Melihat penangkaran kenari Marcopollo Canary Kotagede

Baru saja Om Kicau mengupload video kenari isian Tazmania beserta tips perawatannya. Burung yang memperoleh penghargaan sebagai Kenari Isian Terbaik dari Penggemar Kenari Isian Indonesia (PKII) ini merupakan salah satu hasil ternak Marcopollo Canary Kotagede,Jogja, yang juga penangkar kenari anggota Papburi Klaten, dengan kode ring 262.

Marcopollo Canary Kotagede
Sebagian anakan hasil breeding Marcopollo Canary Kotagede.

Marcopollo Canary Kotagede yang dikelola Om Iqbal bersama adiknya, Om Sukron, dikenal sebagai penghasil kenari jawara baik di kelas isian maupun standar. Nama Marcopollo diambil dari nama salah satu jagoannya pada masa lalu. Ya, kenari Marcopollo memang burung kesayangan Om Iqbal.

Ketika Om Iqbal memiliki sejumlah gaco kenari, nama-nama yang diberikannya pun merupakan serial Marcopollo, mulai Marcopollo #1 sampai Marcopollo #6.

Jagoan lainnya yang pernah moncer di lapangan adalah kenari Cakarot dan Bagong. Bagong pernah menjuarai even Papburi Jogja, kemudian runner-up dalam even nasional Presiden Cup III di Jakarta, 22 Juni 2014.

Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau.com Gratis... Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk Android di Google Play Dapatkan Aplikasi Omkicau untuk iPhone di App Store

Nama-nama lainnya yang pernah mengorbit di arena lomba adalah Battle Hopper, Super Cakarot, Bledek, dan masih banyak lagi. “Wah, saya malah tidak terlalu hafal,” kata Om Iqbal ketika ditemui Om Kicau di rumahnya di kawasan Purbayan, Kotagede, Jogja.

Marcopollo Canary Kotagede
Sebagian anakan didesain sebagai kenari isian, sebagian lagi tetap kenari standar.

Burung-burung jawara itulah yang kemudian menjadi materi indukan di Marcopollo Canary Kotagede, sehingga tak heran jika anakan-anakan kenari yang dihasilkannya memiliki darah / trah juara. Khususnya Marcopollo yang kini menjadi basic blood di penangkarannya.

Om Kicau lalu masuk ke ruangan pemasteran. Di sana ada sebuah meja, yang di atasnya terpajang puluhan trofi dan tertata cukup rapi. Ini membuktikan kalau Om Iqbal memang sudah lama menjadi breeder kenari sekaligus menjadi pelomba.

Marcopollo Canary Kotagede
Om Sukron di ruang pemasteran. Ada puluhan trofi sebagai bukti prestasi Marcopollo Canary.

Anakan kenari yang dihasilkan Marcopollo Canary memang sangat bervariasi, mulai dari jenis AF, F1, F2, hingga yorkshire (YS) lokal pun ada.

Kenari-kenari hasil ternak Marcopollo Canary sudah tersebar di berbagai kota di Indonesia, seperti Jakarta, Bogor, Cilacap, bahkan Malang yang notabene dikenal sebagai salah satu gudang kenari terbaik di Indonesia.

Marcopollo Canary memiliki kandang breeding di tiga tempat. Untuk kenari isian, kandang menyatu di rumah Om Iqbal yang tinggal bersama adiknya, Sukron. Tetapi ada juga kandang kenari isian yang  dikelola saudaranya, dan lokasinya tak jauh dari tempat tinggalnya.

Marcopollo juga tidak meninggalkan kenari standar, karena penggemarnya memang lebih banyak. Kandang kenari standar diurus saudaranya yang lain, yaitu Om Topan, dengan label Topan Othif Jaya Canary di Jalan Babaran, dekat Jalan Batikan, atau dikenal sebagai kawasan Kali Mambu.

Marcopollo Canary Kotagede
Om Sukron bersama saudaranya, Om Topan, di kandang kenari standar.

Meski berdomisili di wilayah Jogja, Om Iqbal juga tercatat sebagai peternak kenari anggota Papburi Klaten, dengan kode ring 262. Melalui Papburi Klaten, dia dapat berbagi ilmu ternak dan perawatan kenari lomba dengan sesama rekan peternak dan pemain. (Waca)

Penting:

  1. Burung Anda kurang joss dan mudah gembos? Baca dulu yang ini.
  2. Tanya Om Kicau? Klik saja Curhat.
  3. Cek artikel menarik lainnya di bawah ini:



ANDA PERLU DESIGN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA? KLIK GAMBAR DI BAWAH INI YA…

JASA DESAIN BROSUR DAN PIAGAM LOMBA BURUNG

BURUNG SEHAT BERANAK PINAK… CARANYA? PASTIKAN BIRD MINERAL DAN BIRD MATURE JADI PENDAMPING MEREKA.

Banyak penipu catut nama omkicau.com. Ingat saja sobat, Om Kicau tidak pernah berjualan burung secara online, melalui BB ataupun website lain.

PERACIKAN OBAT/SUPLEMEN BURUNG OM KICAU DI BAWAH PENGAWASAN DAN KONSULTASI DENGAN DRH HM HAYAT TAUFIK JUNAIDI.

1 Comment

Komentar ditutup.