketiga BITC edisi September 2016 ditempati lovebird Genit (475 poin) besutan Om Sidik (Dampyak On BC) dan Audi (325 poin) kepunyaan Om Damid (Tegal).

Lovebird Genit
Lovebird Genit peringkat kedua BITC Edisi September 2016.

“Secara pribadi, saya lebih menjagokan lovebrd Genit, karena durasi ngekeknya lebih lama daripada Koslet. Sayangnya, lovebird Genit absen dua kali, yaitu Rabu (28/9) dan Minggu (2/10). Padahal saat itu poin Genit masih yang tertinggi,” kata Om Marja, salah seorang juri yang bertugas sore itu.

Om Syarif WK, pemilik LB Koslet
Om Syarif WK (2 dari kanan), pemilik LB Koslet, menerima trofi BITC.

Seperti diketahui, poin BITC dikumpulkan selama satu bulan mengikuti latber (Rabu + Minggu) dan latpres di Yudhistira BC. Poin hanya diberikan kepada juara 1 (100), 2 (75), dan 3 (50) dalam setiap sesi. Latber hari itu sekaligus awal penilaian BITC edisi Oktober 2016 untuk kelas kacer. (Julis Nur Hussein)

Hasil Latber Yudhistira BC Tegal (klik di sini)

Salam sukses, Salam dari Om Kicau.




Aplikasi Android omkicau.com gratis

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS
SCAN SAJA ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE
BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Jika Anda kesulitan mencari artikel di blog ini, silakan dicari dengan memasukkan kata kunci artikel yang Anda cari, pada kolom kosong yang tertera pada halaman ini.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

2 Comments

Komentar ditutup.