Duet bapak-anak pemilik cucak ijo Shakuntala ini tolak pinangan Rp 35 juta

Mau pasang iklan di Omkicau.com, klik di sini

Cucak ijo Shakuntala termasuk salah satu amunisi andalan Om Suwardi / Tiyok dari Lintang SF Tayu, Kabupaten Pati. Duet ini sangat kompak di lapangan. Om Suwardi merupakan ayah Om Tiyok. Bukan hanya itu, keduanya juga sama-sama karyawan Koperasi Bina Makmur Pati.

Om Suwardi
Om Suwardi (kiri) dan Om Tiyok, duet bapak-anak punggawa Lintang SF Tayu.

Sejumlah burung jawara mengorbit di tangan duet bapak-anak ini. Banyak pemain besar di wilayah timur pantura Jawa Tengah, seperti Pati, Jepara dan Kudus, yang berminat meminang jagoan Lintang SF. Tidak terkecuali cucak ijo Shakuntala.

“Penawaran tertinggi mencapai 35 juta. Itu terjadi ketika cucak ijo Shakuntala menjuarai kelas utama dalam even Launching Radjawali Indonesia DPC Kudus RI,” kata Om Tiyok kepada omkicau.com.

Cucak ijo Shakuntala
Cucak ijo Shakuntala diincar sejumlah pemain besar di wilayah timur pantura Jateng.

Saat itu Om Suwardi belum ingin melepasnya, karena masih sayang terhadap Shakuntala. Tapi masih ada peluang untuk dilepas, terutama jika nilai maharnya cocok.

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

Dapatkan omkicau.com untuk Android dan IOS:

Aplikasi Android Omkicau.Com

Aplikasi IOS Omkicau.com

Cucak ijo Shakuntala termasuk burung sarat prestasi. Coba simak sebagian prestasinya:

  • Kapolsek Cup Cepu (juara 1, 1)
  • BnR Kudus (1, 1, 3, 3)
  • Latpres RKBC Pati (1, 1)
  • Launching Radjawali Indonesia DPC Kudus (1)
  • KLI Rembang (1)
  • PCB Cup Pati (1)
  • Dandim Cup Kudus (2, 3)
  • Koppast Cup I Kudus (2)
  • Alugoro Cup Blora (3)
cucak ijo jawara
Trofi dan piagam cucak ijo Shakuntala

Burung ini diperoleh Om Tiyok dari sahabatnya saat bertemu dalam arena latber. Saat itu Shakuntala menang nyeri (juara 1, 1). Begitu melihat kinerjanya, Om Tiyok langsung terpikat dan mulai ngobrol-ngobrol.

“Kebetulan momennya tepat. Sahabat saya memang berniat menjualnya. Ya, sore itu juga, saya dan bapak menawar, eh… langsung deal, dengan harga bersahabat pula,” tambah Om Tiyok.

perawatan cucak ijo
Om Suwardi, pemilik cucak ijo Shakuntala

Shakuntala memiliki gaya bertarung full jambul ngentrok ekstrem, sejak awal digantang hingga akhir. Materinya bervariasi, mulai dari pelatuk sampit, burung gereja, cililin, terkadang diselingi suara kunti panjang.

Perawatan cucak ijo Shakuntala

Berikut ini tips perawatan cucak ijo Shakuntala yang diterapkan Om Tiyok.

1. Perawatan harian (Senin – Jumat)

  • Mandi setiap pagi hari, pakai cepuk.
  • EF jangkrik 2 ekor (pagi) dan 1 ekor (sore).
  • Pisang rutin diberikan setiap hari, sesekali diselingi pepaya, terutama kalau birahinya terlihat agak tinggi.
  • Air minum wajib diganti setiap hari.
  • Siang hari, burung ditempatkan dalam kandang umbaran. Burung dibiarkan semaunya tanpa harus dipaksa terbang.
  • Malam hari, burung dipindah ke sangkar hariannya, full kerodong.
  • Masteran menggunakan burung gereja dan pelatuk sampit.
cara merawat burung cucak ijo
Siang hari, Shakuntala ditempatkan di kandang umbaran.

2. Perawatan H-1 (Sabtu)

  • Secara umum, pola perawatannya sama seperti harian.
  • Hanya saja, burung sudah tidak dimandikan.
  • EF ditambah, berupa ulat hongkong yang berwarna putih, dengan porsi 5 ekor.
Om Tiyok
Om Tiyok, mekanik aandal cucak ijo Shakuntala.

3. Perawatan Hari H (Minggu)

  • Perawatan sama seperti H-1.
  • Sebelum berangkat lomba, burung “dibom” jangkrik sampai puas.
  • Sampai di lapangan, kerodong dibuka, lalu burung dijemur sebentar.
  • Kemudian, burung diberi 1 ekor jangkrikdan 5 ekor ulat hongkong warna putih.
  • Tunggu sampai bunyi. Kalau sudah bunyi, pisang diambil, sehingga di dalam sangkar hanya terdapat cepuk air minum saja. Selanjutnya, sangkar full kerodong.
  • Sebelum digantang, cepuk air minum diambil.
  • Setiap mau mengikuti sesi berikutnya, burung diberi 1 ekor jangkrik.

Lintang SF Tayu

Itulah tips perawatan cucak ijo Shakuntala milik duet bapak-anak Om Suwardi / Tiyok. Kedua pemain ini fokus bermain di kelas cucak ijo dan kacer. (neolithikum)

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.