Cara merawat burung cingcoang cokelat agar rajin bunyi, plus suara kicauannya

Mau pasang iklan di Omkicau.com, klik di sini

Burung cingcoang cokelat alias jongkangan (Brachypteryx leucophrys) belakangan ini makin digandrungi kicaumania dalam negeri. Suaranya yang nyaring dan bervariasi mengingatkan kita pada hwamei mini. Berikut ini cara merawat burung cingcoang cokelat agar rajin bunyi, plus suara kicauannya untuk pancingan burung sejenis.

Burung cingcoang cokelat
Burung cingcoang cokelat punya suara yang lantang dan bervariasi.,

Burung cingcoang memiliki postur tubuh kecil, dengan panjang sekitar 11 cm. Tubuh bagian atas berwarna cokelat kemerahan, dada berbintik, dan tubuh bawah putih. Ekornya pendek, tetapi kedua kakinya panjang yang menandakan burung ini lebih sering berada di semak belukar dan permukaan tanah.

Meski bertubuh mungil, syara kicauannya terdengar nyaring dan variasi. Bahkan suaranya tak kalah dari burung spot-throated babbler alias hwamei mini. Tak heran jika burung ini makin diminati para kicaumania.

Selain dipelihara sebagai kelangenan, beberapa kicaumania kerap menjadikan cingcoang cokelat sebagai masteran bagi jenis burung kicauan lainnya. 

- Tanya Om Kicau, silakan di sini.

- Bingung cara mencari artikel di omkicau.com, cek artikel ini.

Dapatkan omkicau.com untuk Android dan IOS:

Aplikasi Android Omkicau.Com

Aplikasi IOS Omkicau.com

Perawatan burung cingcoang cokelat agar rajin bunyi tidak terlepas dari pemberian pakan tambahan secara teratur. Burung ini membutuhkan pakan berprotein tinggi untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari. Selain itu, tentu harus disertai pola perawatan lainnya seperti mandi, jemur, dan pemasteran.

Burung cingcoang umumnya dijual di pasar burung dalam kondisi masih bakalan dan belum mengenali pakan voer. Karena itu, sangat disarankan untuk melatihnya agar mau makan voer. Selain untuk memudahkan perawatannya, hal tersebut juga membantu menjaga kondisi dan meningkatkan daya tahannya.

burung jongkangan
Penampilan burung cingcoang cokelat / jongkangan,

Bagaimana cara melatih burung bakalan agar mau makan voer, simak lagi tautan di bawah ini:

Cara merawat burung cingcoang cokelat / jongkangan

Setelah burung mau mengonsumsi voer, tahap selanjutnya adalah melatihnya agar mau rajin berbunyi. Berikut ini beberapa panduannya:

  • Setiap pagi, burung dikeluarkan untuk diembunkan. Cingcoang sangat aktif pada pagi hari, terutama sebelum dan sesudah matahari terbit. Pada waktu-waktu tersebut, mereka akan saling bersahutan meramaikan suasana pagi dengan nyanyiannya.
  • Setelah matahari terbit, mandikan burung menggunakan bak mandi kecil yang dimasukkan dalam sangkarnya. Jika sudah terbiasa, bisa dimandikan dalam karamba yang umum digunakan untuk pleci.
  • Usai mandi, burung dianginkan sebentar di tempat sejuk. Pada saat itu, berikan 3-5 ekor ulat hongkong.
  • Setelah itu, burung dijemur selama 30 menit.
  • Usai dijemur, burung dipindahkan ke tempat sejuk, kemudian diberi 2-3 ekor jangkrik kecil.
  • Lakukan pemasteran atau memancingnya dengan suara masteran dari burung piaraan lainnya, atau dari suara mp3.
  • Putarkan juga suara rekaman burung sejenis untuk memancingnya agar mau berbunyi.

Suara kicauan burung cingcoang cokelat

Berikut ini beberapa suara kicauan burung cingcoang cokelat yang dapat dimanfaatkan untuk masteran atau sebagai pemancing bunyi:

  • Suara kicauan burung cingcoang cokelat | DOWNLOAD

 

  • Suara alami burung cingcoang cokelat untuk pancingan – versi 1| DOWNLOAD

 

  • Suara alami burung cingcoang cokelat untuk pancingan – versi 2 | DOWNLOAD

Semoga bermanfaat.

Penting: Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.