Mulyono BF, penangkar murai batu di kawasan Tapos Pekapuran (Depok), kembali sukses mencetak sejumlah burung jawara. Salah satunya adalah murai batu Monaco, hasil ternaknya, yang kemudian dibeli Om Joko (Citra Grand, Cibubur).

Cara gampang mencari artikel omkicau.com, klik di sini.

Murai batu Monaco hasil ternak Mulyono BF dari trah Garuda.

Monaco meraih double winner dalam even kemasan Rajawali Mas Organiser di Cikeas, Bogor (21/9). Aksinya menjadi pusat perhatian penonton, dan tentu saja tim juri. Sejak digantang, Monaco tampil prima. Penampilan ini mampu dipertahankannya pada sesi kedua, sehingga dua kelas pun berhasil dijuarainya.

Murai batu Monaco punya materi cukup komplet, terdiri atas suara isian lagu-lagu kenari, serindit, disambung dengan tembakan suara burung gereja, lovebird, dan cililin, yang dibawakannya panjang-panjang. Durasi kerjanya juga maksimal, nyaris tanpa jeda.

Banyak pemain di Jabodetabek yang kepincut terhadap murai batu Monaco. Misalnya Om Bonni N (Mahesa Ratu SF). Tak butuh waktu lama, dia langsung deal dengan Om Joko untuk meminang MB Monaco.

Seperti dijelaskan di awal tulisan, Monaco merupakan murai batu hasil ternak Mulyono BF. Jagoan ini merupakan anakan dari murai batu Garuda, dengan kode ring Mulyono 544.

Lihat pula Penangkaran murai batu Mulyono BF Depok

Om Joko sendiri sudah dua kali mengorbitkan murai batu produksi Mulyono BF, yaitu Monaco dan Topsong. Bahkan MB Topsong pernah menjuarai kelas utama dalam even Road to Piala Panglima Radjawali di Bogor (12/8), dengan mendapatkan hadiah 1 unit sepeda motor.

Murai batu Topsong milik Om Joko juga hasil breeding Mulyono BF.

Cara mudah punya ribuan file MP3 suara burung, klik di sini.

Mulyono BF memiliki 25 petak kandang. Sebagian besar induk jantan yang digunakannya pernah berprestasi di lapangan alias eks jawara, antara lain Garuda, Gatot Kaca, dan Pangeran. Anakan murai batu dari ketiga induk jantan tersebut paling banyak dicari para pelanggannya.

Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis...

Menurut Om Mul, owner Mulyono BF, murai batu Garuda kerap menghasilkan anakan berprestasi. Selain Monaco, beberapa trah Garuda juga moncer di tangan para pelanggannya.

Om Mulyono (kanan) bersama Om Joko (Citra Grand Cibubur).

Harga trotolan murai batu produk Mulyono BF bervariasi, mulai dari Rp 3,5 juta hingga Rp 7 juta / ekor. Bahkan bisa lebih mahal jika berasal dari induk tertentu seperti trah Garuda. Bahkan untuk bisa mendapatkan anakan trah Garuda, calon pembeli seringkali harus indent terlebih dulu.

Alamat dan nomor kontak Mulyono BF

Om Mul tak henti mencetak murai batu prestasi.

Selain menjadi penangkar, Om Mul juga menjadi penyedia murai batu prospek hasil ternak sejumlah penangkar binaannya. Tak heran jika puluhan ekor murai batu, mulai dari trotolan, remaja, hingga dewasa, selalu terpajang di kediamannya.

Bagi yang berminat, silakan kontak Om Mul (WA 0812 9829 6606 – 0857 1180 6053), atau mampir ke kediamannya di Jl Raya Pekapuran, Kp Babakan, Gg Dongkal, RT 01 / RW 03, Kelurahan Sukatani, Tapos Pekapuran, Depok.

Om Mul sedang menyeleksi anakan murai batu.

Apabila ada penawaran online menggunakan nomor selain kedua nomor itu, abaikan saja. Pasalnya, banyak oknum tak bertanggung jawab yang mencatut nama Mulyono BF. (d’one)

Cara gampang mencari artikel di omkicau.com, klik di sini.