Lovebird Mbah Marijan hattrick di Piala Bupati Jepara –Jaguar, King Cobra, Barca, dan Knalpot nyeri

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Sebanyak 1.153 peserta mengikuti lomba berkicau Piala Bupati Jepara di Pantai Bandengan, Jepara, Minggu (16/4). Selain dihadiri para kicaumania di wilayah pantura timur Jawa Tengah (Jepara, Kudus, Pati, Demak, Rembang), even ini juga diikuti sejumlah pemain dari Grobogan, Blora, Semarang, Solo, Jogja, Salatiga, hingga Bojonegoro.

Sedikitnya ada lima burung yang menjadi bintang dalam kontes ini, termasuk lovebird Mbah Marijan milik Om Sinus (Duta Danramil Sragen) yang mencetak hattrick. Empat burung lainnya nyeri juara 1, masing-masing lovebird Knalpot milik Om Rob (ALKF SF), pentet Jaguar orbitan Om Endro Jip (Biasa Wae SF), kacer King Cobra andalan om Paul (Jepara Bersatu), dan cucak hijau Barca besutan Pak Gino (Jogja).

Lovebird Mbah Marijan
Lovebird Mbah Marijan sukses mencetak hattrick

Kelas lovebird yang dimainkan enam sesi diwarnai persaingan sengit antara Mbah Marijan milik Om Sinus (Duta Danramil Sragen) dan dua amunisi ALKF SF Kudus, yakni Knalpot milik Om Rob dan Saosi milik Om Angga. Lovebird Speedy orbitan Om Ardian Blok M (Bowoto BC) dan Cipali milik Om Topan (R17) juga punya kekean panjang.

Lovebird Mbah Marijan sukses menjuarai kelas utama Bupati, mengalahkan Cipali yang harus puas di urutan kedua. Di Kelas Wakil Bupati A, Mbah Marijan kembali nangkring di posisi puncak, disusul dua lovebird andalan Bowoto BC, masing-masing Speedy dan Mak Erot milik Om Mian.

<---maaf menyela sebentar--->

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

-----------------------------------

Lovebird Knalpot terbaik di Kelas Wakil Bupati B, mengalahkan Upin-Ipin orbitan Om Ocil dari Jepara Bersatu dan Jono milik Om Yusuf (Jepara). Kelas Pariwisata A dikuasai Mbah Marijan, yang sekaligus mencetak kemenangan hattrick. Kelas Pariwisata B dan Bandengan masing-masing dijuarai Knalpot dan Saosi.

Cucak hijau Barca milik Pak Gino (Jogja) nyaris mengikuti jejak Mbah Marijan. Jagoan ini tampil stabil dalam tiga kelas yang dilombakan. Kelas Bupati dan Wakil Bupati berhasil dimenanginya. Pada Kelas Pariwisata, Barca menempati posisi runner-up di bawah Hitler orbitan Om Agus Nasa (Duta Danramil Sragen).

Cucak hijau Barca
Cucak hijau Barca milik Pak Gino nyaris hattrick.

“Lumayan Om, jauh-jauh hadir dari Jogja untuk mencoba main di Jepara. Akhirnya berhasil juga, dan kelelahan ini terbayar lunas,” ungkap Pak Gino yang dikenal spesialis dalam mengorbitkan kacer dan cucak hijau.

Hasil nyeri juga diraih pentet Jaguar. Gaco koleksi Om Endro Jip (Biasa Wae SF) ini mampu mengatasi lawan-lawan tangguhnya seperti Danger milik Om Gerry All’In (All’In Squad) dan Speed Iblis orbitan Om Paul (Jepara Bersatu).

Jaguar menjuarai Kelas Wakil Bupati, disusul Speed Iblis dan Danger. Di Kelas Pariwisata, Jaguar tetap bertengger di urutan teratas, mengungguli Danger dan Speed Iblis.

Dua kelas kacer disapubersih King Cobra andalan Om Paul (Jepara Bersatu). Gaco yang kerap moncer dalam even-even akbar ini masih terlalu tangguh bagi lawan-lawannya.

Kacer King Cobra menjuarai Kelas Wakil Bupati, mengungguli Tumenggung besutan Om Heri (Muria Paksi). Di Kelas Pariwisata, King Cobra mengalahkan kacer Carok milik Om Reddi (Duta Krisna BC) dan Pangeran orbitan Pak Gino (Jogja).

Kacer King Cobra
Kacer King Cobra sukses menyapubersih dua kelas yang dilombakan.

Tiga kelas murai batu dijuarai burung-burung yang berbeda. MB Arjuna milik Om Pur (Jepara) terbaik di Kelas Bupati. Adapun Kelas Wakil Bupati serya Pariwisata dimenangi Malin Kundang milik Om Budi Rambe (Duta Danramil Sragen) dan Gondes kepunyaan Om Budi (Jepara).

Meski hanya dimainkan satu kali, kelas tledekan berlangsung meriah, dihadiri sejumlah tim maupun komunitas. Para anggota Kudus Tledekan Mania (KTM) yang memperkuat Koppast BC Kudus mampu mendominasi, dengan menempatkan delapan jagoannya pada daftar juara.

Tetapi kelas ini dimenangi tledekan Samba milik Om Agus Nasa (Duta Danramil Sragen), disusul Kenzi milik Om Fiyan dan Diqdoyo kepunyaan Om Sidiq KTM, keduanya dari Koppast BC.

Secara keseluruhan, gelaran Piala Bupati Jepara berlangsung sukses dan lancar. Panitia menyediakan hadiah tanpa potongan di semua sesi / kelas, serta menghadirkan tim juri independen yang mampu menjalankan tugasnya secara fairplay.

ALKF SF Kudus yang digawangi Yek Umar, Om Totok, dan Om Iwan tampil sebagai juara umum single fighter. Adapun gelar juara umum bird club diraih Jepara Bersatu yang diperkuat Om Paul  dan rekan-rekan.

Piala Bupati Jepara
Yek Umar (3 dari kiri) dan kawan-kawan ALKF SF menerima trofi juara umum single fighter.
Jepara Bersatu juara umum BC
Jepara Bersatu yang digawangi Om Paul (tengah, kaos hitam) menerima trofi juara umum BC.

Di akhir lomba, panitia yang digawangi Om Andy MP dan Om Zamroni membagikan aneka doorprize menarik, antara lain 1 unit sepeda motor Honda Revo dan  mebel Jepara kualitas ekspor. (Heres Budi S)

Selanjutnya, baca Daftar Juara Piala Bupati Jepara (klik saja).

Om Rafli dan anis merah Godex
Om Rafli (kiri) / Manfaat Jepara sukses bersama anis merah Godex (juara 1).
Om Niam Mlonggo Jepara
Om Niam (kanan) dari Mlonggo, Jepara, pembeli tiket terbanyak.
Piala Bupati Jepara
Briefing tim juri Piala Bupati Jepara, dipimpin langsung oleh Om Andy MP.
Piala Bupati Jepara
Panitia Piala Bupati Jepara dan tim juri berpose usai lomba

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.