Protes keras peserta warnai Lomba Burung Walikota Cup, gelaran sempat terhenti

Lomba burung Walikota Cup Salatiga Minggu 7 Oktober 2012 yang bisa dikatakan sukses dari sisi raihan peserta diwarnai protes keras para kicaumania. Aksi lempar kursi pun terjadi. Akibatnya, lomba sempat terhenti sampai lebih dari satu jam.

Sejak sesi awal, keluhan bahkan gerutuan soal kinerja juri sudah mulai mengemuka. Beberapa jagoan yang secara umum oleh peserta dianggap tidak layak, ternyata bisa mendapatkan koncer, sementara ada jagoan yang bagus kinerjanya, bisa lepas dari pantauan.

Dian - saat ditenangkan dari amarahnya
Dian – saat ditenangkan dari amarahnya

Sayang sekali, panitia gagal merespon kegalauan peserta yang kian menumpuk sehingga akhirnya meledak sebelum kelas kacer yang ke-2, atau tepatnya setelah sesi murai batu kedua. Mulanya, adalah Dian peserta asal Solo yang protes karena murai yang digantangnya, ATM atas nama Tedjo-Dwi hanya mendapat koncer C, sebab menurutnya semestinya layak dapat B.

“Kalau sama yang juara 1 saya ngaku kalah, tapi itu tadi nyolok sekali, semestinya bisa dapat B, kalau tak nyolok sekali mana saya mau protes keras begini,” ujar Dian merujuk kelas Murai Batu Eksekutif. Dian pun menuduh ada juri tertentu yang mengkondisikan hal tersebut, dan dia ingin menemui juri yang bersangkutan agar datang meminta maaf.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Protes Dian kemudian memancing protes dari yang lain, termasuk Mr. Haigun 070707 Ungaran (Om Gunawan Wibisono) yang merasa dirugikan oleh juri pada kelas lovebird sesi pertama. Om Gun bahkan dua sampai tiga kali melempar kursi dan debog tempat menancap bendera sebagai ekspresi kekecewaannya.

Protes dari Om Gun ini yang kemudian membuat lomba sempat terhenti beberapa saat, padahal peserta kacer sesi kedua sudah menyiapkan burung di bawah gantangan. Dengan emosional, Om Gun menyebut panitia tidak profesional karena membiarkan juri bekerja dengan ngawur.

“Juri matanya buta, gantangan itu ada 60 nomor, tapi juri hanya numpuk di pojok saja dan burung yang masuk juara juga hanya ngumpul di sekitar situ saja, saya berani mengatakan itu burung titipan,” ujarnya dengan nada keras. Peserta yang lain di sekitarnya, yang merasa senasib, juga ikut celetukan membenarkan pernyataaan Om Gun.

Belum bisa menutupi rasa kecewanya, Om Gun beserta kru akhirnya memilih pulang terlebih dahulu.

Secara terpisah, ketika hal ini dikonfirmasikan dengan Antok Kalasan yang menjadi dewan juri di kelas lovebird bintang, mengelak bila disebuktkan juri keliru menilai.

“Kalau yang dimaksud atau dituduh adalah adalah lovebird sesi pertama, saya keberatan disebutkan yang menang burung titipan. Saya yang tugas di lapangan, dan burung nomor 14 yang dapat koncer A  memang paling menonjol baik durasi maupun panjangnya. Jadi memang layak dapat A. Saya berani mempertanggungjawabkan hal ini, sebab saya tahu pasti kondisi kerja burung saat itu.”

Juri menggerombol

Melalui telepun kepada Om Kicau, Om Gun menolak pernyataan Antok Kalasan.

“Bisa saja juri bilang begitu karena juri hanya menggerombol di satu tempat dan hanya memperhatikan satu dua burung. Coba kalau mereka memencar bergilir, pasti bisa membandingkan. Saya sempat nantang Dwi Londo (panitia-red), hayo coba yang juara satu sampai tiga, gandengan dengan punya saya. Kalau punya saya kalah, saya beri uang Rp. 10 juta. Masalahnya itu ada di juri yang hanya menggerombol, tidak profesional,” katanya.

Om Gun yang ketika bertelepun dengan Om Kicau mengaku sedang pijat jari tangan karena memar akibat memukul dan melempar kursi di area lomba menegaskan dirinya tidak butuh kemenangan, tetapi keadilan. “Kita ini kan pengin lepas pusing dari pekerjaan, pengin happy di burung, lha kok malah diplokotho begini, la apa nggak marah? Kalau panitia lomba tidak bisa mengontrol kerja juri, jangan harap lombanya bisa langgeng.”

Disinggung tentang adanya isu pemukulan kepada juri, Om Gun mengatakan tidak ada. “Kalau untuk urusan sepeti itu, nggak mungkin saya sampai turun tangan. Saya hanya melemparkan kursi dan saya sobek-sobek kaos dari panitia  dan semua tiket yang masih belum dimainkan dan saya ajak semua teman Haigun SF pulang,” katanya.

Kalah dari standar

Di kelas lain, Helmy Asalvo juga mengaku kecewa lantaran Green Crown hanya diberi juara 3. Sementara yang juara adalah burung standar. “Punya saya isian, kok bisa kalah dengan burung standar. Tadi saya juga sempat mau protes, tapi kemudian ditenangkan. Secara materi, juga secara kinerja yang maksimal, saya sangat yakin layak jadi juara.”

Dwi Londo, selaku ketua panitia juga secara terbuka sudah meminta maaf kepada semua pihak atas kekurangnyamanan ini. “Saya mohon maaf sekali, tentunya hal seperti ini sama-sama tidak kita inginkan. Ini pelajaran yang sangat penting sebagai bahan intropeksi untuk panitia dan untuk saya pribadi.”

Dari ungkapan beberapa juri setelah lomba usai, mereka mengakui bahwa dalam menilai seperti tanpa arah, karena tidak jelas komando di lapangan. “Siapa yang jadi Korlap tadi sepertinya kurang jelas, jadi kita seperti jalan sendiri-sendiri saja. Kalau Korlap jelas, harusnya dialah yang berhak dan berkewajiban memberikan penjelasan kepada peserta bila  ada komplain, ini semua langsung menunjuk hidung juri secara orang per orang.”

Beberapa peserta menilai, sesungguhnya kasihan Dwi Londo, sebab even yang seharusnya berjalan manis harus ada kekacauan. Ia seperti jadi korban juga, jadi tumbal atas kerja juri yang kurang bagus.

“Seharusnya di sesi-sesi awal Dwi Londo di tengah lapangan mengontrol dan mengendalikan kerja juri, ini malah dia di luar lapangan terus, jadi melepas kerja juri tanpa pantauan (panitia). Ketika ada protes, Dwi pun tidak bisa memberikan solusi karena memang tidak tahu persis kejadiannya. Kalau Dwi di lapangan dan mengontrol supaya juri tidak salah pilih, tidak ngawur, kejadiannya tidak seperti ini. Bagaimana pun, memastikan juri bekerja dengan baik adalah bagian penting dari service kepada peserta.”  (Om Kicau & Laporan Waca Jogja)

Wawan dkk - Natalia turun sekali untuk menghibur kicaumania
Wawan dkk – Natalia turun sekali untuk menghibur kicaumania

JUARA WALIKOTA CUP SALATIGA 7 OKTOBER

MURAI BATU EXECUTIVE

1

NataliaMr. GunawanSolo City

2

ApolloRonny StigaJogja Team

3

ATMTedjo DwiSolo

4

MonsterErikCilacap

5

Sahabat PutraMr. WillyTegal

6

JablayDhany BBAbabil Jepara

7

Apa KabarMr. SusiloPace SF

8

BadaiIxam KBSolo

9

Maron EsaxCak BahriHandayani BC

10

BoomBoomBoom
MURAI BINTANG

1

BoomBoomBoom

2

ApolloRonny StigaJogja Team

3

SniperHeru MulyaJumawa

4

MonsterErikCilacap

5

Black DevilAgus MSukoharjo

6

JablayDhany BBAbabil Jepara

7

Jago MudaTugu TaniPurwodadi

8

MatahariH. Rihan VarizaEmas Hitam JR

9

Cucu NdawungAndi MPMerah Putih SF

10

Raja RimbaMr. Arif SenoDemak
KACER EXECUTIVE

1

Solo BerrickHalley WSJogja Team

2

BobohoParnoDT Bupati Ngawi

3

Black RacerBany SSASragen

4

B. XenaEdi KimMagetan

5

MarabuntaDrs. Suprojo WS168

6

SibaArdianta SibaSMG

7

ArselAdi/PanutSalatiga
KACER BINTANG

1

Solo BerrickHalley WSJogja Team

2

VegasusMr. WillyTegal

3

MarabuntaDrs. Suprojo WS168

4

BobohoParnoDT Bupati Ngawi

5

SakralAngga/SaviriJogja Team

6

KaisarBarcian KKudus

7

B. XenaEdy KimMagetan

9

JabulaniArisJBL Kediri
ANIS MERAH EXECUTIVE

1

AndromedaDrs. Suprojo WS168

2

WavinAndi WonkTegal

3

BrutalBambang VenusVenus

5

KobelcoMr. FahmiJogja Team

6

KomatsuMr. FahmiJogja Team

7

The LeakDino LestariBatu Wonogiri

8

BrekeleJembetSolo

9

EksekutorAnthonyJogja Team

10

AndroidTopo JuwanaKMP
ANIS MERAH BINTANG

1

BoomBoomBoom

2

AndromedaDrs. Suprojo WS168

4

EksekutorAnthonyJogja Team

5

BoomBoomBoom

6

Raja LenongH. MansyurMuntilan

7

Bintang LimaHendry SetiawanMahesa Jenar

8

BrekeleJembetSolo

9

KobelcoMr. FahmiJogja Team

10

The LeakDino LestariBatu Wonogiri
ANIS MERAH FAVORIT

1

BrutalBambang VenusVenus

2

AndromedaDrs. Suprojo WS168

3

KobelcoMr. FahmiJogja Team

4

BoomBoomBoom

5

EksekutorAnthonyJogja Team

6

BrekeleJembetSolo
CUCAK HIJAU EXECUTIVE

1

ManoharaMr. WillyTegal

2

Anak HaramHelmy AsalvoJogja Team

3

TarantulaRonyPurworejo

4

Sen LocoSigit WMPKlaten

5

TirexSlamet Jaya MotorKendal

6

Gak BenerHJ. MarioDT Ungaran
7,Al CaponeSAMJogja Team

8

Kolor IjoYama RezaAMB
CUCAK HIJAU BINTANG

1

Anak HaramHelmy AsalvoJogja Team

2

J-LoSonny LieMystic SF

3

JamaikaBeny UBSDT Reog BC Ponorogo

4

Baret IjoMr. SusiloPace SF

5

MustikaDrs. Suprojo WS168

6

Malaikat CintaWukirPasadena

7

StarWinoto DiharjoSalatiga

8

ArmadaHuda/DikaGolf SF SMG

9

Sen LocoSigit WMPKlaten

10

PerwiraMr. ChandraPontianak
KENARI FAVORIT

1

PeragawanH. Rihan VarizaEmas Hitam JR

2

Jet SilyFitri BKSSamarinda

3

Green CrownHelmy AsalvoJogja Team

4

BlowerKohka/GembrutSMG

5

SnowyYogaBandung

6

Kidd RockDhany BBAbabil Jepara

7

MojopahitCandraKomhamkam Jakarta
PLECI SEJATI

1

Lionel MessyMr. Mac KMYKJogja Team

2

SilvaHuseinJogja Team

3

BonexBunardySalatiga

4

Raja KecilHalley WSJogja Team

5

MercyDrs. Suprojo WS168

6

EnjoyUlil AkbarMP Jepara

7

PresidentBayangSBC Sleman

8

Mesti KoncerRyan HidayatJogja

9

RanjauAzproPCMI Jepara
LOVEBIRD

1

SakuraChandra KeletChandra SF

2

CemetH. BayuDT Ungaran

3

KelanaSigit WMPKlaten

4

BalipatH. Rihan VarizaEmas Hitam JR

5

JesSikinJepara

6

Traktor PutihMulyadiSragen

7

Mr. 0607Mr. Hai GunHai Gun SF

8

PermataHandiChandra SF
LOVEBIRD SEJATI

1

GukinSugixSMG

2

DasyatH. BambangTepos JPR

3

PermataHandiChandra SF

4

JamaicaBenz WiraDT Ungaran

5

BalipatH. Rihan VarizaEmas Hitam JR

6

PermainanH. MarioDT Ungaran

7

The KalkunIr. Hendra BasukiCilacap

8

VegasusDeddy Remaja BaruSalatiga
CENDET BINTANG

1

Hell BoyFitri BKSSamarinda

2

SuramaduChandra KeletChandra SF

3

MusafirSonny LieMistic SF

4

MoolyTotok GudegJogja Team

5

ItalyNew FatmaJepara

6

Satu JiwaH. BayuDT Ungaran

7

SilumanRonyPurworejo

8

CombongSonny LieMistic SF

9

GladiatorMr. ChandraPontianak

10

DipermainkanH. MarioDT Ungaran
CENDET FAVORIT

1

SuramaduChandra KeletChandra SF

2

NnEdi KimPutra Bupati

3

ItalyNew FatmaJepara

4

SavirSonnie LieMistic SF

5

New SadewaH. JayaPenny Jaya Jogja

6

SilumanRonyPurworejo

7

JokerJimmy PragolaKMP

8

DipermainkanH. MarioDT ungaran
CIBLEK SEJATI

1

NaymarHusainJogja Team

2

Ande Ande LumutBang IsKudus

3

Rinja JRMr. Bagiya SHABC Jogja

4

Raja GombalM. RidwanJapatepa
TLEDEKAN SEJATI

1

Putra JonggrangChandraKom Hamkam Jakarta

2

Raja GalauHandy HohoSolo

3

NnMr. Bagiya SHABC Jogja

4

HitlerMr. DoelBebek Goreng SMG
CUCAK JENGGOT/KAPAS TEMBAK FAVORIT

1

Ratu JagadMr. YayangP. Bun

4

DakotaAndy MPMerah Putih SF

6

Gak BarokahH. MarioDT Ungaran
ANIS KEMBANG SEJATI

1

MojitoRobertSalatiga

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

4 Comments

  1. Di mana aja sama saja, selalu kecewa di burung kicauan/ ocehan sering banyak kecurangan dari oknum panitia/ juri. Udah bawa burung dari bengkulu mendingan dijual lagi

  2. juri ndobolan…tanggung jawab opoooo!!nilai lv.bird ra tau muter lap kok brani tanggung jawab!!!
    sing po delok no 14 tok,ket awal.kelas lv.bird prtama saksi-ne akeh isih wani selak!

Komentar ditutup.