Menampilkan pentet di daerah panas

Pastikan burung ngerol, ngekek, gacor klik di sini. Supaya beranak pinak? Klik di sini

Pamor pentet belakangan ini terus meroket. Bahkan Mr Baim dari Jalak Bali Team kepincut, sehingga kini dia terus memburu pentet prospek dari Jawa. Seekor gaco sudah didapatkannya dua bulan lalu, yaitu Sonic. Beberapa pekan dirawatnya, burung ini sulit tampil, karena belum beradaptasi terhadap lingkungan Bali yang relatif panas. Melalu trik khusus, akhirnya Sonic mau tampil juga bahkan nyeri juara 1 saat dicoba dalam sebuah latberan. Apa sih trik khusus yang dilakukan Mr Baim?

Mr Baim - Jalak Bali Team
MR BAIM

Mr Baim dikenal sebagai salah seorang kicaumania asal Bali yang kerap berlomba di Jawa. Beberapa gaco andalannya antara lain anis merah Raja Langit, murai batu Hokky Boy, dan cucak hijau Aragon. Tetapi untuk burung pentet, dia baru memilikinya dua bulan lalu, setelah memboyong pentet muda bernama Sonic.

Namun, begitu tiba di Pulau Dewata, burung ini ternyata susah ditampilkan. Padahal Mr Baim sudah mencari beberapa setting atau setelan yang tepat untuk Sonic. Tak mau ambil risiko, ia memboyong perawat spesialis pentet, dan akhirnya ketemu juga setelan dan trik khusus agar Sonic mau tampil di lapangan.

Trik khusus ini berupa mandi basah menjelang burung digantang di arena lomba. Bahkan diusahakan naik gantangan dalam kondisi basah. Trik ini dicoba beberapa kali di rumah, dan burung mau ngoceh dengan ceriwisnya.

Eh menyela sebentar... ayuk pasang aplikasi Android omkicau.com gratis

SCAN ATAU KLIK UNTUK MENUJU PLAY STORE

APLIKASI ANDROID OMKICAU.COM - GRATIS

Akhirnya, uji coba dipraktikkannya langsung di lapangan, meski baru sebatas latberan, yaitu di Latber Ramadhan P285, Minggu (21/7) lalu. Hasilnya, Sonic bukan sekadar mau nampil, tetapi malah sukses mencetak double-winner.

Pentet Sonic
Pentet Sonic dalam asuhan perawatnya. (Foto: Agrobur)

Saat berlomba, bahkan turun di dua sesi, penampilan Sonic terlihat sangat ngotot. Dengan gayanya yang nagen di atas tangkringan, ia mengeluarkan tembakan-tembakan burung gereja dengan speed yang sangat rapat.

Pentet sebenarnya burung yang menyukai habitat dengan intensitas sinar matahari cukup tinggi. Jadi burung ini mestinya justru bisa moncer di daerah panas. Namun jika pentet sebelumnya sudah biasa dirawat di daerah kurang panas, atau daerah sejuk, maka menjadi persoalan pula untuk dapat tampil maksimal di daerah panas.

Hal inilah yang terjadi pada Sonic, meski akhirnya bisa diatasi melalui trik mandi basah sebelum naik gantangan. Trik ini dapat dijadikan referensi bagi penggemar pentet lainnya, terutama untuk burung yang susah nampil di daerah panas.

Perawatan harian pentet Sonic

“Tentu bukan hanya mandi basah yang membuat Sonic akhirnya mau tampil. Perawatan harian juga penting,” kata Mr Baim, seperti dikutip Agrobur. Berikut ini perawatan harian yang biasa diberikan kepada pentet Sonic :

  • Setiap pagi, burung dikeluarkan untuk dianginkan.
  • Sambil dianginkan, burung diberi 5 ekor jangkrik.
  • Usai menyantap jangkrik, burung langsung mandi dan dijemur.
  • Lama penjemuran tergantung cuaca. Biasanya Mr Baim menggunakan patokan sederhana, yaitu stop penjemuran ketika paruh burung mulai sering terbuka.
  • Begitu diangkat dari penjemuran, burung dianginkan kembali, kemudian dikerodong.
  • Sore hari, kerodong dibuka, dan burung kembali dianginkan sambil diberi 5 ekor jangkrik.

Tentu Anda bisa memodifikasi setelan ini untuk pentet kesayangan di rumah.

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.