SKL BF sediakan Rp. 10 juta untuk yang bisa sharing ciri murai batu medan-non medan

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Shakila BirdFarm (SKL BF) menyediakan bonus Rp. 10 juta bagi muraimania yang bersedia berbagi ilmu tentang ciri murai batu (Sumatera) medan dan non medan. “Saya sediakan 10 juta rupiah tunai dan jamuan makan minum selama berada di farm kami, SKL BF Jatibarang.”

Demikian disampaikan majikan SKL BF, Dipl. Ing. H. Syamsul Saputro, kepada Om Kicau berkaitan dengan kontroversi asal murai batu dari kawasan Pulau Sumatera bagian utara itu. Kontroversi ini selalu muncul dalam diskusi antar-muraimania dan tidak pernah ada titik temunya.

“Saya ada banyak murai batu dari beberapa wilayah Sumatera Utara dan ada banyak juga dari berbagai wilayah di Provinsi Nanggro Aceh Darusalam. Saya langsung datang ke habitatnya, langsung melihat cara memikatnya. Nanti saya jejer 10 ekor murai yang beda habitat. Kalau ada muraimania yang bisa menebak secara betul asal habitat 6 ekor saja, dan mau membeberkan cara pembedaannya, saya sediakan uang tunai Rp. 10 juta. Tentu juga dengan jamuan makan minum gratis selama berada di  Jatibarang,” kata dia.

Dipl. Ing. H. Syamsul-Saputro
Dipl. Ing. H. Syamsul-Saputro

Tantangan itu dia sampaikan karena selama ini banyak orang yang menyebutkan punya murai batu aseli medan, murai batu aseli Aceh dan sebagainya, tetapi tidak berdasar pemahaman yang memadai. “Kalau memang dia berilmu seperti itu, kami undang untuk berbagi ilmu di Jatibarang, markas SKL,” kata Om Syamsul.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Berkaitan dengan masalah murai batu medan – non medan ini, pernah Om Kicau tulis panjang lebar di artikel “Murai batu medan,ada enggak sih?”

Intinya, memang tidak mudah dan bahkan nyaris mustahil untuk bisa menyebutkan secara pasti ciri-ciri murai batu medan-non medan. “Di Sumatera Utara (Medan) ada beberapa habitat murai batu, demikian pula di NAD (Aceh). Beda murai batu dari habitat yang berbeda itu tidak menunjukkan ciri fisik yang signifikan.”

Ditanya bagaimana selama ini SKL BF mendapatkan indukan yang bukan beli di arena lomba, Om Syamsul menjelaskan bahwa yang dia pilih adalah burung-burung murai batu yang menonjol atau seakan menjadi “pemimpin” di habitatnya. “Untuk mengejar murai batu yang seperti ini kadang memerlukan waktu pikat berhari-hari, atau bahkan bulan. Murai yang seperti inilah mentalnya sangat bagus dengan volume yang dahsyat,” katanya.

Untuk mengetahui bagaimana cara pemikatan burung murai batu pilihan yang selama ini dilakukan pemikat di habitat murai batu, Anda bisa melihat melihat artikel ini: Jejak rekam pemikatan murai batu: Sulitnya menangkap bicok… atau bisa juga Anda menyimak pengalaman SKL dalam berburu indukan murai batu di wilayah Suamtera di website resmi SKL BF.

Pertanyaan primitif

Berkaitan dengan masalah asal murai batu ini pula, salah satu dedengkot murai mania, H Elviano Indramayu pernah mengatakan kepada Om Syamsul , “Jangan pernah bertanya soal asal murai batu, medan atau bukan medan. Itu pertanyaan nggak ada jawaban pastinya. Itu pertanyaan primitif.”

Jadi begitulah sobat, jika Anda berkemampuan bisa menyebutkan secara pasti apa itu ciri-ciri murai batu medan dan non-medan, yuk kita janjian bareng-bareng main ke penangkaran SKL BF di Jatibarang, Indramayu.

Tentulah, selain bisa bersilaturahmi dan berbagi ilmu, Anda akan mendapat bonus cuma-cuma Rp. 10 juta dari Om Syamsul.

Saya jamin itu bukan tawaran basa-basi atau “omdo” alias omong doang. Sebab, itulah salah satu ilmu yang selama ini dicari para murai mania, termasuk majikan SKL BF tentunya.

Terima tantangan ini?

Update info:

Kalau ada sobat yang bisa memenuhi permintaan Om Syamsul, maka saya juga sediakan hadiah seekor murai batu yang saya beli secara lelang di grup Murai Batu Indonesia di FB seharga Rp. 5 juta. Tentunya saya harus bisa ikut dengar bocoran ilmunya ya.

Ayo… ayo…..
Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

66 Comments

  1. sy mau nantangin tantangan anda,sy orang mandailingnatal,insya ALLAH akan menjawab seputar pertanyaan tentang murai asli sumatra utara, seluruh pelosok sumatra utara sy tau dimana saja yg ada murainya,apalagi cuma membedakan asal murai,sy siap menjelaskannya

  2. sy mau nantangin tantangan anda,sy orang mandailingnatal,insya ALLAH akan menjawab seputar pertanyaan tentang murai asli sumatra utara,karna sy miara murai asli sejak tahun 1990, seluruh pelosok sumatra utara sy tau dimana saja yg ada murainya,apalagi cuma membedakan asal murai,sy siap menjelaskannya

    • Ide bagus…Sudah pernah saya coba Om tapi mereka tetap diam membisu, malahan mereka saling pandang satu sama lain seolah olah merahasiakan sesuatu sambil gelang geleng kepalanya. Mungkin saya mesti ngulang kursus bahasa burung lagi neh. He…he.

  3. Sy sngt setuju dg pendapat MB yg susah dipikat (perlu berhari2) itu MB penakut dan mental tarung kurang. Krn sy dijawa yg gak mungkin mikat MB jd sy samakan dg ciblek.. Hehehe.. Dulu di belakang rmh sy habitat ciblek bnyk sekali jd sy kadang iseng mikat ciblek (wkt itu ciblek tdk ada hrgnya). Kl ciblek penguasa yg bermental bgs begitu denger ciblek pikat bunyi langsung ngelawan nyerang nabrak sangkar bahkan kadang smp jatuh ke tanah krn kencang sekali nabraknya. Biasanya ciblek spt itu kualitasnya bgs dan mental tarungnya luar biasa krn memang dia ciblek penguasa. Kl ciblek yg penakut gak mau mendekat ciblek pikat shg dipikat susah/lama. Maaf sekedar share

    • muray medan,munkin ada ciri-cirinya ekor panjang berkisar 28,30 lebihdan posisi ekor cengkung kedepan ,dan muray medan super, itu adlah bahasa istilah para pedagang/pmilik burung asli mb medan, biar harga jual cepat dan mudah terpercaya padahal muray medan super , masih jadi perdebatan, ada apa tidak,ya muray jenis, itu //saya pribadi,buat muray batu yang penting punya kualitas di lomba,percuma ekor panjang tapi tidak ada kualitas tempur, ///non muray medan,, maaf bangsa manusia terlalu membeda,bedakan selalu dirimu sama si medan, kucari tahu cerita ini dari kisah aku dipelayaran/kerjaan ku, ke penjuru sumatra,kalimtan,dll, muray ekor pendek,panjang trimakasih indonesia dan sang pencipta

  4. Klau untk mmbdakn asl muasal burung MB itu memang sulit,tpi klau masalah mental Sepengalaman saya MB yg brmental bagus itu MB yg dipikat cpat dpt dptnya, yaitu MB yg blm prnah dipikat org, tpi klo MB yg susah dipikatnya bukan brti tdk brmental bgus tpi burung itu sisa pemikat, bisa jdi burung itu prnah lepas dari perangkap pemikat, itu yg membutnya jdi tau dgn perangkap, krna burung MB itu trgolong burung pintar.

  5. murai…oh murai buat ku ga peduli itu murai dari mana …yg pasti dari indonesia…logat..logat RI.gaya nya gaya RI…di kontes kan di RI…satu lagi yg pastiii gacooooooorrrr

  6. Salam kenal Om,n juga rekan2 smua. cm mo ikut tukar pengalaman ae….
    saya rasa dgn pemberian tantangan tersebut,penuh pertimbangan yg mana udh pasti siapapun g kan bisa Memastikan jenis dan asal MB tersebut dari Body. lo setau saya, g cm MB dari medan yg berbody super karna yg menentukan super dan tidakny seekor burung yaitu dari makanan di daerah tersebut,maka dari itu g smua MB dari medan berbody super.
    Begitu pula dgn ekor dan jg warna. kebetulan saat ini saya masih bergulut di pemikat aneka burung liar yg saat ini berada di Banjarmasin. kesimpulanya adalah. ciri khas MB ataupun burung lain seperti Kacer,trucukan,tledekan,cerpu,prenjak dll, bisa dibedakan dari kicau liarnya.kicau disaat burung tersebut memanggil pasanganya. seperti yg saya lihat dan dengar langsung di Jawa,Sumatra,dan Kalimantan. jd boleh dibilang Horaasss,,piye kabare,,berataan??
    bat Om Syamsul sukses terus,lo boleh ngramal kayaknya g ad yg bisa nebak ciri khas Mb dari Bodyx g tau lo dari suarax

  7. saya ingin memelihara murai batu, jgn yg borneo/kalimantan, saya udah ada, klo ada murai yg gacor dan volume keras tlng infokan ke saya ya, klo bisa harga pas di kantong om, ga mahal2 gtu…

  8. ok om adi, dengan senang hati om. . . . insyaAllah saya dtg, krn sya sering twnya sama toko burung di binjai, kta mereka murai bahorok sudah punah, n saya jg pnya teman kicaumania dr sei wampu jga mengatakan demikian, n apalagi eksploitasi hutan besar besaran saat sekarang ini. jadi saya sangat minta maaf bila pernyataan sya keliru. tapi kalau memang betul masih ad mb d alam hutan bahorok, saya sangat bangga dan sangat beruntung berjumpa dengan om, apalagi diajak makan durian, he he he, insyaAllah sya dtg om. btw sya bleh tau ngga no om y bsa d hub, salam kicaumania. . . .

    • Sorry br dibls,ya iya om skrg ini mb2 bahorok dan marike gak sempat masuk toko2 burung diBinjai,soalnya para penghobis/agen langsung beli dari pemikatnya, bantu doanya ya om mudah2han buah durian kita byk yg lengket gak pd gugur, ni no saya om 0813 76 48 30 48, 0853 6124 7575,
      sbl om tlp smskan dulu no om ya, TQ

      • Yang dibilang om adi bener, murai bahorok (marike) merupakan murai daerah sumatra yang paling dicari oleh para hobbies murai batu, tak salah jika para hobbies di medan atau luar medan memutus mata rantai dari pemikat menjual ke toko burung. Harga bahannya juga lebih mahal ketimbang murai bahan daerah sumatera lainnya.

  9. salam kicaumania om,saya penghobi mb dari aceh singkil yang mana langsung berbatasan dengan prov sumut (sekitar120 km kearah barat) begini om, saya menjamin tidak ada yang bisa menebak darimana asal murai,kecuali borneo kepala putih. apalagi antara aceh vs medan, di aceh mb sangat berpariasi, ad yg kecil,besar,ekor panjang/pendek. jadi kalo menurut saya yang menjadi perbedaannya adalah dialek dan kemampuan berkicau burung tersebut,krn tiap2 daerah habitat pasti mempunyai suara alam khas tersendiri. tapi mohon maaf, untuk saat ini di tahun 2012 saya pastikan habitat muraibatu di sumut seperti bahorok,padang sidempuan, daerah pegunungan sembahe, SUDAH PUNAH, kecuali beberapa tempat yang masih ada, yaitu pegunungan sipagindar,
    manduamas, pegunungan danau paris, yang semua tempat itu berbatasan dengan hutan pegunungan lebat prov.aceh.

    pegunungan lebat prov aceh, dan memang sudah tidak bnyak lagi, dan mendapatkannya langsung kepada pemikat disana,

    • Salam kenal om Fazrin, klu boleh saya tanya om dah pernah ke Bahorok blm tu? insya Allah awal bln november kpg tpt saya musim buah durian,jadi saya haraf om Fazrin mau meluangkan waktu dan meringankan langkah jln2 ke Bahorok, saya undang om makan durian Bahorok ASLI tanaman klga saya sepuasnya, dah itu saya ajak om jln2 keliling ke desa2 sekitar Bahorok,nanti saya kenalkan mana mb sei wampu,sei temu luku,sei bekail,sei landak,sei karang,sei bahorok,sei musam,sei btg sarangan,sei telagah dll,setahu saya mb bahorok blm PUNAH om memang tdk sbyak th 2000 an dulu, jd jgn buru2 blg PUNAAAH……TQ saya tunggu om awal november ok???

  10. ciri2 mb medan Kalo berkicau seperti judika hobi may minum tuak. main catur.. bisa napalm ban. trus kbayakan jadi sopir imi

  11. Saya sengaja minta tolong Om Kicau untuk menulis artikel ini karena saya kasihan sering mendengar Penghobis MB (terutama Pemula) selalu berkomentar : “Apakah ini Murai Medan ASLI atau bahkan ini Medan Super ya Om? Terus terang saya pribadi belum tahu wujud Asli Medan Super itu sebenarnya yang macem mana gitu lho, maaf…mungkin ini karena keterbatasan wawasan saya mengenai MB makanya saya kepingin ditunjukin secara langsung model MB Medan Super itu. Ada yang ngomong (pengakuannya sih pakar Murai) Murai Medan Super itu ekornya panjang melengkung dan badannya bongsor tetapi sewaktu kami mengunjungi Tanah Rencong disana “ada pula” MB model Medan Super itu, jadi saya tanyakan kepada pemikatnya (saya tahu ini pertanyaan saya yang sangat2 bodoh sih) : “Ini Murai Medan Super yah?”, dijawabnya dg santainya : “Oh iya Pak, ini Murai Medan Super…dia tertangkap oleh saya ketika dia berkunjung kekampung saya diAceh untuk menghadiri Pesta Pernikahan Sepupunya tapi diusir oleh Security karena tidak membawa kartu undangan resmi, jadi langsung kami tangkap saja lah Pak”. Weloh emangnya ini pesta pernikahannya Anang-Ashanty, bingung jg saya dijawab begitu, saya langsung ngeloyor sambil garuk2 kepala. Ada yang ngomong lagi kalau MB Aceh itu bodynya kecil rampig ekor sedang, eh sewaktu saya berkunjung keMedan tepatnya diBohorok saya lihat disitu ada Murai berbadan kecil sedang dan berekor sedang pula jadi saya tanyakan lagi kepada pemikatnya : “Ini Murai dari Aceh yah?”, dijawab lah oleh pemikatnya : “Maaf Pak…ini Bohorok Kota Binjai Sumatera Utara, kalau Bapak mau keAceh nanti didepan sana ada perempatan lalu lurus saja, nah lampu merah pertama belok kanan lalu lurus lagi jangan belok2 nanti juga akan ketemu Bandara Polonia, lalu gampang naik Lion minta yang jurusan Aceh, gampang kok Pak”. Mata saya ketap ketip saja mendengar jawabannya, oh iya yah tadi tiket pesawat saya cuman sampai Medan jadi terpaksa siPilot menurunkan kami diMedan saja. He…he.

  12. pepata brkata,,murai batu bila brjumpa dengan murai batu lain pasti bertempur,asal jangan sesama penghoby murai batu kalau saling bertemu juga bertempur,,heheheheheh,,kebanyakan itu saya jumpai,karena manusia kebanyakan merasa dirinya lah yg dia rasa paling benar,,murai batu cuman skedar kesenangan/hobyies ,memang murai yang bermental,sangar,gesit,itu memang kbanyakan murai asli gunung lauser,di lokasi bohorok,,maryke,,ujung bandar,,termasuk aceh,,bahkan murai batu yg sudah berumur -+23 tahun sampai skrang jga masih ada,,ini fakta,karena saya asli penduduk bohorok,,

    • setuju….om Gie, semenjak tahun 90 han mb Bahorok dan mb Marike harga pasaran lbh tinggi dari mb asal daerah lain padahal setahu saya khususnya mb asal Bahorok gak pernah juara tapi sampai saat ini byk penghobis yg memburunya, kok bisa gitu ya om?

  13. Salam kenal KM Se Indonesia,

    Saya salah satu mantan pemikat mb bahorok tahun 90 han -2003,lahir disalah satu desa
    dikecamatan Bahorok kabupaten Langkat, Sumatera Utara
    Berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya sebagai mantan pemikat ada beberapa garis besar
    kriteria mb bahorok sbb:
    1. Tempat tinggal / populasi mb bahorok banyak ditemukan di sisi bukit (pematang) kiri / kanan aliran
    sungai2 besar, sebahagian tinggal disisi sungai2 kecil biasanya mb tinggal disisi
    air terjun dan ada beberapa di sekitar anak sungai / alur ( sumber mata air )
    aliran sungai2 diBahorok, sebagian besar sungai2 diBahorok melintasi kawasan HUTAN TNGL.
    Sebelum thn 90 an mb masih byk ditemui disekitar HUTAN yg berdekatan dgn lahan masyarakat.
    2. Model atau bentuk mb bahorok berbeda-beda,contohnya:
    Mb yg tinggal di sei Berkail kebanyakan bodynya lebar/besar dan susunan ekor agak terbuka
    (kurang rapi/kemas)
    Mb yg tinggal di sei Wampu bodynya kebanyakan agak kecil dan ekor kurang rapi (tidak menyatu)
    Mb yg tinggal di sei Bahorok ber Body ramping panjang dan ekor panjang tersusun rapi
    (kelihatan lebih kemas dan rapi)
    3. Panjang ekor mb jantan rata2 mulai 17cm – 25cm
    4. Warna bulu hitam pekat kebiruan,warna bulu dada coklat gelap ada juga coklat terang kekuningan.
    5. Warna kaki ada yg merah terang, merah gelap, puyang (agak gelap kehitaman) dan ada hitam gelap
    ( jarang sekali didapat, 100 : 1)
    6. Wajah mb bahorok kebanyakan berwajah bengis dan bentuk kepala ceper namun ada jg beberapa
    berkepala bulat dan berwajah imut ( mb ini biasanya cepat jinak dan manja )
    7. Saat ini ada istilah Murai Batu ” BICOK ” atau “LIAR” adalah mb sisa – sisa para pemikat terdahulu
    kebetulan tidak bertemu (terlewatkan) dikawasan mb itu berada atau pernah terkena jerat
    (perangkap) kemudian terlepas kembali
    biasanya disebabkan karena posisi atau pemasangan jerat (perangkap) tidak optimal, ada juga beberapa
    ekor mb rumahan yg terlepas kembali dan pergi kehutan terdekat, mb tsb dpt dipastikan menjadi “BICOK”
    atau “LIAR” karena trauma/jera apabila bertemu manusia, berkenaan populasi mb sudah jarang ditemui
    maka keberadaan MB-MB yg “BICOK” ini sama sekali tidak ada saingan lagi, punya betina lebih dari satu
    bebas bersuara/berkicau,punya kekuasaan tempat tinggal yg luas, biasanya jika kita bertemu MB “BICOK”
    ini ia langsung berkicau sambil menjauh,makanya utk mendapatkan mb “bicok” ini bisa berhari-hari.
    Dengan modal kesabaran mb “bicok” tsb terus menerus dipancing dengan kicauan mb, biasa pemikat
    menggunakan tape recorder dan di dlm perangkap sdh terpasang jangkrek ditambah lg dgn
    mb betina sebagai pemikat agar si”bicok” mau turun ke lapak perangkap, karena lapar maka mb tsb
    bisa terlena dan langsung mengambil jangkrek didalam perangkap tsb, jadi menurut pendapat saya,
    mb “bicok atau liar” tidak dapat dijadikan acuan sebagai MURAI BATU BERKWALITAS.
    8. Kebiasan saya koleksi mb Bahorok yang tinggal bersebelahan sisi sungai yang ada “air terjun aktif”nya
    walau jarang hujan air terjun tsb terus mengalir dan bergemuruh,saya sudah membuktikan mb tsb bersuara
    lantang (dahsyat) dan bervariasi, untuk mendapatkan mb ini harus dari pemikat yg dpt
    dipercaya keterangannya.
    Mudah2han tulisan saya ini menjadi sedikit masukan bagi temen2 KM dalam menilai murai batu walau dari
    mana saja asalnya, jd kita tdk perlu susah2 mencari perbedaan mana mb medan mana yg non medan,yg jelas
    kota medan tdk ada hutannya lg, hanya lg kota Medan( Jln Bintang) sampai saat ini menjadi pusat
    pemasaran mb yg umumnya byk didatangkan dari NAD,Kawasan Louser Sumatera Utara,
    Sebagian dari Pekan Baru,Riau,untuk mb Bahorok dan mb Marike (kawasan Louser Langkat)
    sudah mendekati titik kepunahan,oleh karena itu mb Bahorok
    maupun Mb Marike jarang sekali kita dapati lg di toko2 burung, hanya penghobis2 yg ada relasi
    langsung saja dgn kepemikat atau pengepulnya bisa mendapatkan MB BAHOROK ASLI saat ini,
    makanya skrg harganya selangit karena yg menentukan harga oleh pemikatnya sendiri dgn alasan
    sudah sulit menemukan (LANGKA) utk mendapatkannya,….

    TQ, Salam saya buat Om Syamsul smoga SKLBFnya maju terus…….
    From ADI Pulpis, Bahorok Langkat,Medan -SUMUT

    • @Adi Pulpis, mksh Om Adi untuk penerawangannya yang sangat berharga ini. Saya sudah bisa mencium dari kejauhan bahwa Penerawangan ini memang bener2 ASLI 100% Made in Bohorok. He…he. Saya setuju bhw tidak semua Murai BICOK (susah ditangkap) itu berkualitas.

      • mksh kembali om Samsol, perlu saya tambahkan bahwa pendapat saya itu bkn sekedar penerawangan saja, tp memang saya alami sendiri, ada beberapa mb ” BICOK ASLI” yg saya beli dari ” PEMIKAT JUJUR” tidak mau makan ujung2nya mb tsb mati,mb ini biasanya sdh tua sekali lbh 10thn usianya, namun ada jg beberapa pemikat yg saya kenal saat menawarkan mb tangkapannya kpd saya ada saja alasannya agar mb tangkapannya bisa meyakinkan saya dgn penawaran diatas pasaran.
        – Alasan yg biasanya mb itu sudah bicok sampai 4-5hari baru ketangkap,( Alasan ini kesannya sulit memikatnya sehingga calon pembeli merasa perihatin mau membeli diatas pasaran)
        -Suara bervariasi tdk ada tandingannya sampai ngimbangi SPIKER 12 Inc “kata nya” ( gimana ada tandingannya klu sekitar kawasan tsb sudah habis mbnya, paling mb betina “janda” yg dtg)
        -Mb tsb ada suara terjunnya,….dsb….

        Saya tambahkan lagi om, murai batu yg dipikat berhari-hari baru tertangkap itu setahu saya mb penakut tak bermental, sdh jelas suara sering “ngeban”, ini lah yg dikatakan “MB BICOK ASLI”
        MB yg benar2 bermental dgn variasi kicauan, ini murai batu biasanya sudah tertangkap kurang dari 10menit.
        Jadi apapun ceritanya “si Pemikat ” tentang mb tangkapannya tdk bisa dijadikan acuan kwalitas mb tsb, yg pasti endingnya setelah mb tsb digantang sesuai pakan,perawatan dan waktu yg ditentukan gimana jadinya itu saja….
        Ya syukur2 cpt bunyi langsung nembak dan bisa buka harga diatas standard ( itu kebiasaan saya jual mb hasil ngepul saya),
        Gimana dgn tulisan saya ini om? bisa cair ndak ke saya 10 jt nya??? he he he

  14. salam kicau

    salut buat Om Syamsul atas usaha pelestarian MB.

    bagi saya yang penting MB memiliki mental petarung dan gacor. dari mana asalnya tidak jadi soal, kalo berbakat dan rawatannya tepat, pasti jawara.
    salam.

  15. Ide sy; klo mau mempertahankan kemurnian MB asal SUMUT (sy lbh cenderung menyebut sbg MB SUMUT ketimbang MB Medan krn di kota Medan tdk ada hutan sbg habitat MB), ide sy adalah perlu dibuat semacam lembaga independen yg bertugas melestarikan/membudidayakan MB asal SUMUT oleh mgkn PEMDA SUMUT atau lembaga khusus di SUMUT itu sendiri. Caranya adalah dengan meminta kerelaan para MB Mania di sekitar SUMUT yg masih memiliki MB asal SUMUT untk menyerahkan MB asal SUMUT mereka kepd lembaga yg sy maksud td utk dibudidayakan. Klo masalah bagaimana sistem dan perhitungannya bisa dibicarakan antara para MB Mania asal SUMUT dg pengelola pelestarian MB asal SUMUT tsb. nah, utk menjamin kemurnian MB asal SUMUT tsb, maka setiap anakan dari budi daya tesb diberi ring dn sertifikat sbg jaminannya. Pola seprti ini sy adopsi seprti pembibitan biji sawit menjadi KECAMBAH Sawit yg jg asal SUMUT (sy lupa namanya). Setiap bibit yg dihasilkan diberi sertifikat yg menyatakan, bahwa bibit tsb diproduksi oleh lembaga tsb. Smg dapat membantu…

  16. halo om….
    medan bukan penghasil muarai batu,tapi ya hanya sekedar tempat berkumpulnya hasil penangkapan liar yg ada dihutan2 aceh,semeulu,nias dan sebagian di di daerah sekitar sumatara utara.
    akibat banyaknya jenis murai batu yg berkumpul dipasar2 burung medan.khususnya di pasar jln.bintang
    sulit tuk membedakan antara yg satu dan yg laen nya.

  17. Cirinya, ada “closed ring” di kaki sebelah kiri dengan logo “MBML”.

    rencananya gitu Om…tapi nunggu investornya ngak masuk-masuk nih….hahahaha…..
    Menurut saya (dan sepertinya banyak yang sudah sepakat, minimal dari data hasil survey di kicaumania.or.id) dunia perburungan sekarang ini sudah butuh lembaga sertifikasi. Sebuah lembaga yang bisa dipercaya oleh sebagian besar penghobi burung (karena ngak mungkin semua) untuk menjamin kebenaran informasi yang disampaikan oleh pedagang burung. Termasuk salah satunya adalah asal-muasal burung. Contoh paling mudah adalah MUI (Majelis Ulama Indonesisa) untuk sertifikasi “halal” bagi produk makanan dan minuman.
    Lembaga ini juga penting untuk kawan-kawan penangkar. Bukan yang tidak mungkin kan kalau saat ini ada orang yang “menjual” MB dengan kemasan “hasil breeding SKL” tapi isinya MB muda hutan. Sama dengan orang jual MB ecek-ecek dengan kemasan “MB Medan” . Praktek semacam ini, selain akan merugikan konsumen, juga bisa menghancurkan kredibilitas penangkar.

    Intinya, kalau mau tahu ciri MB medan dengan gampang…tunggu ada lembaga sertifikasi burung ya…hahahaha..piss ah!

  18. Wah, ini pertanyaan sulit utk dijawab.. setahu sy Kota Medan tdk ada Murainya (krn kota Medan Tdk punya hutan lg). Yg ada dulu hanya Murai Sibolga, Murai Penyabungan, Murai Bahorok, Murai Sidempuan. Karena daerah2 ini adanya di Sumatera Utara, maka dg sederhana sj orng menyebut Murai Medan. Murai2 sperti ini saat ini sudah sangat sulit ketersediaanya di alam bebas alias langka bahkan sdh terancam punah akibat perburuan bebas selama ini. Adapun istilah Murai Medan yg kebanyakan digunakan oleh MB Mania di Jawa selama ini hanya merupakan pencantolan penggunaan istilah sbg Merek Dagang terhadap murai-murai yg secara fisik memiliki ekor panjang yaitu murai Aceh yg didatangkan ke sumatera Utara. Nah, dari sumatera utara inilah selanjutnya murai aceh ini diterbangkan ke Jawa. Nah, krn datangnya dr Medan, maka disebut oleh pedagang sbg MURAI MEDAN.
    Kasus yg sama jg terjadi pada yg namanya Murai Pasaman. Murai ini jg sdh sangat sulit didapatkan dari alam. Pertengahan bulan Mei lalu sy sdg di kota Padang. saking langkanya, ada bbrp org yg selama ini sbg pedagang pengepul Murai Pasaman dari daerah pasaman datang ke berbagai pedagang murai di kota Padang hanya utk mencari Murai Pasaman, ironis kan…? Kejadian sprt ini cukup menggambarkan, kelangkaan MB Pasaman itu sendiri.
    Sy sangat setuju dg pendapat om Anda berlian Ryn sebelmnya yg mengatakan, bahwa kondisi habitat burung2 ini dulu dan sekarang jauh pula berbeda, sehingga murai2 ini jg cepat atau lambat juga mengikuti perubahan dan kondisi ini, dengan langkanya murai2 ini dihabitatnya karena terus diburu, utk berkembang biakanpun mereka seperti mau tidak maupun hrs hijrah karena habitat mereka yg sdh terusik, perkawinan beda alam habitat ini jg akan melahirkan murai batu yg “baru” seperti perubahan bentuk tubuh, wrn, panjang ekor, dan mulai
    memburamkan asala muasal leluhurnya (habitat aslinya/area khusus disuatu wilayah). Dg kasus yg sama, semakin buramnya asal usul MB ini jg disebabkan oleh masuknya berbagai jenis MB lain yg dibawa oleh para MB Mania ke suatu daerah habitat MB tertentu (misal; MB Lampung di bawa ke Medan, MB Aceh di bawa ke Jambi, MB Jambi dibawa ke Padang bahkan ada MB Borneo yg dibawa ke Lampung dll). Mgkn ada yg lepas ke alam bebas. Nah, di alam bebas mereka bertemu jodoh dan terjadilah perkawinan/persilangan di antara mereka, maka lahirlah jenis MB-MB baru…. Masuk akal kan…?

  19. Wouw…ini sdh ada orang yg langsung kontak saya, menanggapi pendapat Om CEPO (katanya) yang langsung teriak “HORASBAH” bukannya dari Tapsel Om? Kalau yg dari Medan dan sekitarnya begitu dipegang paruhnya teriaknya “cemana pula kau ini”. Masih menurut penuturan si orang tsb kalau yg suka makan daging rendang berarti asal Padang, nah kalau yang suka cemilan keripik pisang itu dari sekitar Lampung saja. Yang asli Aceh pasti gemar minum kopi, lho memangnya ini Murai Kuliner????

  20. Asww OM Syamsul…apa khabar…Mudah 2x an sehat Wal afiat…Amin…
    Om saya sangat minat sekali ingin main ke tempat SKL BF…Dan saya memang sering ada sewaktu – waktu lewat area Indramayu…karena My Wife saya orang Cirebon…jadi sering lewat lah…

    Kapan Waktu saya boleh mampir ya Om….
    Siapa tau ada oleh – oleh buat saya , hasil ternakan dari SKL BF…

    Saya ada satu muraibatu hasil ternakan OM Didik Gresik , umur nya sekarang 9 bulan…lumayan sudah 3 kali masuk Latber …Alhamdulillah ada prestasi yang lumayan…( 3 kali dapat piagam )…

  21. Salam KM Se Indonesia

    Saya rasa semua kita tahulah kenapa sampai sekarang masih ada penyebutan murai medan…dan sdh terlalu byk utk dibahas, sy lebih ingin bicara spesiifk soal dimana habitat aslinya masing2 ciri dari murai-murai tersebut berasal. kalo sekarang ini ingin memastikan secara akurat ini murai aceh, ini murai medan, dstnya, sy rasa sdh semakin hari semakin sulit, utk ciri2 tertentu/khas iya masih terlihat. tp itu tdk akan menjadi keabsahan asal muasal murai tersebut, knp demikian bisnis perburungan dulu dan sekarang tentu berbeda, kondisi habitat burung2 ini dulu dan sekarang jauh pula berbeda, sehingga murai2 ini jg cepat atau lambat juga mengikuti perubahan dan kondisi ini, dengan langkanya murai2 ini dihabitatnya karena terus diburu, utk berkembang biakanpun mereka seperti mau tidak maupun hrs hijrah karena habitat mereka yg sdh terusik, perkawinan beda alam habitat ini jg akan melahirkan murai batu yg “baru” seperti perubahan bentuk tubuh, wrn, panjang ekor, dan mulai
    memburamkan asala muasal leluhurnya (habitat aslinya/area khusus disuatu wilayah)

    Sekarang lebih bijaksana burung yg memiliki suara terindah inikita bicara bgm setiap kita mempunyai andil utk terus menjaga/menggalakan utk pelestarian murai-murai ini. mulai dr hal yg terkecil yaitu tidak membeli murai tangakapan hutan, sampai mencoba menjodohkan pasangan murai batu utk coba dikembangbiakan.

    Salam KM’

  22. ngikut arus aja wkwkwkwkwkwkwk,,,,, 😀
    lagian bgtu banyak artikel tentang MB yg saya baca juga bertanya kpd kawan2 yg lbh paham(*pemahaman dan kepercayaan dia) tentang MB.
    Saya cm ambil kesimpulan, klo saya suka ya saya ambil
    dan bruntung MB saya menunjukan segi positif.

  23. gampang ko om bedaiinya, kalo yg non medan pasti suaranya “hellloooo”… Kalo yg dari medan “HORASBAH”… Hehhehe, lain lubuk pasti lain ikannya, lain kanopi pasti lain burungnya, “sudah hukum alam”

  24. Alhamdulillah, kini tiba saatnya membuka mata, dari mana asal murai yg indah itu.. Saya berharap ada kelanjutan untuk mengulasnya kembali dsini atau dmanapun hasil dari para pakar… Mudah mudahan hasilnya benar2 bsa dpertanggungjawabkan

    Banyak orang menggunakan nama murai.. Mungking mereka sudah faham betul tentang nama yang dgunakanya, minimal bertanggung jawab atas apa yg sudah melekat pada jatidirinya..

    Salut untuk anda H. Syamsul, bravo om duto..

  25. memang ddunia kicau msih bnyk yg sok tahu,palgi klau mau jualan pasti dblng murai medan,buat pribadi saya yg penting mental tarung and gaya oke ngeplay habis….CABUT…

  26. alhamdullh om skrg udh ada kwn yg mulai untk menangkarkan om dan sedang dlm proses mengeram,mudh2n berhasl agr murai tetap lestari.

  27. Sy setuju dgn pernyataan om samsul…sy aj kalo pas beli mb gak banyak nanya2..yg penting burung sehat,ekor panjang,gak ngebalon..biasanya kalo yg mau beli burung mb menanyakan daerah asal burung mb tsbt,berarti ORANG TERSEBUT PEMAIN BURUNG PEMULA…atau ORANG YG SOK TAU…..itu pendapat sy..kalo sy pas mau jual murai sy ada org banyak nanya2,maaf mending sy gak bales smsnya,buang2 pulsa aj….

  28. setuju bangt om,disini jg tapsel sum.utara,m.batu banyk daerah asalnya,dr mandailing natal,gunung tua,sipirok dll,masng2 mempunyai ciri fisik yg berbeda,yg plng terkenal dr mandilng natal dgn ciri khas ekor panjang melengkung n mental yg bagus, cmn sudh mulai langka akibat penangkapn besr2n.

  29. Ane sih setuju ama Om Syamsul, di Lauser aja dlm 1 wilayah banyak corak / ragam yg berbeda. Maksudnya ada yg ekor panjang ada yg coklatnya tegas ada yg coklatnya muda. Ada yg body panjang ada juga yg menurut ane kecil. Kebetulan dirumah ada seekor boleh dapat dari sana langsung ambil dirumah pemikatnya,

    Klo murai medan, pasti sama beragamnya pula.
    Yang paling bisa dibedakan ya cuma murai nias sama borneo aja.

    Klo om syamsul mau berbaik hati berbagi ilmu, bisa dibeberkan foto2nya dan KTP masing2 manuk.

    Salam.

    • wsww para teman-teman Murai mania…
      Memang Murai asal Medan yang menjadi favorite para Murai Mania , itu dia yang menjadi problem yang Asli nya itu lho…karena memang kita yang awam kalau ekor panjang,badan besar , mata blo dan bulu putih di bawah bulu ekor yang panjang nya putih semua…ya kita sebut Murai Medan…ini paham secara umum…
      Karena type,jenis ciri itu biasa nya Murai batu yang sering Moncerrr…
      Pendapat saya tentang Nama asal dari Muraibatu ( Medan,Aceh,Lampung,Jambi,Bengkulu dan Borneo ) hanya merupakan penandaan pelaku bisnis burung biar gampang menjelaskan nya ke konsumen…

      Dan Akhir kata …Marilah kita sama- sama melestarikan Burung Muraibatu tersebut…biar anak – cucu kita nanti bisa melanjutkan Hoby para Leluhur nya….Amin…( John..Mania Muraibatu…).

Komentar ditutup.