“Menciptakan” isian burung/masteran secara murah

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK... CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Saya akan menulis sedikit pengalaman saya mengundang burung masteran ke sekitar rumah kita. Burung masteran yang saya maksud adalah burung gereja. Nah pasti Anda sudah bisa menebak ke mana arahnya, ya... jangan pelit2 untuk menebar sejumput beras, atau bisa juga milet, ke atas genting atau di halaman rumah kita, setiap hari. Untuk lebih "mengundang" sekali-sekali juga boleh ditebar sejumput UH.


Karena di daerah saya tidak ada yang memelihara merpati secara diliarkan, maka penyerbu beras atau milet adalah burung gereja. Kadang-kadang ada juga emprit/pipit yang datang, tetapi biasanya pipit akan pergi begitu gerombolan burung gereja datang.
Untuk mereka yang suka dengan isian prenjak (yang bagus justru suara betinanya kalau untuk isian MB misalnya), dan ada pepohonan di sekitar rumah , maka sediakan wadah yang bisa ditalikan/dipakukan di pepohonan (pada ketinggian 2-4 meter) dan diisi sejumput kroto atau UH tiap pagi. Kalau Anda beruntung (atau malah sial ya?), burung kecil lain seperti kacamata atau pleci juga akan datang.
Untuk melengkapi thread “Menciptakan isian burung/masteran secara murah” ini, ada juga cara “alami” menambah suara masteran di sekitar rumah kita, yakni biasakan dalam jangka waktu 3-4 hari sekali untuk melepas barang 2-3 ekor jangkrik jantan di halaman/ kebun kita. Mereka akan berkeliaran dan ketika datang masa birahi, mereka akan “bernyanyi bersahut-sahutan”.

Barangkali ada di antara Anda punya pengalaman lain untuk “menciptakan isian burung/masteran secara murah”? Ditunggu sharing-nya.
Salam,
Duto Sri Cahyono

TULISAN TERKAIT

About these ads

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain. Agar tidak tertipu, pastikan Anda membaca artikel ini (klik saja).

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 159.151 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: